‘Dukung Taiwan Berpartisipasi dalam WHA’, Kapan Habisnya Muslihat AS?
2022-05-18 12:25:31  
https://indonesian.cri.cn/2022/05/18/ARTI7gaskxtce9myvII4Tawn220518.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.4

Menjelang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) ke-75, politikus AS kembali memainkan 
trik lamanya untuk ‘mendukung Taiwan berpartisipasi dalam WHA’. 

Baru-baru ini, pemimpin AS menandatangani RUU yang menuntut Menlu AS membantu 
Taiwan agar dapat berpartisipasi dalam WHA dengan status  anggota peninjau WHO, 
perilaku itu telah secara kasar mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok, 
dengan serius melanggar prinsip satu Tiongkok dan regulasi dalam Tiga Komunike 
Bersama Tongkok-AS, serta melanggar hukum internasional dan patokan dasar 
hubungan internasional, hal tersebut pasti akan mengalami kegagalan total.

Beberapa tahun terakhir ini, setiap menjelang WHA, segelincir kekuatan AS 
selalu menggembar-gemborkan perluasan ‘ruang internasional’ Taiwan, tapi 
akhirnya semua gagal. Hal ini menunjukkan bahwa prinsip satu Tiongkok adalah 
patokan hubungan internasional yang diakui oleh dunia dan kesepahaman umum 
komunitas internasional, kenyataan ini tak bisa diubah meskipun terus diganggu 
oleh AS.

Hal serupa yang kembali diulang oleh AS memperlihatkan kembali bahwa AS 
melanggar prinsip satu Tiongkok. Dari penjualan senjata kepada Taiwan hingga 
kunjungan senator AS ke Taiwan, beberapa politikus AS selalu memainkan ‘kartu 
Taiwan’ untuk berupaya mengekang Tiongkok.

Taiwan adalah masalah yang terpenting dan tersensitif dalam hubungan 
Tiongkok-AS, juga berkaitan dengan kepentingan inti Tingkok. AS hendaknya 
menepati komitmennya untuk berhenti mensabot prinsip satu Tiongkok dan 
melaksanakan kesepahaman kepala kedua negara. 

Perilaku AS dengan ‘perkataan dan perbuatannya yang berbeda’ hanya akan merusak 
reputasi politik AS sendiri. Segala aksi yang mendukung ‘Taiwan Merdeka’ pasti 
akan mendapat serangan balas dari Tiongkok dan pasti akan mengalami kegagalan 
total.


Bunga Dewi di Bulan Mei: Bunga Peony
2022-05-18 12:23:15  
https://indonesian.cri.cn/2022/05/18/ARTIfUWNtXgzfxOMVsZmX5jg220518.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5


Bunga Peony Rumput merupakan salah satu dari ‘Enam Bunga Terkemuka’ di Tingkok. 
Bunga Peony Rumput mempunyai sejarah penanaman selama 4.000 tahun. 

Pada Tiongkok zaman kuno, Bunga Peony dijuluki sebagai ‘Raja Bunga’, sedangkan 
Bunga Peony Rumput dijuluki sebagai ‘Perdana Menteri Bunga’, maka Bunga Peony 
dan Bunga Peony Rumput sama-sama dianggap sebagai “Dua Keajaiban di Dunia 
Bunga”. Bunga Peony Rumput yang mekar di Hari Raya Imlek ‘Xiaoman pada bulan 
Mei, dijuluki juga sebagai ‘Dewa Bunga’ yang melambangkan percintaan di zaman 
kuno Tiongkok. Pada Hari Kasih Sayang Tiongkok, yaitu Hari Raya Qixi, Bunga 
Peony Rumput digunakan untuk menggantikan Bunga Mawar. 









-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/AD0900CA31AE4DDA9D4386A2A6FE298F%40A10Live.

Reply via email to