Tiongkok Tidak Perlu Timbun Bahan Pangan ke Pasar Internasional
2022-05-28 09:52:56 
https://indonesian.cri.cn/2022/05/28/ARTIqHaN6JvkKWMaBW7Y7prq220528.shtml

Baru-baru ini sejumlah negara Barat menyebarluaskan kabar bohong bahwa Tiongkok 
tengah menimbun bahan pangan di pasar internasional. 

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang 
Wenbin dalam jumpa pers hari Jumat kemarin (27/5) menyatakan, Tiongkok 
berkeyakinan kuat untuk menjamin pasokan pangan dalam negeri dengan 
mengandalkan kekuatannya diri sendiri, dan oleh karena itu, tidak perlu 
bergegas ke pasar internasional untuk menimbun bahan pangan.

“Pemerintah Tiongkok selalu memandang penting masalah ketahanan pangan. 
Tiongkok menjalankan kebijakan swasembada bahan pangan pada pokoknya dan jatah 
pangan untuk setiap keluarga mutlak terjamin. Sampai 2021, Tiongkok sudah untuk 
7 tahun berturut-turut mencatat produksi bahan pangan sebesar 1,3 triliun 
kilogram secara tahunan, merupakan produsen pangan terbesar pertama dan 
pengekspor pangan terbesar ketiga di dunia. 

Dengan proporsi tidak sampai 9 persen dari lahan pertanian sedunia, Tiongkok 
telah mewujudkan produksi pangan sebesar 1/4 dari produksi total dunia untuk 
menghidupi 1/5 populasi dunia, sehingga telah memberikan sumbangan penting bagi 
terpeliharanya ketahanan pangan dunia. Sementara itu, Tiongkok telah 
memperlihatkan akuntabilitasnya dengan memberikan kontribusi positif demi 
ketahanan pangan global.”

Wang Wenbin mengatakan, sejak wabah COVID-19 merebak, Tiongkok aktif menanggapi 
prakarsa PBB untuk memberikan bantuan pangan darurat kepada sejumlah negara, 
sehingga telah memberikan sumbangan positif untuk menstabilkan produksi dan 
ketersediaan pangan sedunia. Atas jasanya itu Tiongkok telah mendapat 
penghargaan merata masyarakat internasional. Selain itu, Tiongkok juga aktif 
menganjurkan pengurangan pemborosan bahan pangan.

Kemendag Tiongkok: 
Dengan Teguh Usahakan Pembangunan Zona Perdagangan Bebas Asia-Pasifik Yang 
Komprehensif dan Berkualitas
2022-05-27 11:14:26 
https://indonesian.cri.cn/2022/05/27/ARTICNoXY77VwAaofSPzkbdm220527.shtml


Jubir Kementerian Perdagangan Tiongkok Gao Feng hari Kamis kemarin(26/5) 
menyatakan, Tiongkok akan terus dengan teguh mengusahakan pencapaian zona 
perdagangan bebas Asia-Pasifik yang komprehensif dan berlevel tinggi, menyusun 
rencana terkait pembangunan ekonomi digital dan ekonomi hijau, aktif menyusun 
dokumen bimbingan yang baru untuk mendorong perkembangan zona perdagangan bebas 
Asia-Pasifik.


Belakangan ini, APEC menggelar Konferensi Mendag ke-28, dengan dihadiri oleh 
menteri atau wakil perdagangan, wakil kalangan industri dan perdagangan, 
penanggung jawab organisasi internasional termasuk WTO. Gao Feng mengatakan, 
konferensi kali ini adalah konferensi menteri pertama kalinya yang digelar 
APEC, menteri-menteri atau wakil-wakil dari sebanyak 21 ekonomi khusus membahas 
perkembangan dalam jangka panjang dan masalah rehabilitasi kehidupan rakyat di 
kawasan Asia Pasifik di bawah pandemi dan pasca pandemi.

Gao Feng mengatakan, berbagai pihak sepakat untuk mendorong pekerjaan krusial 
di bidang ekonomi dan perdagangan di zona perdagangan bebas Asia-Pasifik, serta 
menegaskan kembali pentingnya fungsi mekanisme perdagangan multilateral yang 
berintikan WTO dan berdasarkan peraturan, mendukung pendorongan Konferensi 
Menteri ke-12 WTO untuk mencapai hasil positif, sementara itu, mengakui dan 
memastikan fungsi krusial perdagangan bagi perlawanan wabah dan rehabilitasi 
ekonomi, menekankan dilaksanakannya kebijakan investasi dan perdagangan 
inklusif, supaya lebih menyejahterakan rakyat di kawasan ini.

Gao Feng menyatakan, Tiongkok akan mengadakan kerja sama erat dengan berbagai 
pihak, bersama mengupayakan perkembangan jangka panjang dan rehabilitasi 
kehidupan rakyat di kawasan Asia Pasifik dalam pandemi dan pasca pandemi, agar 
hasil-hasil kerja sama dapat lebih luas menyejahterakan berbagai ekonomi dan 
rakyat




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/C53C5F027F9146609FFDF3A819D1F3C4%40A10Live.

Reply via email to