Koreksi dikit...
Bukan invasi...menurut UN charter 51...Negara berhak melakulan special military
operation. Gunabya intuk menangkal serangan yang sedang dirancang Oole negara
lain.Contoh lain...Iraq diduga dan menurut laporan intelligence..Iraq
mempersiapkan senjata pemunah masal....Ukraina terbukti memang ada....tumpukan
gudang senjata Eropah..Dan denazification .... Jadi secara hukum....special
military operation untuk menusnahkan persenjataan.
On Tuesday, June 21, 2022, 07:58:40 p.m. EDT, Chan CT
<[email protected]> wrote:
Darimana bung bisa berkesimpulan saya berpendapat tidak menunggu Belanda bisa
kasih “kemerdekaan”, ...??? Lha, ... kenyataan sudah 300an tahun tidak juga
kasih kemerdekaan, bahkan setelah proklamasikan kemerdekaan bersama sekutu
nyerang balik Indonesia, kok! Bagaimana Belanda bisa kasih kemerdekaan??? Yang
jelas, Soekarno dan Pemuda beda pendapat, dan akhirnya Soekarno harus diculik
dan dipaksakan proklamasi kemerdekaan RI! Itu yang terjadi dan sudah menjadi
kenyataan. Tidak ada perlunya berandai-andai yang tidak akan mungkin terjadi,
seperti hendak memutar balik perputaran roda sejarah. Tentu saya TETAP
menyalahkan Putin melancarkan invasi ke Ukraina! Melawan dan menentang Ukraina
tergabung NATO masih bisa dilakukan dengan jalan lain, apalagi kenyataan NATO
belum ada kejelasan bisa menerima Ukraina tergabung! Sedang genosida yang
terjadi di Ukraina terhadap suku Slavia juga tidak mesti harus invasi, ...
Zelensky sungguh bodoh, kalau saja tahu Rusia begitu sengit menentang NATO
makin menjamah ketimur yang dianggap mengancam kemananan Rusia, kenapa pula
begitu ngotot mendekat dan gamblok NATO-AS, dan akhirnya juga diKECEWAKAN,
karena kenyataan setelah diagresi Rusia, NATO/AS hanya kirim bantuan senjata
membiarkan Ukraina bertempur sendirian, dan TIDAK satu negara NATO-pun yang
kirim bantuan militer melawan Rusia. Lebih BODOH lagi, setelah sebulan tidak
bisa bertahan melawan serangan Rusia, tidak konsekwenkan hasil perundingan
terakhir yang sudah tercapai, ... dikira Rusia tetap bisa digempur mundur
meninggalkan Ukraina dengan bantuan senjata AS yang melimpah itu! Eeeiiih,
bahkan setelah pabrik baja Mariopol berhasil diduduki Rusia dan
jenderal-jenderal disitu ditangkap Rusia, tidak juga tegas hendak jalankan
gencatan senjata menghentiikan perang begitu AS kucurkan bantuan senjata lagi,
... Masih saja bermimpi bisa kalahkan Rusia dengan senjata-senjata dari AS!
TANPA mengutamakan KESELAMATAN RAKYAT Ukraina yang makin hari makin menderita
dan banyak korban, ... From: nesare hotmail Sent: Tuesday, June 21, 2022
11:21 PMTo: GELORA45_In Subject: RE: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan
pilihan bagi Ukraina
Kalau indonesia begitu hokinya saat itu, kenapa ya proklamasi hrs dilakukan?
Kenapa tdk menunggu belanda yg akan kasih kemerdekaan itu krn belanda kan baek
hati?
Itu pendapat bung loh.
Ada yg berpendapat laen: belanda tdk akan kasih kemerdekaan, oleh karena itu
indonesia hrs mendesaknya.
Belum tentu juga kalau bung Karno gagal mendapatkan kemerdekaan, bung Karno
akan disalahkan. Bung berpendapat bung karno akan disalahkan.
Belum tentu juga kalau belanda menyerang, nusantara akan kalah.
Kenapa?
Dari sejarah indonesia sejak perlawanan thd belanda diseluruh nusantara,
mereka2 yg meninggal dianggap pahlawan itu tdk disalahkan kan? Moso’ kalau
salah dijadikan pahlawan?
Balik lagi bung nulis: zelenskyy yg salah krn jadi bidak AS Nato lalu diserang
putin. Tempo hari invasinya bung salahkan, skrng zelenskyy yg salah? Yg bener
yg mana? Zelenskyy goblok atau AS Nato yg pinter? Tetapi kedua2nya, bung tdk
apa2in putin ya?
