https://youtu.be/8m-lk5bH-ns
Sent from Rogers Yahoo Mail on Android On Mon., May 9, 2022 at 10:38 p.m., Chan CT<[email protected]> wrote: #yiv9436497968 v\00003a* {}#yiv9436497968 o\00003a* {}#yiv9436497968 w\00003a* {}#yiv9436497968 .yiv9436497968shape {}<!--#yiv9436497968 _filtered {} _filtered {} _filtered {} _filtered {}#yiv9436497968 #yiv9436497968 p.yiv9436497968MsoNormal, #yiv9436497968 li.yiv9436497968MsoNormal, #yiv9436497968 div.yiv9436497968MsoNormal {margin:0in;font-size:11.0pt;font-family:"Calibri", sans-serif;}#yiv9436497968 a:link, #yiv9436497968 span.yiv9436497968MsoHyperlink {color:blue;text-decoration:underline;}#yiv9436497968 span.yiv9436497968EmailStyle21 {font-family:"Calibri", sans-serif;color:windowtext;}#yiv9436497968 .yiv9436497968MsoChpDefault {font-size:10.0pt;} _filtered {}#yiv9436497968 div.yiv9436497968WordSection1 {}-->Invasi dan serangan agresi kenegara orang lain apapun alasannya TIDAK BISA DIBENARKAN! SALAH, ...! Yang jadi masalah kalau itu terjadi dimanapun juga, setiap negara jangan terus ngompori, apalagi terus mengirim senjata sebanyak-banyaknya pada satu negara dengan jatuhkan sanksi-sanksi untuk gebuk negara lain, ...! Itu namanya menyiramkan bensin pada api, ... Siapa yang dirugikan dan diuntungkan dengan sikap begitu??? Kenapa kedua negara yang bertarung itu tidak didesak dan didorong untuk selesaikan secara damai saja, ...! Setidaknya, jangan campuri pertarungan mereka, dengan tidak memberi bantuan pada salah satu pihak dan biarkan mereka berdua selesaikan sendiri tanpa menyeret dan bikin kesulitan pada banyak negara. Kalau saja dikaitkan dengan masalah Taiwan dan RRT, harus ingat perbedaan prinsip, didunia hanya ada SATU TIONGKOK, Taiwan hanyalah bagian tak terpisahkan dari Tiongkok! Jadi, kalau TPRT menyerang Taiwan, bukan dan tidak bisa dibilang invasi atau agresi kenegara lain! Salam,ChanCT From: nesare hotmail Sent: Tuesday, May 10, 2022 3:04 AMTo: GELORA45_In Subject: RE: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Coba bung ikutin berita ini: https://www.theguardian.com/world/2022/mar/07/why-has-the-letter-z-become-the-symbol-of-war-for-russia Z menjadi symbol perang putin. Z ini alat propaganda putin yg dipakai utk invasi – alasan yg dipakai utk menyerang nazis. Ini mau mengingatkan jaman dulu rusia perang lawan jerman hitler. Kenyataannya adalah Z ini adalah simbol politik agresi yg dipakai oleh putin. Moso presiden ukraina Zelenskyy yg adalah yahudi dilabel sbg nazis?! Comedian ini terpilih jadi presiden secara demokrasi dan pro EU dan Nato koq diserang? Kenapa Presiden ukraina sebelumnya yg pro rusia tidak diserang nato usa? Nanti kalau RRT serang Taiwan apakah boleh? Korut serang korsel? Begitu juga Indonesia serang Australia, singapura, filipina, timor timur, new nugini dll krn alasan keamanan dan keseimbangan regional? Tujuan rusia demiliterisasi ukraina? Aduhhh bung koq bisa gak baca atau denger sampai2 bisa bilang begini. Saya tdk akan komentar. Coba bung baca2 sendirilah daerah2 mana yg sdh diserang itu. Bukan bagian timur tokh yg diserang bung! Terakhir: kalau bung bilang perang itu adalah perang rusia vs nato usa, kenapa yg diserang ukraina? Saya sudah tulis sebelumnya, kalau bung benar ya seharusnya rusia serang nato usa donk. Nesare From: Chan CT <[email protected]> Sent: