PENGEN NGAKAK…! AS Ternyata Bergantung pada China dan Rusia untuk Bisa Produksi Senjata ByTim Redaksi0https://bergelora.com/pengen-ngakak-as-ternyata-bergantung-pada-china-dan-rusia-untuk-bisa-produksi-senjata/
JAKARTA – Amerika Serikat (AS) telah mengandalkan hampir seluruhnya pada China , dan untuk tingkat yang lebih rendah pada Rusia, dalam beberapa tahun terakhir untuk mendapatkan mineral sangat penting untuk memproduksi senjata. Mineral sangat penting itu adalah antimon. Itu dibutuhkan Amerika untuk menjaga rantai pasokan industri pertahanan dan diperlukan untuk memproduksi segala sesuatu mulai dari peluru penusuk lapis baja, bahan peledak, senjata nuklir serta berbagai peralatan militer lainnya termasuk kacamata penglihatan malam. Antimon sekarang berada di garis depan upaya Kongres baru-baru ini untuk menopang cadangan strategis mineral tanah jarang (rare earth), yang dikenal sebagai cadangan pertahanan nasional. Cadangan tersebut mencakup banyak mineral lain yang penting bagi rantai pasokan industri pertahanan seperti titanium, tungsten, kobalt, dan lithium, tetapi para pembuat undang-undang memperkirakan akan bangkrut pada tahun fiskal 2025 tanpa tindakan korektif. Komite Angkatan Bersenjata DPR AS mengambil langkah pertama untuk mengatasi cengkeraman China pada rantai pasokan antimon dalam rancangan undang-undang (RUU) yang dirilis Rabu. Sebuah laporan yang menyertai RUU tersebut akan meminta manajer persediaan pertahanan nasional untuk memberi penjelasan singkat kepada komite tentang status antimon pada bulan Oktober sambil memberikan pandangan lima tahun mineral ini dan kerentanan rantai pasokan saat ini dan di masa depan. “Komite prihatin tentang dinamika geopolitik baru-baru ini dengan Rusia dan China dan bagaimana hal itu dapat mempercepat gangguan rantai pasokan, terutama dengan antimon,” bunyi laporan tersebut, seperti dikutip dari Defense News, Jumat (10/6/2022). Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, RUU juga akan mengharuskan Departemen Pertahanan untuk menerapkan kebijakan daur ulang baterai bekas untuk merebut kembali logam mulia, mineral tanah jarang, dan elemen strategis yang penting (seperti cobalt dan lithium) ke dalam rantai pasokan atau cadangan strategis Amerika Serikat. (Enrico N. Abdielli) -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A653AE9AF6A74DDEA346F4FA7CF3FFB4%40A10Live.