Nesare
From: Chan CT <[email protected]>
Sent: Thursday, June 16, 2022 10:27 AM
To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Iyaaa,. ... kalau ketika itu Belanda ngotot dan berangasan tidak tunduk pada
PBB, meneruskan agresi di Nusantara, saya yakin RI pasti kalah dan Soekarno
disalahkan, menjadi pemimpin terkutuk yang kurang perhitungan, ... Jadi,
kemenangan RI ketika itu dan bisa bertahan sampai sekarang juga ada unsur
kebetulan, merebut kesempatan kekosongan kekuasaan setelah Jepang menyerah saja!
Tentu tuntutan Ukraina gabung NATO boleh-boleh saja, tidak dbisa disalahkan!
Dan dalam kenyataan NATO sebetulnya juga tidak hendak segera menerima Ukraina
masuk, kok! Itukan hanya digunakan untuk bikin tambah panas situasi, memancing
Putin terjebak masuk invasi ke Ukraina saja, ... Begitu maunya Biden! Jadi,
Putin terjebak?
Kalau saja Zelensky cerdas dan mengutamakan kepentingan Ukraina dan rakyatnya,
yaa jangan mau dijadikan bidak AS-NATO, membiarkan Ukaraina diserang Rusia!
Memang kenapa harus berkeras nuntut masuk NATO kalau jelas Rusia begitu keras
menenetang! Apa salahnya dan kerugian membiarkan Ukraina tetap sebagai negara
netral? Kan tetap bisa hidup tentram, ... aman! Daripada seperti sekarang
Ukraina hancur digempur dan jutaan rakyat hidup menderita jadi pengungsi
dinegara orang, ...
From: nesare hotmail
Sent: Tuesday, June 14, 2022 10:05 PM
To: GELORA45_In
Subject: RE: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Lah kalau dulu bung Karno kalah dan rakyat Indonesia dibantai, bung Karno dkk
salah donk?
Sbg perbandingan ya, hindia belanda dulu itu blm negara berdaulat loh dan
ukraina itu skrg sdh negara berdaulat. \
Koq aneh ya kenapa ukraina mau masuk nato gak boleh? Lebih lucunya lagi pasti
dianggap kalah kalau msk nato?
Nesare
From: Chan CT <[email protected]>
Sent: Tuesday, June 14, 2022 4:37 AM
To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Iyaalaah, ... Soekarno ketika itu juga yang masih juga ragu-ragu kan akhirnya
diculik pemuda dan setengah dipaksa untuk tetap proklamasikan RI, dan, bikin
marah Belanda bersama sekutu Inggris menyerang dan menjajah RI kembali, ...!
Masih untunglah, ketika itu PBB bisa tutun tangan langsungkan KMB dan menemukan
jalan membentuk RIS, yang akhirnya Soekarno berhasil mengembalikan jadi NKRI,
... Jadi, saat kekuatan masih sangat lemah, yaa harus pandai-pandai gunakan
jalan damai, gunakan diplomasi untuk menangkan perjuangan, capailah apa yang
bisa dicapai lebih dahulu! Harus bisa menghindari digempur hancur kekuatan yang
kecil itu, ...!
Pelajaran pahit Zelensky yang bukan saja terjepit harus menerima KEKALAHAN,
keutuhan wilayah bukan saja tidak bisa dipertahankan, rakyat nya lebih 6 juta
harus menderita jadi pengungsi, ... Entah bagaimana dan berapa–puluh tahun bisa
membangun kembali Ukraina!
From: nesare hotmail
Sent: Monday, June 13, 2022 10:51 PM
To: GELORA45_In
Subject: RE: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Hehehe kalau logikanya begitu ya jelas hindia belanda tdk bakalan jadi NKRI krn
rakyat indonesia yg dimotori oleh bung Karno harus bijaksana jangan sampai
belanda marah.
Nesare
From: Chan CT <[email protected]>
Sent: Friday, June 10, 2022 8:08 PM
To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Disini ada perbedaan prinsip demokrasi dan kebebasan yang utamakan kepentingan
pribadi seseorang/negara atau utamakan kepentingan umum/rakyat banyak/negara
didunia!
Bahwa Ukraina hendak gabung NATO tentu boleh-boleh saja, tapi kalau kenyataan
ada negara tetangga yang merasa terancam dengan NATO, ... Begitulah Jerman
dibawah Nyonya Merkel menentang keras, berhasil mempertahankan kedamain Eropa.
Dan perang Rusia-Ukraina terjadi setelah Merkel diganti, ... yang membuat
kehidupan rakyat Eropa juga sangat dirugikan akibat inflasi yang terjadi.
