Kemlu Tiongkok Perkenalkan Dua Hasil Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global 2022-06-29 11:56:04https://indonesian.cri.cn/2022/06/29/ARTIlvZh6b4fLKDPmIRRHc3o220629.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.5
Dalam Dialog Tingkat Tinggi Pembangunan Global pekan lalu, pihak Tiongkok mengajukan dua konsep baru, yaitu ‘Yayasan Pembangunan Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan’ serta Pusat Pendorongan Pembangunan Global. Dalam jumpa pers hari Selasa kemarin (28/6), jubir Kemlu Tiongkok Zhao Lijian menyatakan, pihak Tiongkok yakin, melalui tercapainya kesepahaman pembangunan global dan mobilisasi sumber daya pembangunan gobal, pasti akan dapat memberikan kontribusi yang positif untuk mendorong pelaksanaan agenda pembangunan berkelanjutan tahun 2030 dan mamajukan pembangunan bersama global. Zhao memperkenalkan, pada bulan September 2015, saat menghadiri Pertemuan Meja Bundar Kerja Sama Selatan-Selatan PBB, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengumumkan akan membentuk Yayasan Bantuan Kerja Sama Selatan-Selatan, dan mendukung negara-negara berkembang melaksanakan agenda pembangunan berkelanjutan tahun 2030. Pemerintah Tiongkok memutuskan untuk meningkatkan Yayasan tersebut menjadi ‘Yayasan Pembangunan Global dan Kerja Sama Selatan-Selatan’ dengan menambahkan kucuran dana US$1 miliar di atas dasar dana US$3 miliar yang direncanakan sebelumnya, untuk mendukung negara-negara berkembang melaksanakan inisiatif pembangunan global dan agenda pembangunan berkelanjutan. Wang Yi Temui Kepala Delegasi UE untuk Tiongkok Nicolas Chapuis 2022-06-29 11:55:21https://indonesian.cri.cn/2022/06/29/ARTILHQ6otUEZOax1sQdpVxI220629.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.6Anggota Tetap Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi pada hari Selasa kemarin (28/6) mengadakan pertemuan dengan Kepala Delegasi Uni Eropa (UE) untuk Tiongkok Nicolas Chapuis yang akan menyelesaikan masa tugasnya di Tiongkok. Wang Yi menyatakan, selama beberapa tahun ini, Tiongkok dan UE berturut-turut mencapai Persetujuan Indikasi Geografis, membbentuk mekanisme dialog tingkat tinggi digital dan hijau, menyelesaikan perundingan Persetujuan Investasi Tiongkok-UE, dan telah mencapai hasil kerja sama yang penting. Sementara itu, sejumlah perselisihan antara Tiongkok dan UE juga sering mengganggu perkembangan sehat hubungan Tiongkok-UE. Yang penting adalah, UE harus memiliki pemahaman yang lebih objektif dan tepat terhadap arah pembangunan Tiongkok. Tiongkok akan terus mempertahankan jalan pembangunan damai, membangun sistem baru ekonomi tipe terbuka dan berlevel yang lebih tinggi. Tiongkok dan UE adalah mitra bukannya lawan, lebih-lebih bukan lawan institusi. Wang Yi menunjukkan, dunia ini kini memasuki periode perubahan yang bergejolak, risiko dan tantangan terus bertambah. Tiongkok dan UE sebagai dua kekuatan penting di dunia, hendaknya meningkatkan komunikasi dialog, dengan tegas menjaga kemitraan, mempertahankan cara pergaulan yang mengupayakan persamaan dengan mengesampingkan perbedaan, memelihara cara kerja sama yang saling menguntungkan dan menang bersama, dan juga menjaga tren zaman yang menjunjung multilateralisme, serta memberikan lebih banyak kestabilan dan energi positif kepada dunia. Itu adalah tanggung jawab internasional yang dipikul oleh Tiongkok dan UE, juga sesuai dengan kepentingan mendasar kedua pihak dalam jangka panjang. -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A7138E0973244F45950539B7CE399692%40A10Live.
