Tiongkok Dorong Pelaksanaan Inisiatif Pembangunan Global
2022-06-26 
09:28:48https://indonesian.cri.cn/2022/06/26/ARTIYz0DmFUaPUeHqOE3b131220626.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1

Presiden Tiongkok Xi Jinping Jumat malam (24/6) secara virtual memimpin 
pertemuan Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global dan menyampaikan pidato 
penting. 

Dalam pidatonya beliau sempat membicarakan pengalamannya sendiri yang menjadi 
seorang petani di desa Tiongkok pada tahun 1960-an, dan mengakui dirinya sangat 
memahami kesulitan kehidupan rakyat setempat. 

50 tahun kemudian, ketika beliau kembali ke desa ini, dia senang melihat 
“Penduduk setempat tidak khawatir lagi pada sandang pangan dan papan.”




Pengalaman pemimpin Tiongkok ini mengungkapkan suatu prinsip sederhana: Biarpun 
tinggal di negara atau benua mana, keinginan rakyat untuk mengejarkan kehidupan 
bahagia adalah sama. 

Bagi pemegang kekuasaan, “Hanya terus mendorong pembangunan, baru dapat 
mewujudkan impian rakyat akan kesejahteraan kehidupan dan ketenteraman sosial.” 
Ini justru inti dan misi Pertemuan BRICS tahun ini yang memfokuskan tema 
pembangunan.

Pada September 2021, Presiden Xi mengajukan Inisiatif Pembangunan Global di 
depan sidang majelis umum PBB, mendorong masyarakat internasional kembali 
memfokuskan masalah pembangunan. 

Dilaksanakan Dialog Tingkat Tinggi Global tahun ini, menandakan Inisiatif 
Pembangunan Global mulai dilaksanakan. Di depan Dialog kali ini, Presiden Xi 
sempat mengajukan untuk menciptakan bersama pola pembangunan global yang 
seimbang, koordinatif, inklusif, kooperatif dan menang bersama serta makmur 
bersama.






Selama dialog tersebut, Presiden Xi sempat mengumumkan rangkaian tindakan 
pragmatis mengenai pelaksanaan inisiatif pembangunan global, antara lain 
mendirikan ‘Dana Pembangunan Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan’, 
mengintensifkan penanaman terhadap Dana Perdamaian dan Pembangunan 
Tiongkok-PBB, serta mendirikan Pusat Pendorongan Pembangunan Global, merilis 
Laporan Pembangunan Global. 

Jumat lalu, Dialog Tingkat Tinggi merilis sebuah daftar prestasi yang mencakup 
8 bidang penting antara lain pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, 
pencegahan pandemi dan vaksin, pendanaan pembangunan, perubahan iklim dan 
perkembangan hijau, industrialisasi, ekonomi digital serta interkonektivitas di 
era digital.

Opini umum berpendapat, tahun ini adalah ‘Tahun Tiongkok BRICS’ sesungguhnya.

Menlu Tiongkok Perkenalkan Langkah Penting Tiongkok untuk Laksanakan Inisiatif 
Pembangunan Global
2022-06-26 
09:24:39https://indonesian.cri.cn/2022/06/26/ARTILUve1ARY90WIelAcUDLy220626.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2


Anggota Dewan Negara merangkap Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi Jumat lalu 
(24/6) menerima wawancara media Tiongkok mengenai Pertemuan Puncak BRICS dan 
Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global, dan memperkenalkan langkah penting 
Tiongkok untuk melaksanakan inisiatif pembangunan global. 

Wang Yi mengatakan, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengajukan inisitif 
pembangunan global di depan sidang majelis umum PBB, dengan tujuan mendorong 
masyarakat internasional bersolidaritas dan memfokuskan pembangunan, telah 
memberikan gagasan dan kecerdasan Tiongkok untuk mewujudkan Agenda Pembangunan 
Berkelanjutan 2030 PBB. 

Di depan Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global yang diadakan pada Jumat lalu 
(24/6), Presiden Xi sempat mengumumkan rangkaian tindakan pragmatis mengenai 
pelaksanaan inisiatif pembangunan global, antara lain mendirikan ‘Dana 
Pembangunan Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan’, mengintensifkan penanaman 
terhadap Dana Perdamaian dan Pembangunan Tiongkok-PBB, mendirikan Pusat 
Pendorongan Pembangunan Global, merilis Laporan Pembangunan Global, serta 
mendirikan jaringan pengetahuan pembangunan global, dengan demikian memberikan 
kontribusi Tiongkok untuk mempercepat pelaksanaan Agenda Pembangunan 
Berkelanjutan 2030 PBB. 

Wang Yi memperkenalkan, Dialog Tingkat Tinggi juga merilis sebuah daftar 
prestasi yang mencakup 8 bidang penting antara lain pengentasan kemiskinan, 
ketahanan pangan, pencegahan pandemi dan vaksin, pendanaan pembangunan, 
perubahan iklim dan perkembangan hijau, industrialisasi, ekonomi digital serta 
interkonektivitas di era digital. 

Wang Yi menekankan, Tiongkok berharap bersama masyarakat internasional, dan 
menginjeksi penggerak kuat demi pelaksanaan Agenda 2030 PBB.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/E7293093F3D14662B77BFD719179404E%40A10Live.

Reply via email to