Kalau tahu begitu, Zelensky kan harusnya bijaksana jangan sampai Rusia marah
dan beralasan untuk invasi Ukraina, mencegah perang itu meletup, ... Jangan
membuat pertengkaran sejak tahun 2008 atau bahkan sebelumnya antara
Rusia-Ukraina itu, jadi makin tegang! Nampak jelas, Zelensky tidak waspada
digunakan AS bikin pertengkaran jadi lebih tegang, ... sampai-sampai Biden bisa
memastikan Rusia akan menyerang 16 Februari!
Salam,
ChanCT
From: nesare hotmail
Sent: Friday, June 10, 2022 11:44 PM
To: GELORA45_In
Subject: RE: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Zelenskyy sgt sadar koq. Dia mau negaranya join nato dan EU. Itu demokrasinya
suatu negara berdaulat. Kan gak bisa ujug2 zelenskyy sendirian mau join nato
dan EU kan? Jelas ada pendukung2nya dan juga yg contra. Ini sgt normal dlm
suatu negara demokrasi. Apa salahnya zelenskyy ini? Begitu juga apa salahnya
presiden terdahulu ukraina yg pro Rusia mendukung Putin? Tdk ada yg salah.
Itulah jalan negaranya lebih tepatnya foreign policynya.
Koq lezenslyy dituduh jadi bidaknya, budaknya, anjingnya Amerika? Wong dia
sendiri marah2 gede sampai memaki2 amerika dan eropa barat sbg pengecut, tdk
berani dll koq???!! Aneh sekali!!!
Amerika dan sekutu2nya tdk membantu secara langsung itu adalah strategi. Begitu
juga putin invasi ukraina itu adalah strategi. Ini sgt bisa dianalisa foreign
policy ini. Analisa2 itu sdh bergulir dan secara nyata seluruh Dunia mengeritik
dan mencelah invasi ini. Ada yg malu2, setengah hati, ada yg pro ttp jelas yg
mengutuk invasi ini jauh lbh banyak.
Kalau sdh perang (dan sdg tjd skrg stlh invasi) drama perangnya macem2.
Perundingan damai, bantuan senjata, korban rakyat ukraina tambah banyak dll yg
bung tulis itu semua adalah drama perangnya dan drama perang ini dimulai dgn
invasi itu.
Sdh saya ulang2in bahwa kalau suatu negara diperbolehkan menyerang negara lain,
pasti didunia ini semua negara sdh menyerang negara2 lain dgn berbagai alasan.
Ini yg bung katakan: ALASAN. Bagi saya sederhana kalau krn 1, 2 atau 100 alasan
dipakai utk menyerang, setiap manusia akan menyerang orang lain termasuk suami
menyerang isterinya, adik nonjok kakaknya, bapak nendang anjingnya, pak camat
nguber pak lurah krn gak diksh upeti dst…….selalu ada alasan utk menyerang.
Hanya saja saya tdk terpesona dgn alasan2 ini. Sederhana bagi saya penyerangan
itu kekerasan apalagi dlm bentuk antar negara yg disebut: INVASI.
Nesare
From: Chan CT <[email protected]>
Sent: Thursday, June 9, 2022 2:24 AM
To: nesare hotmail <[email protected]>; GELORA45_In
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Tentu maksud saya bukan menghendaki Ukraina diam saja! Mengapa Rusia menyerang
Ukraina itu ada sebabnya, ... Bukan ujug-ujug diserang. Kalau saja Zelensky
sadar dan cerdas, tentu bisa mempertrahankan Ukraina sebagai negara-NETRAL,
tidak menjadikan Ukraina bidak AS memanas-manasi Rusia dengan berkeras hendak
gabung NATO dan melancarkan genosida terhadap suku Slavia di Ukraina timur, ...!
Setelah digempur dan cukup babak-belur, kenapa pula tidak konskewenkan hasil
perundingan damai yang telah dicapai di Turkiye, tapi mementahkan kembali
setelah AS menentang dan meneruskan bantuan senjata, ... Kembali
berteriak-teriak melawan Rusia dengan memanipulasi sepertinya Rusia melancarkan
pembunuhan biadab masyarakat sipil saat terjepit mundur dari Kiev, ... Yaaa
tentu saja makin hancur dan lebih banyak rakyat Ukraina jatuh korban.
From: nesare hotmail
Sent: Wednesday, June 8, 2022 11:17 PM
To: GELORA45_In
Subject: RE: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Jadi maksud bung sebaiknya ukraina diam saja setelah diserang sama rusia krn
jauh lebih kecil dan lebih lemah?
Bung lupa didunia ini banyak negara mendapat kedaulatan dan harga diri dgn
berjuang walaupun kecil dan lemah.
Indonesia adalah salah satu contohnya bisa merdeka.