Sunday, May 8, 2022 10:07 AM To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Iyaaa juga, disatu pihak tindak invasi Rusia apapun alasannya, TIDAK BISA DIBENARKAN! SALAH, ...! Maka, benar juga pendapat sementara pakar militer-politik, Putin-Rusia terjebak Biden dan menempatkan posisi Putin tidak menguntungkan, ... Tapi ditinjau dari perang di Ukraina kali ini jelas jemelas adalah perang Rusia lawan AS-NATO, dan membandingkan sikap dan tindak Putin vs Zelensky yang menjadikan dirinya budak AS dengan tidak pedulikan negara hancur lebur dan rakyat Ukraina jatuh korban, tentu bisa dikatakan saya berpihak dan mendukung Putin-Rusia dengan segala kesalahannya! Mengharapkan sangat dengan pengorbanan besar Putin-Rusia bisa menangkan perang Ukraina kali ini, ...! Bisa jadi ambisi Putin kembali membangun Rusia sebesar dan sejaya Uni Sovyet dahulu, ...! Tapi invasi dan serangan ke Ukriana kali ini jelas bertujuan demiliterisasi dengan menghancurkan ratusan titik pusat kemiliteran, dan hendak mematahkan kekuatan neo-Nazisme yang rasisme dan jalankan genosida terhadap suku Rusia-Slavia di Ukraina-timur, jadi TIDAK bermaksud menaklukkan tentara Ukraina, apalagi dalam rangka mencaplok Ukraina. Dari gerak serangan militer maupun sanksi-sanksi yang dijatuhkan AS, saya lihat Putin cukup cerdas dan tangkas meenghadapinya, ... jadi, mestinya Putin mengerti betul kekuatan militer Rusia tidak akan mampu melawan kekuatan militer NATO + AS yang jauh lebih besar, kuat dgn persenjataan canggih! Maka diganjal lebih dahulu dengan ancaman siap gunakan senjata nuklir dan meningkat jadi PD-III begitu NATO & AS terlibat langsung, ...! Apalagi kalau diperhatikan cara perang dijaman modern sekarang ini jauh beda dan tidak lagi bisa dibayangkan dengan perang model jaman dahulu, dimana masih bisa dilawan dengan bambu runcing, parang, celurit saja, ...! Lha, sekarang belum juga nampak musuh dalam jarak pandang mata, siapapun tahu-tahu sudah bisa terkapar jatuh tertembak! Jarak tembak mematikan senapan bukan lagi dibawah 100 m, tapi sudah lebih 1200 m, bahkan bisa gunakan drone menditeksi sasaran seseorang yang hendak ditembak dengan jitu! Begitulah dikabarkan 12 perwira Rusia dilapangan berhasil ditembak mati atau jatuh terkapar di garis depan! Begitu juga misteri kapal perang Rusia “Moscow” yang akhirnya terbakar dan tenggelam di laut Hitam, ... Sekalipun Rusia sendiri menyangkal, tapi banyak pakar militer menyatakan kemungkinan besar tertembak rudal AS dengan lebih dahulu berhasil mengganggu atau mendisfungsikan radar-radarnya, ... Lalu, yang bikin Putin cukup pusing pabrik baja Azovstal di Mariupol sampai sekarang belum juga berhasil ditaklukkan, masih ada ribuan kekuatan Neo-Nazi Azov dan 500an warga sipil yang disandra! Mau diserbu perlawanan cukup keras dengan struktur diwah-tanah sebegitu luas dan rumitnya 6-7 tingkat dibawah tanah, ... dibuka jalan keluar kemanusiaan, ternyata selama ini hanya sebagian kecil warga, ratusan saja yang keluar, ... Mau dibom sebegitu dalamnya dan tidak manusiawi! Banyak orang menduga ada beberapa jendal, ikan kakap NATO-AS, anak Biden sendiri juga disitu, dan, ... ada juga yang menyatakan lab. biologis-militer ada disitu! Maka AS menuntut Zelensky-Ukraina mempertahankan mati-matian pabrik-baja Azovstal itu!!! Entahlah bagaimana