Metamorfosa Jawaban Ganjar soal Pencapresan
Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Jul 2022 07:30 WIB

Foto: Ganjar Pranowo (Istimewa)

Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo jadi salah satu tokoh yang masuk 
bakal calon presiden (bacapres) hasil rakernas Partai NasDem. Menanggapi hal 
itu, Ganjar awalnya tegas menyatakan 'saya PDIP'.
Namun, jawaban itu kini sedikit berubah. Belakangan Ganjar meminta agar 
persoalan dirinya terpilih jadi salah satu bacapres NasDem didialogkan oleh 
Ketua Umum PDIP dan Ketua Umum NasDem.

Ditarik ke belakang, Ganjar Pranowo sempat buka suara saat pertama kali 
mengetahui dirinya terpilih atas hasil rakernas NasDem sebagai salah satu 
bacapres yang mungkin diusung NasDem. Ganjar saat itu berterima kasih sekaligus 
menekankan dirinya kader PDIP.

"Saya terima kasih mendapat kehormatan itu tapi saya PDI Perjuangan," kata 
Ganjar di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6) lalu.

Baca juga:
Jadi Bakal Capres NasDem, Ganjar Minta Pimpinan Partai Berdialog

Dia juga tak mau ambil pusing jika nantinya ada partai lain yang melamarnya 
sebagai calon presiden untuk diusung. Dia kembali menyebut dirinya merupakan 
bagian dari PDIP.

"Apa itu lamaran-lamaran emang mau nikah apa," ucapnya.

"Ya wong saya partainya PDI Perjuangan, ini aja markasnya PDI Perjuangan," 
sambungnya.

Untuk diketahui rakernas NasDem sebetulnya juga menghasilkan nama lainnya. 
selain Ganjar, nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Panglima TNI 
Jenderal Andika Perkasa juga jadi pilihan.

Ganjar Anggap Megawati Orang Tuanya

Tak hanya menegaskan dirinya PDIP, Ganjar juga menjawab jadi salah satu 
bacapres NasDem dengan memastiknya dirinya sangat menghormati Ketum PDIP 
Megawati Soekarnoputri. Ganjar menegaskan akan melaksanakan saran-saran dan 
regulasi yang telah ditetapkan Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan.

"Saya ini orang yang didik untuk sangat hormat dengan orang tua, maka saya 
sangat menghormati orang tua, termasuk orang tua saya di partai. Orang tua saya 
sekarang sudah tiada, sekarang orang tua saya ya Bu Mega," kata Ganjar dikutip 
dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/6).

Baca juga:
Berharap Pimpinan PDIP-NasDem Bahas Pencapresan, Ganjar Dianggap Kemajon?

Ganjar menuturkan Megawati sering memberikan masukan dan pengarahan kepada para 
kader PDI Perjuangan, termasuk pada dirinya. Jika salah satu kadernya melakukan 
kesalahan, ungkap Ganjar, Megawati tak segan memberikan peringatan atau teguran 
dengan keras.

"Kalau saya salah ya biasanya dijewer, diperingatkan. Hayo, awas kamu ya. Tapi 
kalau kita bisa menjalankan aturan itu dengan baik, tentu beliau-beliau juga 
akan senang karena anak-anaknya bisa bekerja dengan baik. Itulah saya sangat 
hormat dan regulasi-regulasi yang ada juga mesti kita ikuti termasuk 
saran-saran beliau," ungkap Ganjar.

Terkait namanya yang masuk bursa capres NasDem, Ganjar mengatakan setiap partai 
memiliki mekanisme tersendiri secara internal. Hal serupa juga berlaku di PDI 
Perjuangan.

"Saya menghormati dan tentu saja terima kasih. Tapi setiap partai punya aturan 
termasuk PDI Perjuangan yang punya mekanisme, peraturan, tata cara sesuai 
AD/ART. Untuk soal ini, PDI Perjuangan sudah jelas, ini hak prerogatif Ketua 
Umum," jelas Ganjar.

Simak respons PDIP dan NasDem atas sikap Ganjar di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Emak-emak di Jabodetabek Gelar Doa Bersama Dukung Ganjar 
Presiden 2024



NasDem Tak Ambil Pusing

Kala itu, respons Ganjar Pranowo soal 'saya PDIP' pun ditanggapi Partai NasDem. 
Partai NasDem tak ambil pusing terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 
yang memberi kode menolak jadi capres selain dari PDIP.

"Menolak dan menerima kan haknya masing-masing, tidak ada masalah apa pun, 
semua baik-baik saja," kata Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni saat 
dihubungi, Kamis (30/6).

Sahroni memastikan tidak akan ada kekecewaan dari NasDem meskipun Ganjar 
menolak diusung sebagai capres oleh NasDem. Dia menegaskan Ketum Partai NasDem 
Surya Paloh merupakan pribadi yang bijak dan profesional menghadapi segala 
suasana.

"Ketua umum kami sangat bijak dengan segala suasana, beliau sangat profesional 
dalam bersikap," ucapnya.

Baca juga:
Elite PDIP: Semua Kader Divaksinasi Antivirus Kemajon-Kemlinthi-Keblinger

PDIP: Dalam Hati Siapa yang Tahu

Salah satu Politisi Senior PDIP Hendrawan Supratikno juga turut menanggapi 
jawaban Ganjar 'saya PDIP'. Isyarat penolakan itu justru diibaratkan dalam hati 
siapa yang tahu.

