Kemenlu Tiongkok: 
Pagar Pelindung Hubungan Tiongkok-AS adalah Tiga Komunike Bersama Tiongkok dan 
AS
2022-07-07 
17:15:54https://indonesian.cri.cn/2022/07/07/ARTIOp3UHE7YLcYWHX7gFHZX220707.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1

Seorang pejabat tinggi dari Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini kepada 
media menyebutkan bahwa salah satu target utama dalam Pertemuan Menteri Luar 
Negeri AS dan Tiongkok kali ini adalah memperkukuh ‘pagar pelindung’ hubungan 
kedua negara, dan memberikan stabilitas pada hubungan AS dan Tiongkok. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers 
Kamis hari ini (7/7) menyatakan, pihak AS selalu mengulangi ucapan stereotip 
seperti ‘pagar pelindung’, sebenarnya ‘pagar pelindung’ bagi hubungan Tiongkok 
dan AS adalah “tiga komunike bersama yang ditandatangani bersama oleh Tiongkok 
dan AS.” 

Hubungan Tiongkok dan AS merupakan hubungan bilateral yang paling penting di 
dunia, hubungan kedua negara hanya boleh dijalin dengan baik, tidak boleh 
dirusak, kedua pihak hendaknya berpegang teguh pada prinsip saling menghormati, 
bekerja sama dan menang bersama, untuk mendorong hubungan kedua negara kembali 
ke rel perkembangan yang sehat dan mantap. 

Apa yang seharusnya dilakukan oleh pihak AS adalah mematuhi pasal-pasal yang 
tercantum dalam tiga komunike bersama Tiongkok dan AS, serta komitmennya kepada 
Tiongkok.


Tiongkok Menentang AS Jatuhkan Sanksi Tak Beralasan dan ‘Yurisdiksi Lengan 
Panjang’
2022-07-07 
17:15:15https://indonesian.cri.cn/2022/07/07/ARTIL6Rr4jjW7ie5o9vne1Jf220707.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.2


Menanggapi pengenaan sanksi pihak AS terhadap perusahaan Tiongkok dan Argentina 
yang mengangkut produk minyak dan gas bumi ke Timur Tengah, juru bicara 
Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian di depan jumpa pers Kamis ini 
(7/7)menyatakan, pihak Tiongkok senantiasa tegas menentang jatuhkan sanksi 
sepihak AS yang tak beralasan dan ilegal serta apa yang disebut sebagai 
‘yurisdiksi lengan panjang’.

Zhao Lijian menekankan, “kami mendesak AS untuk meninggalkan tindakan salah 
menjatuhkan sanksi secara sewenang-wenang, hendaknya menyumbangkan energi 
positif kepada proses perundingan seputar pemulihan pelaksanaan perjanjian 
nuklir Iran. Masyarakat internasional termasuk Tiongkok telah mengadakan kerja 
sama normal dengan Iran di dalam kerangka hukum internasional, perbuatan 
tersebut rasional dan legal, serta tidak merugikan kepentingan pihak ketiga, 
oleh karena itu hendaknya dihormati dan dilindungi.”

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A5829857460E4C56867E54F50BBCED91%40A10Live.

Reply via email to