kesudahannya, ... marilah kita saksikan bersama saja! Salam, ChanCT From: nesare hotmail Sent: Friday, May 6, 2022 9:26 PM To: GELORA45_In Subject: RE: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Sudah jelas invasi salah ttp kenapa bung masih berpendapat rusia terancam keamanan negaranya? Emangnya ukraina mau menyerang rusia. Ukraina hanya mau join nato. Fokusnya bung msh membela rusia – ini persis dgn pendapatnya Connie bakrie itu. Kenapa Belarus yg non blok tdk diserang rusia? Proxy itu hanyalah alasan saja yg dipakai putin utk invasi ukraina. Dia sudah dari awal berencana mengembalikan kejayaan rusia jaman dulu. Dgn kata lain putin tdk bisa menerima kekalahan sosialisme atas kapitalisme. Lucunya dia sendiri juga kapitalis skrg kan? Lbh dr kapitalis, dia adalah koruptor terbedar didunia saat ini. Saya tdk yakin dia perlu duit ttp dia perlu duit utk power. Bung kurang mengikuti jalannya putin sblm invasi ukraina ini. Coba ikutin sedikit berita ini. Lihat fakta2nya saja. Persepsinya ambil sendiri. https://www.bbc.com/news/world-europe-56720589 kalau putin pakai icbm jelas akan spark ketakutan negara2 dieropa barat dan pasti akan PD3. Sudah pasti!!! Juga perhatikan awal2nya omongan putin yg hanya mau demilitarize daerah timur yg banyak orang rusia. Skrg apay g tjd? Kiev juga diserang. Bung bisa lihat di berita BBC itu. Nanti kita akan sama2 lihat move apa lagi yg akan dilkkan oleh putin. Benar di ukraina itu ada diskriminasi thd orang rusia dibagian timur, begitu juga ada nazi di ukraina dll. Ini semua adalah struktur masyarakatnya dan tidak bisa dijadikan alasan utk putin invasi ukraiana. Jalan pikiran putin bisa tdk diketahui ttp tdk susah utk ditebak apa maunya. Maunya jelas: mau mengembalikan rusia spt jaman dulu. Tujuannya jelas dan tdk akan saya tulis ulang lagi disini. Koq pamor dipakai indikator? Dimana pamor itu dilaksanakan? Kalau pamor ini benar, emangnya bung pikir rakyat rusia mau menyerang ukraina? Ada enggak jajak pendapatnya? Boro2 ada yg berani bikin jajak pendapat dirusia sana, Wong menteri2nya sidang kabinet saja duduknya jauh skl dr kursi putin yg bak disinggasana jaman tzar atau kaisar Tiongkok. Amerika ngompori? Wong Amerika tdk ikut bantu perang saja sdh dianggap pengecut oleh kalangan yg mendukung putin. Gimana dgn singapura yg ikut embargo ekonomi thd rusia? Kenapa bung tdk mengecam singapura juga ngompori? Coba lihat bgmn reaksi2 negara2 lain spt: jerman, polandia, swedia, Finlandia dan termasuk RRT. Bung belum mampu utk membedakan antara perang vs keamanan dunia vs humanisme dst…. Diakhir tulisan bung, bung bener DAMAI itu yg diharapkan. Hanya saja DAMAI itu tdk bisa terlaksana dgn dimulainya INVASI. Nesare From: Chan CT <[email protected]> Sent: Wednesday, May 4, 2022 10:21 PM To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Saya juga TIDAK SUKA PERANG yang pasti jatuh banyak KORBAN, penderitaaan bagi rakyat banyak, ...! Dan oleh karenanya invasi atau agresi Rusia terhadap Ukraina dengan segala alasan yang diberikan TETAP SALAH dan TIDAK BISA DIBENARKAN, ... hanya bisa dimaklumi sebagai negara yang sudah tersudut dan terancam keamanan negaranya. Sama halnya dengan anjing yang sudah terdesak bisa menggigit orang! Rusia hendak mencaplok Ukraina? PASTI TIDAK! Ada pakar mantan jenderal Taiwan dan juga senada dengan pakar militer RRT yang saya ikuti, mengajukan argumentasi begini: dilihat dari serangan Rusia yang hanya gunakan 1/3 kekuatan militer nasionalnya, sekitar 200 ribu tentara saja, dengan lebih dahulu memusnahkan ratusan titik militer Ukraina, lalu masukan militer dari 3 jurusan, jelas Putin berkehendak malancarkan serangan kilat cepat selesai. 