"Untuk hal-hal yang menyangkut isi hati, sanubari, orang lain hanya 
menduga-duga saja. Seperti pepatah, 'dalam laut bisa diukur, dalam hati siapa 
tahu'," kata Hendrawan kepada wartawan, Kamis (30/6)

Meski demikian, Hendrawan menganggap Ganjar sebagai kader senior PDIP. 
Hendrawan meyakini kader senior seperti Ganjar memahami AD/ART partai hingga 
mekanisme pencapresan di PDIP.

"Yang saya tahu, GP adalah kader senior. Dia tentunya sangat mengerti AD/ART 
partai, putusan kongres dan rakernas, tradisi partai, dan mekanisme pencalonan 
paslon pilpres," tutur Ketua Bidang Perekonomian DPP PDIP 2014-2019 itu.

Jawab Ganjar pun kini mulai berubah, simak di halaman berikutnya.

Ganjar Minta Pimpinan Parpol Berdialog

Kini, sikap Ganjar perlahan berubah. Ganjar saat ini menyampaikan harapan agar 
Ketum PDIP dan Ketum NasDem berdialog politik soal nama dirinya jadi salah satu 
bacapres NasDem.

Seperti dilansir detikJateng, Ganjar sempat berbicara bahwa dirinya punya rumah 
yaitu PDI Perjuangan sehingga harus ada izin dari 'ibu' yang mengacu kepada 
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Atas hal itu, Ganjar 
mengatakan secara etika politik hal tersebut harus dibahas secara kepartaian 
dan para pimpinan yang berdialog.

"Ya etik politiknya karena saya PDI Perjuangan akan lebih baik kalau secara 
institusi, secara kepartaian, pimpinannya berdialog. Itu menurut saya sesuatu 
yang bisa dijadikan etik politik untuk komunikasi," kata Ganjar dilansir 
detikJateng, Rabu (6/7/2022).

Baca juga:
Hensat: Ganjar Takkan Tinggalkan PDIP, Kecuali Dilindungi Kekuatan Besar

Ganjar juga mengaku tidak tahu soal kemungkinan PDIP berkoalisi di Pilpres 
2024. Dia menegaskan dirinya bukan pengurus partai sehingga tidak mengetahui 
hal itu.

"Saya belum tahu kan saya bukan pengurus partai jadi belum tahu juga. Koalisi 
yang menentukan kan ya pengurus partai kan," tegasnya.

Jawaban terbaru Ganjar ini berkembang dari sebelumnya. Awalnya, saat berada di 
Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6) lalu, Ganjar hanya 
menjawab singkat dia adalah kader PDI Perjuangan.

Apakah Ganjar kemajon? Simak di halaman selanjutnya.

Apakah Ganjar Kemajon?

Sejumlah pihak dari PDIP dan NasDem lalu merespons sikap terbaru Ganjar 
Pranowo. Apakah PDIP dan NasDem menilai Ganjar lancang atau kemajon seperti 
yang pernah diungkap oleh Ketua PDIP Bambang Wuryanto?

Saat ditanya soal jawaban Ganjar, anggota Fraksi PDIP DPR Masinton Pasaribu 
merespons normatif. Dia mengingatkan agar seluruh kader PDIP tertib dalam 
barisan.

"Semua kader diwajibkan tertib dalam barisan, keputusan politik pemilu 2024 
menunggu instruksi partai melalui Ketua Umum dan DPP PDI Perjuangan. Di PDI 
Perjuangan dikenal dengan 3 pilar kepartaian dan semua kader saat ini berfokus 
pada tugas masing-masing. Misal sebagai kepala daerah fokuslah pada pemajuan 
pembangunan daerahnya," kata Masinton kepada wartawan, Rabu (6/7/2022).

Baca juga:
Utak Atik Capres dan Koalisi dari Situasi Terkini

Di sisi lain, NasDem juga tak menganggap Ganjar kemajon. Bagi Ketua DPP NasDem 
Willy Aditya, Ganjar malah menunjukkan kesopanan karena berharap pembahasan 
namanya melalui pimpinan partai.

"Nggak (kemajon, red). Itu bentuk manner. Ya sudah seharusnya begitu sebagai 
seorang kader yang dibesarkan oleh partai. Siapa pun jika menjadi Ganjar juga 
akan berharap agar ketum memberi izin. Begitu kan organisasi yang benar," ujar 
Willy, saat dihubungi terpisah.

Willy mengatakan NasDem juga telah melempar sinyal pendekatan ke PDIP. Namun, 
dia bicara kemungkinan sinyal tersebut tidak sampai sehingga belum terlaksana.

"Ya kalau orang pendekatan kan kita sudah kasih kode, sudah kita kasih 
sinyalnya. Mungkin sinyal itu belum sampai atau belum ditangkap dengan baik," 
ucapnya.

Lantas sebetulnya apa maksud Ganjar? (maa/maa)

Baca artikel detiknews, "Metamorfosa Jawaban Ganjar soal Pencapresan" 
selengkapnya 
https://news.detik.com/berita/d-6166283/metamorfosa-jawaban-ganjar-soal-pencapresan.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/2C62E1DE06094287BD639C6E8A7DA254%40A10Live.

Reply via email to