https://www.sinarharapan.co/ekonomi/pr-3853588015/atasi-lonjakan-harga-cabai-kementan-harus-fokus-penanganan-pasca-panen


Atasi Lonjakan Harga Cabai, Kementan Harus Fokus Penanganan Pasca Panen

Joko M <https://www.sinarharapan.co/author/8365/Joko-M>

- Jumat, 10 Juni 2022 | 10:42 WIB

[image: Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan. (Humas Fraksi PKS)]

Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan. (Humas Fraksi PKS)

*SINAR HARAPAN -* Kementerian Pertanian perlu fokus dalam penanganan pasca
panen dalam produksi cabai dalam rangka mengatasi kenaikan harga cabai
<https://www.sinarharapan.co/tag/harga-cabai> yang melonjak, kata
Anggota Komisi
IV DPR RI <https://www.sinarharapan.co/tag/Komisi-IV-DPR-RI>, Johan Rosihan
<https://www.sinarharapan.co/tag/Johan-Rosihan>.

"Saya minta Kementan <https://www.sinarharapan.co/tag/Kementan> mempelopori
agar penyusutan dari produksi cabai dapat diminimalisir melalui manajemen
pascapanen yang baik, kita semua paham bahwa komoditas cabai ini tidak
tahan lama maka perlu teknologi pascapanen seperti resi gudang atau cold
storage dan lain-lain agar lebih tahan lama,” kata Johan Rosihan
<https://www.sinarharapan.co/tag/Johan-Rosihan> dalam keterangan di
Jakarta, Jumat 10 Juni 2022.

Menurut Johan, Kementan <https://www.sinarharapan.co/tag/Kementan> perlu
mengoptimalkan penanganan pascapanen sebab saat ini kehilangan hasil dari
produksi cabai masih sangat tinggi hingga harganya sering melonjak.

Ia mencontohkan, rata-rata harga cabai
<https://www.sinarharapan.co/tag/harga-cabai> rawit merah adalah Rp84.823
per kg atau melonjak sekitar 241,47 persen dibanding bulan lalu.

“Kenaikan harga ini sangat meresahkan konsumen karena belanja dapur
merupakan kebutuhan pokok setiap rumah tangga," katanya.

Untuk itu, politisi PKS ini mendorong Kementan
<https://www.sinarharapan.co/tag/Kementan> dapat memberikan insentif
<https://www.sinarharapan.co/tag/insentif> khusus kepada petani yang
menanam cabai agar produksinya stabil serta membuat terobosan.

Ia menekankan bahwa kestabilan produksi dan kelancaran distribusi cabai
menjadi sangat penting untuk menjaga stabilitas harga di pasaran.

Johan juga minta Kementan <https://www.sinarharapan.co/tag/Kementan> dapat
proaktif membantu petani mengatasi serangan penyakit pada tanaman cabai
serta meningkatkan luas tanam dan mengatasi serangan organisme pengganggu
tanaman (OPT <https://www.sinarharapan.co/tag/OPT>).

“Saya berharap Kementan <https://www.sinarharapan.co/tag/Kementan>
mengantisipasi
gagal panen yang sering dihadapi petani sehingga mereka berpikir ulang
untuk menanam cabai, pemerintah harus hadir membantu petani agar ada gairah
untuk produksi cabai sehingga dampaknya harga akan lebih stabil," tutur
Johan.

Sebelumnya, pengamat pangan dan Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk
Kedaulatan Pangan Said Abdullah menyatakan, negara-negara G20
<https://www.sinarharapan.co/tag/G20> perlu menyadari bahwa berbagai dampak
peristiwa saat ini menyadarkan pentingnya aspek ketahanan pangan.

"Harusnya momentum pandemi dan ditambah lagi adanya perang Rusia Ukraina
harusnya menjadikan kita sadar sesadar-sadarnya. Situasi itu telah dengan
nyata mempengaruhi derajat ketahanan pangan tiap negara," kata Said
Abdullah.

Dalam konteks Indonesia, menurut dia, jangan lagi bergantung kepada pasar
pangan global ketika negara-negara lain berlomba memperkuat diri sendiri.
***

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CG1AcLuQVKVcNH-0WULkjMHMjTawm69YuFC%3DQTPJ7g3A%40mail.gmail.com.

Reply via email to