2 hari berikut, nampak serangan tersendat, perlawanan Ukraina cukup keras dan Rusia mengambil sikap berbeda di 3 wilayah. Disebelah barat mengambil sikap hanya mengepung seperti di Kiyve, artinya tidak menyerbu frontal hendak menaklukkan tentara Ukraina. Ditengah mengambil sikap serangan kecil dengan membombardir saja sedang diUkraina timur mengambil sikap berusaha membebaskan dan menguasai hancur-hancuran, seperti di Maliupo. Setelah perundingan ke-5 mencapai kesepakatan Ukraina tidak lagi bergabung ke NATO dan siap menjadi negara netral, 30 Maret tentara Rusia yang mengepung Kiyve menyingkir dan serangan terpusat di Ukraina timur saja, ... Artinya, Rusia tidak berutujuan menaklukkan tentara Ukraina dan mencaplok Ukraina, tapi sebagaimana yang dinyatakan Putin menghendaki Ukraina tidak tergabung NATO dan Ukraina menjadi negara netral seperti Austria dan Finlandia! Sedang tujuan Rusia berikut juga menjadi jelas berusaha menyatukan dan membebaskan Ukraina timur dimana Zelensky jalankan genosida terhadap suku Slavia dan berbahasa Rusia disitu. Hendak memaksa Zelensky menyetujui kemerdekaan wilayah Ukraina timur itu, ... dengan referandum yang entah kapan akan dan bisa dilakukan! Apapun jalan pikiran dan tujuan Putin sesungguhnya yang sulit diduga itu, adalah KESALAHAN berikut dari sikap NATO dan terutama AS yang menyiram bensin dengan bantuan senjata pada Zelensky dan jatuhkan sanksi pada Rusia! Membuat api peperangan berkobar lebih dahsyat dan tidak terhindarkan berdampak penderitaan berat bagi negara-negara UE yang harus menampung lebih 5 jutaan migran Ukraina dan harus menanggung inflasi akibat sanksi embargo gas-minyak Rusia! Yang juga pasti, TUJUAN AS menghauskan kekuatan Rusia dengan terjeblos melancarkan perang Ukraina kali ini, nampaknya juga harus kecewa! Kewalahan sendiri, ... dari hasil survei, ternyata pamor Putin malah naik sampai kemarin ini menyuundul 82% mendukung Putin, sedang Biden terus merosot tinggal 43% saja! Dengan jatuhkan sanksi terberat sampai mencabut Rusia dari sistem Swift yang dikira akan jatuhkan Rubel, ternyata setelah dibalas Rusia menuntut negara-negara pembeli gas-minyak Rusia membayar dengan Rubel, segera saja nilai Rubel kembali naik sampai sebelum perang! Sanksi swift dijatuhkan bukan menggempur Rubel jatuh, sebaliknya membuat banyak rakyat tidak hanya di Eropa tapi juga didunia lebih menderita terkena dampaknya! Sudahlah, daripada kedua pihak, Rusia dan terutama Ukraina hancur lebur rakyat banyak makin menerita dan jatuh korban, jangan mau diprovokasi Biden, Nancy Pilosi yang gila perang itu, temukanlah penyelesaian DAMAI saja! Mudah2an saja perang Ukraina segera bisa berakhir dan penderitaan rakyat banyak segera menemukan jalan keluar yang lebih baik, ...! Salam, ChanCT From: nesare hotmail Sent: Thursday, May 5, 2022 1:24 AM To: GELORA45_In Subject: RE: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Ini pendapat pribadi saya saja yg gak suka perang, gak suka