Jokowi bawa misi hentikan perang dan bangun perdamaian Ukraina-Rusia
 Minggu, 26 Juni 2022 10:45 WIB
 
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat memberikan 
keterangan pers terkait kunjungan kerja ke luar negeri di Bandara Internasional 
Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/6/2022). ANTARA/HO-Biro Pers 
Setpres/Laily Rachev/am.

... saya akan mengunjungi Ukraina dan bertemu Presiden Zelensky, misinya 
mengajak Presiden Ukraina membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo membawa misi membangun dialog, 
menghentikan perang, dan membangun perdamaian dalam rencana kunjungan ke 
Ukraina dan Rusia untuk menemui pemimpin kedua negara tersebut pada akhir Juni 
2022.

Presiden dijadwalkan menemui Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kiev, 
Ukraina, dan menemui Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia, setelah 
menghadiri KTT G7 di Jerman 26-28 Juni 2022. Pertemuan Jokowi dengan Zelensky 
dan Putin diperkirakan dilakukan antara tanggal 29 dan 30 Juni 2022.

"Setelah dari Jerman saya akan mengunjungi Ukraina dan akan bertemu dengan 
Presiden Zelensky, misinya adalah mengajak Presiden Ukraina, Presiden Zelensky, 
untuk membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian," kata Kepala Negara dalam 
keterangannya soal rencana kunjungan ke empat negara yakni Jerman, Ukraina, 
Rusia dan Uni Emirat Arab yang dimulai sejak Minggu (26/6).

Presiden Jokowi menyampaikan pertemuan dengan Presiden Zelensky juga dilakukan 
guna mendorong terbangunnya perdamaian antara Ukraina dan Rusia, sebab perang 
harus dihentikan, dan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.

Baca juga: Presiden bertolak ke 4 negara hadiri KTT G7 hingga upayakan 
perdamaian

Setelah bertemu Zelensky di Kiev, Jokowi akan bertolak ke Moskow, Rusia, 
menemui Vladimir Putin.

Presiden akan membawa misi serupa dalam pertemuannya dengan Putin, baik membuka 
ruang dialog perdamaian, mendorong dilakukannya gencatan senjata sesegera 
mungkin, hingga menghentikan perang.

Presiden Jokowi menjadi pemimpin Asia pertama yang mengunjungi Kiev dan Moskow 
sejak konflik kedua negara terjadi.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam keterangannya beberapa waktu lalu 
menyampaikan langkah Presiden Jokowi menemui Zelensky dan Putin untuk 
menunjukkan kepedulian Indonesia terhadap isu kemanusiaan, serta memberikan 
kontribusi mengenai krisis pangan akibat perang.

Menlu Retno menegaskan meskipun situasi sulit dan kompleks, namun Presiden 
Jokowi memilih berkontribusi untuk mengatasi perang yang terjadi antara Ukraina 
dan Rusia, dan tidak memilih untuk diam.

Baca juga: Rusia peringatkan status Ukraina dan Moldova sebagai calon anggota 
EU 
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Achmad Zaenal M

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E1C65DCDC872461AA30A8D3ADBF32AEC%40A10Live.

Reply via email to