MENEGASKAN KEMBALI KEBIJAKAN PRESIDEN…! 
Eva Bande Surati Jokowi: Semakin Banyak Petani Dipenjara Pak! 
ByTim 
Redaksi0https://bergelora.com/mensabot-jokowi-eva-bande-surati-presiden-jokowi-semakin-banyak-petani-dipenjara-pak/

PALU- Pejuang agraria, Eva Bande mengingatkan Presiden Jokowi bahwa perjuangan 
rakyat menghadapi perampasan tanah banyak yang belum bisa diselesaikan.

Walaupun presiden sudah tidak menginginkan lagi penangkapan pada para pejuang 
agraria dan kaum tani, nyatanya kriminalisasi masih terus berlangsung.

“Saya berduka atas fakta ini Bapak Presiden. Mereka ditangkap dengan tuduhan 
mencuri buah sawit yang tumbuh di tanah sendiri. Tanah yang diklaim oleh 
perusahan perkebunan Sawit yang memegang HGU dan yang tidak memiliki izin,” 
katanya dalam suratnya kepada Presiden Jokowi yang diterima redaksi 
Bergelora.com di Palu, Minggu (11/6).

Surat lengkapnya seperti yang tertulis dibawah ini.

Dari Eva Bande, kepada yang terhormat Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Bapak Presiden, tidak hilang dari ingatan saya, pernyataan Bapak pada momentum 
Hari Ibu, di saat saya menerima Grasi dari Bapak jelang tutup tahun 2014

“… Ke depan tidak boleh ada lagi petani atau para pejuang atas tanah dipenjara!”

Pernyataan Bapak ini menjadi pemicu semangat saya untuk meneruskan pekerjaan 
yang tertunda.

Sudah 8 tahun berlalu, sejak itu hingga saat ini, saya masih mendampingi rakyat 
yang menjuangkan hak-hak hidup mereka. Saya pun menjadi saksi penangkapan demi 
penangkapan dan pemenjaraan petani. Bukan berkurang pak Presiden, tetapi makin 
banyak.

Sekarang, di Sulawesi Tengah ada 3 orang petani yang ditangkap. Satu orang di 
Kabupaten Banggai, dan dua orang di Kabupaten Morowali Utara). Satu di antara 
mereka sedang menunggu sidang putusan pengadilan di Kabupaten Poso.

Saya berduka atas fakta ini Bapak Presiden. Mereka ditangkap dengan tuduhan 
mencuri buah sawit yang tumbuh di tanah sendiri. Tanah yang diklaim oleh 
perusahan perkebunan Sawit yang memegang HGU dan yang tidak memiliki izin.

Kami telah melakukan semua upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah hingga 
memprotes perlakuan zalim pengurus negara terhadap rakyat itu, tetapi kami 
selalu kalah, tak digubris.

Melalui surat ini saya mohon kepada Bapak, kiranya bersegera menghentikan 
peristiwa-peristiwa yang menambah luka rakyat. Mohon belas kasihan Bapak 
terhadap para petani yang menjuangkan hak atas tanahnya.

Kami juga bermohon, kiranya Bapak Presiden bersegera membentuk Tim Penyelesaian 
Konflik Agraria yang Bapak Pimpin Langsung. Sebab bila bukan Bapak yang 
memimpin langsung Tim ini, maka jalan buntulah yang akan terjadi kelak.

Demikian. Terima atas perhatian Bapak atas permohonan ini.

Palu, 11 Juni 2022
Hormat saya

Eva Bande

(Lia Somba)

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/4754BA08FEB3492F8CBE5B3A3AFAA916%40A10Live.

Reply via email to