bela ini bel aitu. RRT dan Indonesia itu tdk berpihak ke nato maupun rusia secara terang2an dan membabi buta, ttp sikap indonesia yg non blok itu bukan berarti tdk berpihak. Dari dulu sejak Orba berdiri RT itu jelas skl ke pihak USA terutama jepang. Ini sgt jelas. Mana ada non bloknya? Gak ada. Bisnis ya memang akan lbh banyak dgn negara2 maju usa kanada jepang eropa barat dll. Ini kan kenyataannya?! Mana ada urusan bisnis dgn rusia? Adapun kan sedikit. Sumber daya Indonesia banyak jadi tdk tergantung dgn rusia. Beda dgn eropa barat yg perlu migas rusia. Jadi memang bela atau tdk membela itu jadi samar2. Hanya saja dgn perang ukraina ini jadi rumit. Scandinavian countries spt Finlandia swedia itu sdh ketar ketir skrg dan mau bikin keputusan utk gabung nato. Polandia mah sdh angkat senjata bela ukraina krn trauma dgn PD2. Saya terbalik. Saya tdk melihat itu adalah invasi rusia ttp invasi itu adalah putin. Militer dan sipil rusia takut sama putin skrg ini. Jelas skl ada foto dimana menteri2nya dlm sidang duduknya berjauhan dgn putin spt kaisar RRT jaman dulu. Ini artinya ada masalah trust dlm pemerintahan rusia dibawah putin ini. Baca dan denger saja gimana para orang kaya rusia yg mau kabur, sdh kabur dan yg blm kabur ketakutan sama putin. Dulu putin bilang hanya membela bagian timur Donetsk Luhansk dll, skrg lihat apa yg terjadi? Kiev ibukota saja dihajar. Wong putin sdh dr awalnya mau caplok ukraina. Saya jadi lucu pengamat militer Indonesia Connie bakrie yg pada saat awal perang ukraina itu connie jelas2 bela serangan putin ini, ttp (ini lucunya) dia bilang: saya sih tdk setuju invasinya. Dia beralasan itu bukan invasi, dia pakai istilah lain yg saya gak mau ingertin krn irrelevant. Gila apa ya kalau bukan invasi itu apa Namanya serangan rusia thd ukraina itu. Banyak rakyat indonesia itu bela rusia. Tahu alasannya apa? Ya dari balance of power Dunia, pasukan chechnya yg islam s/d kebencian thd kapitalisme/usa dst. Kacau enggak? Malahan ada yg bilang zelenskyy itu comedian yg goblok. Profesinya sbg seorang komedian dibawa2 dicap gak ngerti politik, yahudi, main api mau gabung nato dst. Tetapi ini semua tdk pernah menjawab pertanyaan apakah invasi itu benar?!! Koq kalau usa bully negara lain boleh membenarkan rusia invasi ukraina? Dimana dasarnya? Ada lagi pakar2 yg berkomentar: usa pengecut, biden gak berani melawan putin dst. Ini kan ngaco. Ukraina itu mau gabung nato, koq rusia nyerang ukraina yg adalah negara berdaulat. Koq usa dicap pengecut gak berani melawan putin? Harusnya kan si putin donk yg dicap penakut, gak berani nyerang nato, usa dan sekutunya. Koq beraninya nyerang ukraina dan pakai dalih macem2: balance of power, menjaga national security, membela daerah2 ukraina yg banyak orang rusianya dll. Kalau diikuti Gerakan putin dari caplok krimea dulu, sdh jelas dia sdh persiapkan invasi ukraina ini. Kita bakalan lihat seterusnya gimana gerakan2 putin selanjutnya dlm waktu singkat ini. Makanya jangan heran Finlandia swedia shd ketakutan mau join nato. Dulunya mrk tdk mau krn menganggak non blok itu aman. Skrg sdh lain pendapat negara2 yg sgt cinta damai di Scandinavia itu. Nesare From: Chan CT <[email protected]> Sent: Monday, May 2, 2022 9:18 PM To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Bung Nesare, ... sayang saya tidak