Refly Harun Laporkan Tersangka Penculik 12 Anak Ngaku Eks Napiter ke Polisi
Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Kamis, 02 Jun 2022 20:50 WIB

Refly Harun (Rakha/detikocm)

Jakarta - Refly Harun melaporkan Rizal Afif (28), tersangka kasus penculikan 
anak Bogor, Tangerang, dan Jakarta, yang mengaku sebagai eks napiter ke 
Bareskrim Polri. Refly menilai pernyataan Rizal yang viral di media sosial 
sudah mencemarkan nama baiknya.
"Jadi ada dua orang yang saya laporkan dalam LP ini, yang pertama, si Rizal 
Arif; yang kedua, akun Ekokun yang memviralkan itu," kata Refly Harun di 
Bareskrim Polri, Kamis (2/6/2022).

Baca juga:
Testimoni Penculik Anak Dibalas Refly Harun Teriak 'Kriminalisasi'

Laporan Refly terdaftar dengan Nomor: STTL/157/V/2022/Bareskrim. Dengan nama 
terlapor Rizal Afif dan sebuah akun @_ekonkuntadhi.


Keduanya dilaporkan terkait kasus pencemaran nama baik oleh Refly Harun. Sebab, 
Refly merasa pernyataan Rizal Afif terkait dirinya sudah mengganggu 
kredibilitasnya sebagai seorang YouTuber.

"Terkait pencemaran dan fitnah. Saya ini kan ibaratnya podcaster dan YouTuber, 
kepercayaan masyarakat terhadap saya itu kan penting. Selain sebagai YouTuber 
dan podcaster, saya juga opinion maker di bidang hukum. Kalau ada seperti ini 
justru akan mengganggu kredibilitas saya," jelas Refly.




Baca juga:
Refly Harun Tepis Testimoni Penculik 12 Anak, Singgung Kriminalisasi

"Dituduh ngasih uang, dituduh nyetting. Ya kan lalu kemudian dijelek-jelekin," 
imbuhnya.

Refly meminta polisi dapat mengungkap dan menindaklanjuti laporan tersebut. 
"Kita tunggu proses hukum biar polisi yang mengungkap gitu aja," pungkasnya.

Pernyataan Rizal Afif simak halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Polisi Selamatkan Gadis yang Dibawa Kabur Sang Kekasih






Klarifikasi Rizal Afif

Testimoni Rizal Afif beredar di media sosial. Dalam sebuah video, Afif membuat 
pengakuan soal klaim dirinya sebagai eks narapidana kasus terorisme (napiter) 
hingga podcast bersama Refly Harun.

"Saya Rizal Afif, status saya saat ini adalah tahanan Polres Bogor dalam kasus 
penculikan. Tujuan saya dalam testimoni ini adalah untuk memberi klarifikasi 
saya sebagai eks napiter atau narapidana terorisme adalah tidak benar atau 
bohong," ujar Rizal Afif dalam video tersebut seperti dilihat detikcom, Jumat 
(27/5/2022). Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin membenarkan sosok dalam video 
tersebut adalah Rizal Afif, tersangka kasus penculikan anak.

Dalam video berdurasi 2 menit 2 detik itu, Rizal Afif mengungkapkan awal mula 
mengenal Habib Bahar bin Smith. Afif mengaku sebagai murid Habib Bahar bin 
Smith.

Baca juga:
Pihak Bahar Smith Tangkis Testimoni Penculik 12 Anak: Dia Cari Sensasi

"Bermula pada saat sebagai narapidana di Lapas Gunung Sindur, ketika itu saya 
bersama Habib Bahar sebagai murid beliau," kata Afif, yang mengenakan baju 
tahanan berwarna biru.

Rizal Afif mengaku saat itu dikenalkan Habib Bahar ke sejumlah tokoh yang 
datang membesuk ke Lapas Gunung Sindur. Salah satunya Refly Harun.

"Saya banyak dikenalkan kepada para tokoh yang datang ke Lapas Gunung Sindur, 
termasuk salah satunya Saudara Refly Harun, yang saat itu membesuk Habib 
Bahar," katanya.

"Habib sempat berpesan kepada saya, nanti ketika saya bebas, saya akan diminta 
bersaksi atau berbicara bahwa Habib Bahar bin Smith tidaklah radikal dan beliau 
seorang yang NKRI. Hal tersebut untuk mematahkan pernyataan Pak Dudung sebagai 
Kepala Staf Angkatan Darat," imbuhnya.

