Konflik Rusia Ukraina
Ratusan tentara Ukraina menyerah kepada Rusia
 Rabu, 18 Mei 2022 06:20 WIB
 
Anggota layanan pasukan pro Rusia berjalan di sepanjang jalan di kota pelabuhan 
selatan Mariupol, Ukraina, Selasa (17/5/2022). RUTERS/Alexander 
Ermochenko/aww/sad (REUTERS/ALEXANDER ERMOCHENKO)

Garnisun 'Mariupol' sudah menyelesaikan misi tempurnya,
Kiev/Novoazovsk, Ukraina (ANTARA) - Lebih dari 250 tentara Ukraina menyerah 
kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina.

Pemerintah di ibu kota Ukraina, Kiev, mengatakan telah memerintahkan seluruh 
garnisun agar meninggalkan kota tersebut.

Dengan demikian, pertempuran itu --yang paling berdarah di Eropa dalam beberapa 
dasawarsa-- sudah berakhir.

Reuters sepanjang malam menyaksikan sejumlah bus bergerak meninggalkan pabrik 
baja tersebut dan lima di antaranya tiba di Novoazovsk, kota yang dikuasai 
Rusia.

Baca juga: Zelenskyy: Rusia hancurkan ratusan rumah sakit

Moskow mengatakan pihaknya akan memberikan perawatan bagi para tentara terluka 
yang tiba di kota tersebut.

Kremlin, kantor presiden Rusia, mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah 
secara pribadi menyatakan jaminan bahwa para tentara yang menyerah itu akan 
diperlakukan sesuai dengan standar internasional.

"Garnisun 'Mariupol' sudah menyelesaikan misi tempurnya," kata Staf Umum 
Angkatan Bersenjata Ukraina melalui pernyataan.

"Komando militer tertinggi sudah memerintahkan para komandan unit-unit yang 
ditempatkan di Azovstal untuk menyelamatkan nyawa para personel... Para pejuang 
Mariupol adalah pahlawan kita saat ini."

Video kementerian pertahanan Rusia memperlihatkan para tentara Ukraina sedang 
bergerak meninggalkan pabrik baja itu pada siang hari.

Beberapa di antara mereka diangkut dengan tandu dan yang lainnya bergerak 
sambil mengangkat kedua tangan untuk digeledah oleh pasukan Rusia.

Rusia mengatakan sedikitnya 256 petempur Ukraina sudah "meletakkan senjata dan 
menyerah", termasuk 51 orang yang mengalami luka parah.

Sementara itu menurut Ukraina, 264 prajurit --termasuk 53 yang cedera, sudah 
meninggalkan pabrik baja Azovstal dan upaya sedang dilaksanakan untuk 
mengeluarkan tentara yang masih tersisa dari lokasi itu.

Penyerahan diri itu tampaknya menandai akhir pertempuran di Mariupol. Ukraina 
meyakini bahwa puluhan ribu orang tewas dalam bombardemen dan pengepungan yang 
berbulan-bulan dilancarkan Rusia.

Kota itu kini porak poranda. Jatuhnya kendali Mariupol merupakan kemenangan 
terbesar Rusia dalam perang tersebut.

Kemenangan atas Mariupol membuat Moskow sekarang memiliki kendali penuh di 
pesisir Laut Azov dan wilayah yang membentang di Ukraina timur dan selatan 
--seluas Yunani.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan Kiev akan mengatur 
pertukaran tawanan bagi para tentara Ukraina yang terluka begitu kondisi mereka 
sudah stabil.

Sumber: Reuters

Baca juga: Rombongan pengungsi dari Mariupol tiba selamat di Zaporizhzhia
Baca juga: Semua perempuan, anak, lansia sudah dievakuasi dari Mariupol 
Penerjemah: Tia Mutiasari
Editor: Mulyo Sunyoto

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/D01514F74DA744FB852D3F50DB519A1A%40A10Live.

Reply via email to