bisa buka link NewYork Times yang dikirmkan itu, ternyata HARUS BAYAR dulu! Hehehee, ... Entah bagaimana pengertian dan membuktikan RRT mendukung Rusia mengnyerang Ukraina, khususnya militer dan persenjataan? Bukankah kenyataan sikap RRT NETRAL dengan tegas tidak berpihak pada Rusia maupun Ukraina, karena keduanya adalah SAHABAT RRT juga! Sikap RRT selama ini mendorong Rusia-Ukraina segera menghentikan perang dengan harapan bisa duduk bersama menyelesaikan pertengkaran secara damai! Menarik untuk diperhatikan, rupanya baik Rusia maupun Ukraina menggunakan drone bikinan RRT, Da Jiang, bagi operasi militer untuk pengintaian maupun penembakkan dan pengeboman, ... kemarin ini dengar berita Da Jiang mencabut hak operasi drone bagi Rusia dan Ukraina! Dengan demikian drone Da Jiang di wilayah Ukraina tidak lagi bisa beroperasi, ... baik oleh Rusia maupun Ukraina! RRT juga dengan tegas menentang sikap AS-NATO yang terus mengirim bantuan senjata pada Ukraina, yang berarti menyirim bensin ditengah kobaran api! Sebaliknya AS-NATO begitu sengit ikutan menggebuk dengan menjatuhkan sanksi berat pada Rusia, ... yang dalam kenyataan sanksi TIDAK menyelesaikan persoalan, kecuali berdampak meningkatkan inflasi dengan melambung tingginya harga minyak-gas, gandum, yang menambah penderitaan rakyat banyak didunia! Bahwa tindakan invasi Rusia SALAH dan harus ditentang keras, iyaaa! Tapi, kalau Putin yang berangasan sudah tidak berhasil menahan dirinya tersudut dipojok dengan merasa keamanan negaranya TERANCAM kekuatan NATO yang 5X makin ketimur dan makin menjepit kalau Ukraina juga tergabung NATO, lalu menghajar Ukraina! Mestinya bisa dimaklumi, sekalipun tidak membenarkan invasi yang dilakukan Putin! Betul sikap RRT, tidak perlu mendukung dalam artian membantu gerakan militernya, tapi boleh saja tetap hubungan ekonomi tetap b erlanjut sebagaimana sebelumnya, ...! Begitu juga memperlakukan Ukraina, bantuan kemasyarakatan dan ekonomi tetap saja berlangsung normal, ... sampai-sampai Zelensky tidak segan-segan berteriak, “yang kami butuhkan adalah bantuan senjata, bukan silimut, obat-obatan dan susu-bayi!” Salam, ChanCT From: nesare hotmail Sent: Monday, May 2, 2022 10:46 PM To: GELORA45_In Subject: RE: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Bagaimana dengan RRT yg mendukung Rusia, apakah tidak kejam invasi Ukraina? Apakah sudah disoroti bagaimana perjalanan terutama psychology Putin dari sejak di jerman melihat tembok berlin jatuh dan menggalang Gerakan politik menentangnya dan tdk digubris oleh kremlin? Bagaimana kecurigaan putin thd kalangan dalamnya/menteri2nya dirapat2 kabinet terfleksikan dgn putin duduk jauh dari para menteri2nya spt di jaman kekaisaran RRT dimana seorang kaisar duduk sendirian disinggasana dan pejabat2 negara lainnya duduk dikejauhan? Dst…dst… Kita harus melihat pribadi seorang putin dgn rusia sbg suatu negara. Ini sgt berbeda. Lebih penting dari itu semua adalah perang itu tdk indah. Saya lbh berpendapat putin sbg dictator dimana memegang absolute power dlm posisinya utk melakukan apa saja dan demi alasan apapun dari mengumpulkan duit s/d extortion. Nesare https://www.nytimes.com/2022/03/13/us/politics/russia-china-ukraine.html Russia asked China to give it military equipment and support for the war in Ukraine after President Vladimir