JANGAN TELAT…! 
Pendiri PRD Ungkap Pentingnya Membangun Front Anti Fascis-Imperialis AS ! 
ByTim Redaksi
https://bergelora.com/jangan-telat-pendiri-prd-ungkap-pentingnya-membangun-front-anti-fascis-imperialis-as/

JAKARTA- Danial Indrakusuma, pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang 
mempelopori penumbangan Kediktaktoran Orde Baru Soeharto mengungkapkan 
pentingnya penggalangan Front Internasional Anti Fascist-Imperialis AS untuk 
menghentikan semua operasi Amerika Serikat merusak perdamaian diberbagai 
belahan dunia. Hal ini diungkapkannya kepada Bergelora.com di Jakarta, Selasa 
(24/5).

“Kalau terus dibiarkan dan tak terhentikan maka dunia akan hancur oleh 
kerakusan imperialisme AS yang menggunakan segala cara untuk menguasai ekonomi 
politik dunia secara paksa atau proxy. Saatnya masyarakat internasional kembali 
berkonsolidasi menyelamatkan dunia dengan membangun front Anti 
Fascis-Imperialisme AS disetiap negara. Untuk menyelamatkan dunia dari 
kerakusan Fascisme dan Imperialisme,” ujarnya.

Walaupun invasi Rusia ke Ukrania tidak bisa dibenarkan secara hukum 
internasional, namun kita juga tidak bisa membiarkan Amerika, NATO, dan 
Uni-Eropa yang juga lebih seksama menggangu perdamaian dunia dan melanggar 
hukum internasional tanpa mendapatkan sanksi.

“Misalnya, yang paling ekstrim: bahkan walaupun Bush telah mengakui bahwa tidak 
ada senjata pemusnah massal di Irak dan memberikan bukti palsu di PBB, namun 
pengadilan internasional tak pernah mempermasalahkannya,” katanya.

Danial Indrakusuma menjelaskan, bahwa imperialisme saat ini kembali mengulangi 
skenarionya yang gagal pada Perang Dunia II, menggunakan Neo Nazi di Eropa 
untuk menguasai Eropa memerangi Rusia.

“Rezim Nazi Ukraina hanya proxy war Amerika digunakan secara pragmatis yang 
penting tujuannya tercapai,” ujarnya.

Belum selesai di Eropa, imperialis Amerika menurutnya sudah mempersiapkan 
Taiwan, Jepang dan Australia untuk mengganggu China di Asia.

“Bisa dibayangkan kalau ini dibiarkan apa yang akan terjadi di Eropa akan di 
alami juga disini di Asia,” ujarnya.

Danial Indrakusuma menjelaskan bahwa proxy war Amerika itu pragmatis—bisa pakai 
ISIS, bisa pakai Taliban, bisa pakai kesukuan seperti di Afrika, bisa pakai 
Nazi, bisa pakai siapapun.

“Indonesia pernah mengalaminya. Ingat 1965 yang berdarah-darah demi 
mengambilalih Indonesia dari tangan Soekarno. Mereka berhasil dengan 
pembantaian 3 juta jiwa rakyat Indonesia menurut Jenderal Sarwo Edhi Wibowo,” 
katanya.

Menurut Danial, karena belum berhasil menundukkan Rusia di Eropa Timur, dan 
agar jangan sampai China lebih seksama dan langsung membantu Rusia,– Amerika 
mempersiapkan proxynya di kawasan Asia untuk menggangu China.

“Hari ini proxy strategis Imperialis Amerika adalah Ukraina untuk melawan 
Rusia. Taiwan, Jepang dan Australia untuk melawan China,” ujarnya lagi

“Imperialisme juga bisa memakai kaum nasionalis, bisa pakai tentara seperti di 
Indonesia dan di Amerika Latin. Bisa pakai gabungan ideologi nasionalis + ISIS 
seperti di Suriah., Bisa pakai gabungan agama, nasionalis-kanan, sosdem-kanan, 
mahasiswa-liberal, borjuis nasional, tentara, oprtunis seperti di Indonesia 
1965.

“Pragmatis,—asal bisa jalan—buat sekarang ini minyak, gas, makanan biji-bijian, 
uranium, cuma buat ditumpuk jadi duit yang hanya dikuasai orang terkaya di 
dunia di Amerika tidak dipakai untuk produksi riil dan bermanfaat, cuma jadi 
kapal pesiar mahal, pesawat pribadi, pulau pribadi, mansion dan rumah 
mewah/antik, perhiasan, koleksi lukisan, barang antik, mobil mewah, pamer 
charity, transaksi spekulatif di pasar saham, finansial dan komoditi. 
Sementara, produksi 80% produksi dunia dikuasai hanya oleh 200 perusahaan 
multinasional monopoli,” ujarnya.

Menurut Danial Indrakusuma, sekarang saatnya generasi muda bangkit untuk 
merebut kembali masa depannya yang sedang dirusak oleh Imperialisme. (Web 
Warouw)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/7AFDCE88D178459EB354C3F0DBB2D296%40A10Live.

Reply via email to