LAYAK DILANJUTKAN NIH…! 
Bos Freeport Ungkap Rencana Jokowi Bangun Bank Emas 
ByTim 
Redaksi0https://bergelora.com/layak-dilanjutkan-nih-bos-freeport-ungkap-rencana-jokowi-bangun-bank-emas/

JAKARTA – Tony Wenas selaku Presiden Direktur PTFI membeberkan bahwa Jokowi 
sedang berencana untuk membangun bank emas atau bullion bank di Indonesia.

Dilansir, Selasa 10 Mei 2022, PT Freeport Indonesia yang berlokasi di Gresik 
akan memproduksi hilirisasi katoda tembaga hingga emas.

Menurut Tony Wenas, emas yang diproduksi oleh PT Freeport Indonesia nantinya 
akan menjadi sumber atau funding bank emas itu sendiri.

“Tentu saja ada hubungannya (dengan bullion bank) karena ada supply-nya di 
dalam negeri. Jadi emas yang akan kita produksi tadi saya sampaikan sekitar 
35-50 ton tergantung kadar di tambangnya. Itu tentu saja akan sangat berguna 
untuk menjadi sumber atau funding untuk bullion bank itu sendiri,” kata Tony 
Wenas kepada detik.com, Selasa 10 Mei 2022.

Mekanisme bullion bank alias bank emas tersebut akan diatur oleh pemerintah 
Indonesia. Serta perlu diketahui bahwa rencana Jokowi untuk membangun bank emas 
bukanlah wacana semata.

Karena sudah kesediaan atau inventaris oleh perusahaan tambang di Indonesia 
yang memproduksi emas.

“Tetapi wacana itu sudah dibicarakan bukan hanya sekedar wacana, sudah di 
inventaris dan bukan PTFI saja yang memproduksi emas di Indonesia, ada cukup 
banyak perusahaan tambang emas,” ungkapnya.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Tony Wenas juga menjelaskan jika 
Indonesia membangun bank emas maka bangsa ini akan ketiban durian runtuh. 
Indonesia memiliki banyak sumber emas yang sangat melimpah dan tersebar di 
beberapa daerah tanah air.

“Bagaimana pemerintah mengatasinya? Nah itu masih subject to review ya masih 
tergantung dengan bagaimana mekanisme yang akan diatur oleh pemerintah seperti 
apa. Tetapi paling tidak source-nya ada ini. Tinggal mekanismenya diatur 
seperti apa,” tuturnya.

Peleburan atau smelter tembaga baru di Gresik akan membuat kira-kira 500 sampai 
600 ton katoda tembaga, dan juga 35-50 ton emas per tahun.

“Jadi smelter tembaga itu akan menghasilkan katoda tembaga dan juga kita 
membangun fasilitas yang namanya precious metal refining,” lanjut Tony.

Serta nanti akan ada produksi emas yang diubah kedalam emas dan perak batangan.

“Nanti juga diproduksi juga emas dan perak batangan untuk nanti langsung dijual 
pada customer, kemungkinan besar Antam yang akan meng-off take,” imbuhnya. (Web 
Warouw)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/12CB3EEDF4754C1EAEF29E55931E0B53%40A10Live.

Reply via email to