Pengontrolan Padang Pasir Harus Andalkan ‘Peri Penghijauan’
2022-06-16 
13:10:31https://indonesian.cri.cn/2022/06/16/ARTIzk5DlpzS8mSAzjzBX5gP220616.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1

Tanggal 17 Juni adalah Hari Penanggulangan Penggurunan Tanah dan Kekeringan 
Sedunia ke-28, tema tahun ini adalah, Bersama-sama Bangkit dari Kekeringan. 
Penggurunan tanah dijuluki sebagai kanker bumi, adalah masalah ekologis global 
yang sulit ditangani. 

Tiongkok mementingkan kerja penanggulangan penggurunan tanah, dan telah dengan 
sukses menemukan serangkaian teknik dan pola penanggulangan. Sampai tahun 2019, 
area gurun pasir di Tiongkok telah merosot dari 10,4 ribu kilometer persegi per 
tahun pada akhir abad ke-20, hingga sekarang 2 ribu 424 kilometer persegi per 
tahun, Tiongkok telah menjadi negara pertama yang mewujudkan pertumbuhan nol 
degradasi lahan di dunia.

Merubah Gurun pasir menjadi tanah hijau adalah hasil jerih payah pekerja 
penanggulangan padang pasir Tiongkok beberapa generasi. Dalam proses 
penanggulangan padang pasir, tanaman yang dapat menahan angin dan memadatkan 
pasir memainkan peranan utamanya. 

Marilah mengenal peri penghijauan yang membantu orang mengubah padang pasir 
menjadi tanah hijau ini. Inilah pohon Saxaul, pelopor penghijauan di padang 
pasir, pohon Willow, pelopor pemadat pasir, pohon Gurun Pasir, tulang punggung 
padang pasir.





















-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/9F840E7E45324FC5B75ECC6484ED8CE1%40A10Live.

Reply via email to