Ancaman Ngeri Rusia Tak Bikin Barat Setop Ulurkan Tangan ke Ukraina
Tim detikcom - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 05:12 WIB

Vladimir Putin (Foto: Infografis detikcom/Fuad Hasim)

Jakarta - Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan peringatan agar Barat tidak 
memasok senjata canggih ke Ukraina. Namun ternyata peringatan ini tak membuat 
pihak Barat berhenti membantu Ukraina.
Salah satunya yaitu Pemerintah Inggris yang menyatakan akan mengikuti langkah 
Amerika Serikat untuk membantu Ukraina. Hal ini dilakukan dengan mengirim 
sistem rudal jarak jauh ke Ukraina.

Baca juga:
Ancaman Putin Jika Barat Kirim Bantuan Senjata Berat ke Ukraina

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (6/6/2022), Kementerian Pertahanan 
Inggris menyatakan bahwa London telah berkoordinasi erat dengan Washington soal 
pemberian sistem roket multi-peluncuran, yang dikenal sebagai MLRS, untuk 
membantu Ukraina mempertahankan diri dari agresi Rusia.


Kementerian menyatakan bahwa peluncur M270 tersebut, yang dapat menyerang 
target hingga 80 kilometer (50 mil) jauhnya dengan roket berpemandu presisi. 
Senjata ini dinilai akan meningkatkan kemampuan ketahanan Ukraina.

Baca juga:
Ikuti AS, Inggris Kirim Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Rusia Gempur Kiev

"memberikan peningkatan kemampuan yang signifikan bagi pasukan Ukraina," 
tuturnya.

Sebelumnya pada pekan lalu, pemerintah Amerika Serikat mengumumkan akan memasok 
Kiev dengan sistem roket artileri mobilitas tinggi, yang dikenal sebagai 
HIMARS, yang secara bersamaan dapat meluncurkan beberapa rudal berpemandu 
presisi. HIMARS ini lebih unggul dalam jangkauan dan presisi dibandingkan 
sistem roket yang ada di Ukraina.

Simak halaman selanjutnya.

Persenjataan canggih tersebut akan dikirimkan AS setelah Ukraina memberikan 
jaminan untuk tidak menggunakannya dalam menyerang target di wilayah Rusia. 
Meskipun demikian, langkah AS tersebut memicu Putin untuk mengeluarkan 
peringatan keras pada Minggu (5/6).

Putin diketahui sebelumnya mengingatkan bahwa Moskow akan menyerang 
"target-target" baru yang tidak disebutkan jika Barat memasok rudal tersebut ke 
Ukraina. Dia mengatakan pengiriman senjata baru ke Ukraina ditujukan untuk 
"memperpanjang konflik".

Baca juga:
Hubungan Memburuk, Dubes AS Minta Rusia Tak Tutup Kedutaan

Namun pemerintah Inggris mengabaikan peringatan Putin tersebut. Menteri 
Pertahanan Inggris Ben Wallace bersikeras bahwa sekutu-sekutu Barat Ukraina 
harus mempertahankan pengiriman senjata mereka untuk memungkinkan Ukraina 
"memenangkan" perangnya melawan pasukan Rusia.

"Inggris mendukung Ukraina dalam pertarungan ini dan mengambil peran utama 
dalam memasok pasukan heroiknya dengan senjata vital yang mereka butuhkan untuk 
mempertahankan negara mereka dari invasi tanpa alasan," katanya dalam sebuah 
pernyataan.

Baca juga:
Zelenskiy Keluar Kota Kiev Kali Kedua, Temui Pejabat di Donbas

"Seiring dengan perubahan taktik Rusia, demikian juga dukungan kita kepada 
Ukraina. Sistem roket multi-peluncuran yang sangat mumpuni ini akan 
memungkinkan teman-teman Ukraina kita untuk lebih melindungi diri mereka 
sendiri dari penggunaan artileri jarak jauh yang brutal, yang telah digunakan 
pasukan Putin tanpa pandang bulu untuk meratakan kota-kota," imbuhnya.

London sejauh ini telah menawarkan lebih dari £750 juta (US$ 937 juta) dalam 
bentuk dukungan militer ke Ukraina, termasuk mengirimkan sistem pertahanan 
udara, ribuan rudal anti-tank dan berbagai jenis amunisi, ratusan kendaraan 
lapis baja dan peralatan lainnya.

(dwia/eva)

Baca artikel detiknews, "Ancaman Ngeri Rusia Tak Bikin Barat Setop Ulurkan 
Tangan ke Ukraina" selengkapnya 
https://news.detik.com/internasional/d-6113801/ancaman-ngeri-rusia-tak-bikin-barat-setop-ulurkan-tangan-ke-ukraina.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8BDA5B202D6647768092FEFFAAFCE4B1%40A10Live.

Reply via email to