Nesare
From: [email protected] <[email protected]> On Behalf Of
Chan CT
Sent: Tuesday, June 7, 2022 9:26 PM
To: GELORA45_In <[email protected]>
Subject: [GELORA45] Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Ini Zelensky benar-benar hanyalah seorang komidi dipanggung yang BODOH dan
tidak bisa memperhitungkan kekuatan nyata diri sendiri dan Rusia yang sedang
dihadapi, ...! BUKAN “stalemate” atau biasa disebut juga remis dalam catur, ...
dimana kekuatan kedua pihak berimbang dan pertempuran tidak mungkin bisa
dilanjutkan. BUKAN! Sebaliknya justru menunjukkkan kekuatan yang TIDAK
BERIMBANG, kekuatan Rusia jauh lebih besar dan kuat! Kalau diteruskan hancur
luluh Ukraina dan lebih banyak rakyat Ukraina jatuh KORBAN! Lhaa,....
jelas-jelas Zelensky setiap hari berteriak minta BANTUAN persenjataan dari
NATO/AS, tanpa senjata canggih bagaimana menangkan perang??? Bahkan memaki-maki
PM. Jerman yang lambat kirimkan bantuan senjata, ...!
Kenapa masih juga mau saja KORBANKAN Ukraina untuk kepentingan NATO/AS untuk
gempur Rusia, tidak lebih utamakan keselamatan rakyat Ukraina menemukan jalan
DAMAI yang dianggap masih bisa dicapai sekarang ini, ...
Zelenskiyy: "stalemate" bukan pilihan bagi Ukraina
Selasa, 7 Juni 2022 21:48 WIB
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy melakukan wawancara dengan
perwakilan media Ukraina, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, di
Kiev, Ukraina, 4 April 2022. (ANTARA/Kepresidenan Ukraina via Reuters/as)
Kiev (ANTARA) - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiyy mengatakan bahwa Kiev
tidak akan puas dengan stalemate---upaya penyelesaian perselisihan di mana
kedua belah pihak memiliki kekuatan seimbang---dalam perang dengan Rusia.
Ia menegaskan Ukraina bertujuan untuk mendapatkan kembali kendali atas semua
wilayahnya yang diduduki oleh Rusia.
"Kami telah kehilangan terlalu banyak orang untuk menyerahkan wilayah kami
begitu saja," kata Zelenskiyy melalui tautan video di sebuah acara yang
diselenggarakan oleh FT Live, Selasa.
Kiev sebelumnya mengatakan bahwa pasukan Rusia sekarang menduduki sekitar 20
persen wilayah Ukraina, termasuk di sebelah timur dan selatan.
"Kami tidak akan mempermalukan siapa pun, kami akan menanggapi dengan cara yang
sama," kata Zelenskiyy, ketika ditanya tentang seruan Presiden Prancis Emmanuel
Macron untuk tidak "mempermalukan" Rusia agar pintu tetap terbuka bagi solusi
diplomatik.
Ukraina berharap pengiriman persenjataan jarak jauh dari Barat, termasuk HIMARS
Amerika Serikat dan sistem roket artileri M270 Inggris, dapat membantu
mendorong mundur pasukan Rusia.
Zelenskiyy juga mengatakan dia "sangat senang" bahwa Perdana Menteri Inggris
Boris Johnson, salah satu sekutu setia Ukraina, selamat dari mosi tidak percaya
di antara anggota parlemen dari Partai Konservatif yang memerintah pada Senin
(6/6).
Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, dalam apa yang disebutnya
"operasi militer khusus" untuk membasmi apa yang dikatakannya sebagai ancaman
terhadap keamanannya. Ukraina dan sekutu Barat mengatakan Rusia melancarkan
perang agresi yang tidak beralasan.
Moskow telah memfokuskan serangannya di wilayah Luhansk dan Donetsk, atau
dikenal sebagai Donbas, setelah pasukannya dikalahkan di pinggiran Kiev pada
Maret dan mundur dari kota terbesar kedua Kharkiv bulan lalu.
Sumber: Reuters
Baca juga: Putin: Moskow akan ambil tindakan jika Washington pasok rudal ke Kiev
Baca juga: Ingin akhiri perang, Presiden Ukraina siap bertemu Putin
Baca juga: Zelenskiy: Ukraina siap berunding dengan Rusia asal tidak di Belarus
Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Atman Ahdiat
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0EC5E0F54AAB4040A3552FBEB594722F%40A10Live.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441C8B4279D09B247CA43B5F0A49%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441078A2C59FF1A85595FD5F0A69%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441AF965903C9762EF0B859F0AB9%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB5441A2A02DE66566E1B6F899F0AA9%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BL0PR07MB544181ED23E38D35BE55B781F0B39%40BL0PR07MB5441.namprd07.prod.outlook.com.
--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/D08DD80DD6224CF7B9A86FF227752FAB%40A10Live.
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/122834073.3883827.1655865248776%40mail.yahoo.com.