Konferensi Kelautan PBB Luluskan Deklarasi Lisbon
2022-07-03 
11:12:44https://indonesian.cri.cn/2022/07/03/ARTIzjPKOfHaPIyhDq9J8sFQ220703.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.13



Konferensi Kelautan PBB 2022 ditutup di Lisbon, ibukota Portugal pada Jumat 
kemarin (1/7). Para peserta meluluskan Deklarasi Lisbon, untuk meningkatkan 
tindakan perlindungan laut berdasarkan sains dan inovasi, untuk mengantisipasi 
keadaan darurat lautan dewasa ini.



Menurut deklarasi tersebut, berbagai pihak hendaknya berambisi yang lebih besar 
untuk mengambil langkah lebih tegas dan efektif untuk memperbaiki ekosistem 
laut, dan meningkatkan kemampuan dan keuletan perkembangan berkelanjutan. 
Deklarasi menyerukan para pihak bertindak lebih lanjut untuk mengumpulkan data 
dan mengurangi emisi gas kamar kaca, sementara menciptakan jalur pendanaan baru 
untuk mewujudkan ekonomi lautan yang berkelanjutan.

 



Sekretaris Jenderal Konferensi Kelautan PBB, selaku Wakil Sekjen PBB untuk 
urusan Ekonomi dan Sosial, Liu Zhenmimn mengatakan, berbagai kalangan perlu 
memfokuskan kembali pada aksi laut, saling belajar dan meningkatkan hubungan 
kemitraan ilmiah.



Selama Konferensi Kelautan PBB, Tiongkok menyelenggarakan side event atau acara 
sampingan dengan berjudul “Mendorong Kemitraan Warna Biru, Bersama Membangun 
Hari Depan Berkelanjutan”. Utusan Khusus Sekjen PBB untuk urusan Lautan ,Peter 
Thomson menghargai kemitraan warna biru yang diprakarsai Tiongkok adalah pola 
kerjasama berefektif, bermanfaat untuk mewujudkan target pembangunan 
berkelanjutan PBB.

 


Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Terbuka Terkait Masalah Nuklir Iran
2022-07-03 
11:06:19https://indonesian.cri.cn/2022/07/03/ARTI4G155Fz1IV11E8w2ZrxP220703.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.14

Dewan Keamanan PBB menyelenggarakan rapat terbuka mengenai masalah nuklir Iran 
pada 30 Juni yang lalu. Wakil Tiongkok menyatakan, kini sudah sampai saat 
krusial untuk memulihkan perundingan Perjanjian Nuklir Iran, berbagai pihak 
hendaknya aktif beraksi, menahan diri dan berkepala dingin, berupaya agar 
mencapai perjanjian final.




Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Zhang Jun menyatakan, perundingan pemulihan 
perjanjian menyeluruh masalah nuklir Iran telah mencapai kemajuan positif, kini 
perundingan sudah memasuki tahap krusial. Di bawah situasi dewasa ini, berbagai 
pihak hendaknya menahan diri dan berkepala dingin, jangan mengambil langkah 
non-konstruktif yang mengakibatkan ketegangan situasi.



Selain itu, Tiongkok menyatakan harus mengesampingkan tindakan standar ganda, 
berbagai pihak harus menaati dengan ketat perjanjian non proliferasi senjata 
nuklir , tak kecuali AUKUS, aliansi pertahanan trilateral antara Amerika 
Serikat, Inggris dan Australia.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/D694C969D6194F2AA541E4EA554C9CAD%40A10Live.

Reply via email to