V. Putin began a full-scale invasion last month, according to U.S. officials. Russia has also asked China for additional economic assistance, to help counteract the battering its economy has taken from broad sanctions imposed by the United States and European and Asian nations, according to an official. President Xi Jinping of China has strengthened a partnership with Mr. Putin and has stood by him as Russia has stepped up its military campaign in Ukraine, destroying cities and killing hundreds or thousands of civilians. https://runews24.ru/eng/politics/07/08/2020/6a94f3s3732c6908d6cb3a8186c564c5 During an interview Alexander Lukashenko said Ukrainian journalist Dmitry Gordon that Russian President Boris Yeltsin regretted choosing Vladimir Putin as his successor. From: [email protected] <[email protected]> On Behalf Of Chan CT Sent: Sunday, May 1, 2022 9:28 PM To: GELORA45_In <[email protected]> Subject: [GELORA45] Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Ini nenek KEJAAAAAM banget! Lebih KEJAM ketimbang nenek Tatiana, ... Memprovokasi Ukraina terus perang melawan Rusia mati-matian sampai seorang prajurit terakhir??? Kenyataan selama ini, AS selalu menggunakan perang meraih keuntungan besar! Bukan hanya keuntungan dari penjualan senjata, tapi juga keuntungan ekonomi. Nampak jelas, AS menggunakan perang Rusia-Ukraina kali ini berhasil meraih KEUNTUNGAN besar, bukan hanya mendesak negara-negara sekutu mendukung persenjataan kedaluarsa pada Ukraina, yang kemudian juga membeli lagi persenjataan dari AS, sedang AS sendiri juga memberi dukungan senjata yang nanti harus dibayar kembali! Yang lebih kurang ajar, menjatuhkan sanksi berat pada Rusia tanpa mempedulikan kebutuhan gas dan minyak dinegara-negara UE dari Rusia, tapi diam-diam AS sendiri masih terus membeli minyak murah dari Rusia, bahkan ketambahan 10 ribu barrel perhari! Negara lain dituntut mengembargo gas-minyak Rusia, tapi AS sendiri TETAP membeli bahkan lebih banyak! Setelah terbongkar, baru bilang sanksi berlaku setelah akhir April! Jadi jelas, AS lah negara yang bangkitkan perang Rusia-Ukraina kali ini. Mendesak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina setelah tersudut keamanannya terancam dengan Ukraina akan diterima masuk NATO dan, pembunuhan atas suku Slavia (Sementara berita menyatakan sudah belasan ribu dibunuh) yang berbahasa Rusia dan pendukung Rusia di Ukraina-timur. Dari kekuatan militer Rusia jauh lebih besar dan kuat, Ukraina TANPA BANTUAN militer NATO-AS tidak akan menangkan perang ini! Tapi, karena tujuan Rusia menyerang Ukraina hanya bertujuan memaksa Ukraina menjadi negara netral, tidak tergabung dalam NATO dan tidak meneruskan Neo-Nazisme menjalankan genosida suku Slavia-Rusia; dan mengakui kemerdekaan 2 negara di Ukraina timur. Jadi bukan untuk menundukkan dan menguasai Ukraina, maka serangan yang dilancarkan lebih mengutamakan titik kekuatan militer dan menghindari rakyat lebih banyak jatuh korban. Begitulah sekalipun di perundingan terakhir sudah mencapai kesepakatan perang dihentikan, dengan ketegasan Zelensky menarik tuntutan bergabung dalam NATO dan menjadikan Ukraina negara netral disepakati, tapi karena Biden-AS TIDAK SETUJU perang dihentikan, ... BERLANJUTLAH perang ini sampai sekarang. Bahkan kehadiran nenek Pelosi masih saja terus