Setelah bebas dari Lapas Gunung Sindur, Afif mengaku diundang ke podcast Refly 
Harun. Dalam podcast Refly Harun inilah Afif kemudian membuat pengakuan bahwa 
dirinya adalah mantan narapidana terorisme.

"Dan kemudian setelah saya bebas dari Lapas Gunung Sindur, saya diundang 
Saudara Refly Harun untuk datang ke podcast beliau. Pada pertengahan Februari 
2022, podcast itu dilaksanakan tepatnya di kediaman beliau di Kebon Jeruk, 
Jakarta Barat," katanya.

Baca juga:
Penculik 12 Anak Klarifikasi soal Eks Teroris dan Murid Bahar

Selain mengaku sebagai eks napiter, di podcast Refly Harun itu, Rizal Afif 
membuat pernyataan soal Munarman yang intinya membantah bahwa Munarman terlibat 
gerakan terorisme.

Rizal Afif mengatakan sempat diberi uang oleh Refly Harun setelah mengisi 
podcast tersebut. Di akhir, Rizal Afif mengatakan bahwa testimoninya itu dibuat 
sebenar-benarnya dan tanpa tekanan.

"Setelah acara podcast tersebut, saya diberi uang Rp 7 juta oleh Refly Harun 
dan setelah itu saya kembali ke rumah. Demikian pernyataan dan klarifikasi ini 
saya buat tanpa ada paksaan dari pihak mana pun dan saya bertanggung jawab atas 
kebenaran pernyataan saya," tutup Afif.

Bantahan Refly Harun, simak halaman selanjutnya

Bantahan Refly Harun

Sebelumnya, Rizal Afif membuat pengakuan soal pernyataannya dalam podcast 
bersama Refly Harun. Refly Harun menepis mentah-mentah pernyataan Rizal Afif.

"Rupanya saya harus mengklarifikasi video yang tiba-tiba beredar. Itu adalah 
fitnah terhadap diri saya, fitnahnya pokoknya 100 persen fitnah semua," ujar 
Refly dalam akun YouTubenya seperti dilihat Sabtu (28/5/2022). Refly awalnya 
dimintai konfirmasi langsung mengenai testimoni Rizal Afif, tapi dia meminta 
untuk melihat penjelasannya lewat YouTube.

Refly lantas menampilkan cuplikan video pengakuan Rizal Afif yang beredar di 
media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 2 detik itu, Rizal Afif 
mengungkapkan awal mula mengenal Habib Bahar bin Smith.

Afif mengaku sebagai murid Habib Bahar bin Smith dan dikenalkan ke sejumlah 
tokoh yang datang membesuk ke Lapas Gunung Sindur, salah satunya Refly Harun. 
Rizal Afif juga mengatakan Habib Bahar pernah berpesan kepadanya agar mau 
bersaksi bahwa Habib Bahar tidaklah radikal ketika bebas dari Lapas Gunung 
Sindur.

Setelah bebas dari Lapas Gunung Sindur, Afif mengaku diundang ke podcast Refly 
Harun dan membuat pengakuan bahwa dirinya adalah mantan narapidana terorisme. 
Rizal Afif juga mengatakan diberi uang 7 juta oleh Refly Harun setelah mengisi 
podcast tersebut.

Refly menilai pernyataan yang disampaikan Rizal Afif seolah-olah ingin 
menggiring ke arah kriminalisasi terhadap dirinya. Refly lantas kembali 
menegaskan bahwa pernyataan Rizal Afif tidak benar.

"Ini pembusukan, tidak hanya pembusukan nama, tapi juga menggiring ke arah 
kriminalisasi kepada saya, jadi saya ini orang hukum, saya pahamlah yang 
begini-begini arahnya ke mana. Karena itu, mohon kepada siapa pun, entah itu 
yang memfoto, memviralkan, bahwa apa yang disampaikan Rizal Afif itu tidak 
benar," tuturnya.

"Pertanyaannya adalah apakah Rizal Afif itu menyampaikan dengan kesadaran 
sendiri, apakah ada paksaan atau tekanan dari pihak lain, saya tidak bisa 
menuduh. Tetapi intinya adalah semua keterangan itu bisa dengan mudah 
dibantah," sambungnya.

(rak/dwia)

Baca artikel detiknews, "Refly Harun Laporkan Tersangka Penculik 12 Anak Ngaku 
Eks Napiter ke Polisi" selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-6107636/refly-harun-laporkan-tersangka-penculik-12-anak-ngaku-eks-napiter-ke-polisi.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A1343AC28972450A88C54BB0F1669C92%40A10Live.

Reply via email to