Wang Yi Paparkan Tiga Prinsip Kerja Sama Keamanan Tiongkok-Kepulauan Kepulauan 
Solomon
2022-05-27 11:02:08  
https://indonesian.cri.cn/2022/05/27/ARTIClHnrpLcfmP0wgNAuXXd220527.shtml



Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Kepulauan 
Kepulauan Solomon  Jeremiah Manele menghadiri jumpa pers bersama di Honiara 
pada hari Kamis kemarin (26/5).




Pada kesempatan itu, Wang Yi menjawab pertanyaan wartawan tentang keraguan dan 
spekulasi yang muncul seputar perjanjian kerangka kerja sama keamanan 
Tiongkok-Kepulauan Solomon. Wang Yi mengatakan, perjanjian keamanan yang 
ditandatangani oleh Tiongkok dan Kepulauan Solomon adalah kerja sama antar 
negara yang berdaulat, dengan tujuan untuk membantu kepolisian Kepulauan 
Solomon meningkatkan kemampuan penegakan hukumnya, mendukung Kepulauan Solomon 
memelihara ketertiban sosial dengan lebih baik, serta melindungi keselamatan 
warga dan keamanan lembaga Tiongkok di Kepulauan Solomon. Penandatanganan 
perjanjian kerja sama itu adalah hal yang rasional dan sah, apalagi semuanya 
dilakukan secara terbuka.



Wang Yi lebih lanjut membeberkan tiga prinsip yang tercantum dalam kerangka 
kerja sama keamanan Tiongkok-Kepulauan Solomon.

Pertama, sepenuhnya menghormati kedaulatan Kepulauan Solomon. Kerja sama 
Tiongkok-Kepulauan Solomon dilakukan dengan memenuhi kebutuhan dan permintaan 
Kepulauan Solomon, serta dilakukan dengan bertolak dari persetujuan Kepulauan 
Solomon sebagai prasyarat, dan sepenuhnya berdasarkan musyawarah sama derajat. 
Tiongkok tidak pernah memaksa ataupun mengintervensi urusan dalam negeri 
Kepulauan Solomon, juga tidak pernah merugikan kepentingan negara lain.



Kedua, penandatanganan kerangka kerja sama itu adalah untuk membantu Kepulauan 
Solomon menjaga ketenteraman sosialnya. Isi dari kerangka kerja sama tersebut 
antara lain, atas permintaan, Tiongkok akan membantu menjaga ketertiban sosial 
Kepulauan Solomon, melindungi keselamatan warga dan keamanan harta benda 
mereka, serta melakukan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam, 
dengan tujuan membantu pihak kepolisian Kepulauan Solomon meningkatkan 
pemberdayaan, menambal celah dalam bidang pengelolaan keamanan, serta 
memelihara kestabilan dan ketenteraman abadi negeri tersebut. Kerja sama 
Tiongkok-Kepulauan Solomon bersifat terbuka dan terus terang, tidak mengandung 
pemaksaan, tidak tertuju kepada pihak ketiga, dan tidak dimaksudkan untuk 
membangun pangkalan militer.



Ketiga, pelaksanaan kerja sama Tiongkok-Kepulauan Solomon sesuai dengan 
peraturan dan pengaturan regional. Tiongkok mendukung negara-negara kepulauan 
meningkatkan kerja sama di bidang keamanan, mendukung mereka bergandengan 
tangan untuk menghadapi tantangan regional, dan mendukung pengaturan keamanan 
yang berlaku di kawasan ini. Sementara itu, kerja sama keamanan 
Tiongkok-Kepulauan Solomon sesuai dengan pengaturan dan targetnya, bahkan dapat 
saling melengkapi sehingga dapat memenuhi permintaan bersama Kepulauan Solomon 
dan kawasan Pasifik Selatan secara keseluruhan.



Wang Yi menandaskan, negara-negara Kepulauan Pasifik semuanya adalah negara 
yang merdeka dan berdaulat, bukanlah halaman belakang negara mana pun. Mereka 
mempunyai hak untuk memilih dan bukannya harus berafiliasi dengan siapa pun. 
Jika ada fitnahan dan serangan terhadap kerja sama normal Tiongkok-Kepulauan 
Solomon pun, sudah pasti akan mengalami kegagalan.





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/50B332E8140E433B92609B3F2166C247%40A10Live.

Reply via email to