mendesak Ukraina bertahan, jangan menyerah! BUKAN menemukan jalan PERDAMAIAN, mengakhiri perang yang mengakibatkan penderitaan dan pengorbanan rakyat lebih banyak! Dan dengan terus mengirimkan persenjataan ke Ukraina, ... berarti makin terancam meningkat jadi PD-III, ... perang NUKLIR yang akan menghancurkan dan memusnahkan dunia! Betul-betul gila dan kekejaman yang nggak ketulungan! Mengorbankan RAKYAT Ukraina dengan merugikan negara-negara Uni Eropa, hanya untuk mencapai tujuan AS sesungguhnya menghancurkan kekuatan Rusia! Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia Adhyasta Dirgantara - detikNews Senin, 02 Mei 2022 03:40 WIB https://news.detik.com/internasional/d-6060715/ketua-dpr-as-minta-ukraina-tak-menyerah-pada-tukang-bully-rusia Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi (Foto: AP/J. Scott Applewhite) Kiev - Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi tiba-tiba berkunjung ke Kiev, Ukraina. Nancy meminta Ukraina tidak menyerah oleh 'tukang bully' seperti Rusia. "Jangan mau di-bully oleh tukang bully. Jika mereka membuat ancaman, jangan mundur. Itu pandangan saya," ujar Nancy dalam jumpa pers seperti dilansir dari AFP, Senin (2/5/2022). Nancy menjelaskan kedatangannya untuk membantu Ukraina berperang melawan Rusia. Maka dari itu, dia mendesak Ukraina tak boleh menyerah pada Rusia. "Kami di sini untuk pertarungan, dan anda tidak bisa menyerah pada tukang bully," ucapnya. Baca juga: Rusia Tuduh Ukraina Tembaki Warganya Sendiri! Kunjungan Nancy ke Kiev membuatnya menjadi pejabat AS paling senior yang mengunjungi Ukraina di masa perang. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin sudah lebih dulu berkunjung pada bulan lalu. "Kami mengunjungi anda untuk mengucapkan terima kasih atas perjuangan anda demi kebebasan. Kami berkomitmen untuk tetap ada bersamamu sampai perang selesai," ujar Nancy. "Kami pergi dengan pemahaman yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih terkini tentang apa yang perlu dilakukan, dengan apresiasi dan inspirasi yang lebih dalam dari mereka yang berjuang," tambahnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun berterima kasih atas kunjungan Nancy. Menurutnya, Nancy memberikan dukungan kuat bagi Ukraina untuk melawan invasi Rusia. Baca juga: Alasan Rusia Pilih 9 Mei Umumkan Menang Perang di Ukraina (drg/fas) Baca artikel detiknews, "Ketua DPR AS Minta Ukraina Tak Menyerah Pada 'Tukang Bully' Rusia" selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-6060715/ketua-dpr-as-minta-ukraina-tak-menyerah-pada-tukang-bully-rusia. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/ -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C6D8480F7DB44D1B9978391BB77CAFEC%40A10Live. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB544170A0006CCEE82568CC68F0C19%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441F1143ED9253E3A34069BF0C39%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB54410BF999647EE21F46D280F0C59%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441DBF0F6B7F3F0F7EEB4B0F0C69%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com. -- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9A2F08A0789947F29D8745B3E4F1FC09%40A10Live. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/1388283303.807738.1652168414918%40mail.yahoo.com.
