*Tembak menembak antara sesama  polisi itu patut dianggap sebagai latihan
hidup agar  pandai  menghadapi  medan pertempuran sebenarnya, karena
sudah  terlatih, matang dan siap menghadapi  tantangan apapun. Kalau cuma
latihan baris-baris belok kiri dan kanan, tidak banyak faedahnya.  Dalam
setiap  baku tembak bisa ada korban, itu masalah biasa. Jadi monggo-monggo
silahkan sering latihan baku hantam  biar hebat* perkasa, *kata ahli ilmu
nujum. hehehehe*


https://www.sinarharapan.co/hukum/pr-3853882460/mahfud-kredibilitas-polri-dipertaruhkan-dalam-penanganan-kasus-tembak-menembak-sesama-polisi


Mahfud: Kredibilitas Polri Dipertaruhkan Dalam Penanganan Kasus Tembak
Menembak Sesama Polisi

Banjar Chaeruddin
<https://www.sinarharapan.co/author/9346/Banjar-Chaeruddin>

- Rabu, 13 Juli 2022 | 21:54 WIB


SINARHARAPAN--Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
(Menko Polhukam) Mahfud <https://www.sinarharapan.co/tag/Mahfud> MD
menyebutkan kasus penembakan antaranggota Propam di kediaman Kadiv Propam
Polri <https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> Irjen Pol. Ferdy Sambo banyak
kejanggalan.

"Kasus itu memang tak bisa dibiarkan mengalir begitu saja karena banyak
kejanggalan yang muncul pada penanganan maupun penjelasan Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> sendiri yang tidak jelas hubungan
antara sebab dan akibat setiap rantai peristiwanya," kata Mahfud
<https://www.sinarharapan.co/tag/Mahfud> dikutip dalam akun Instagramnya
@mohmahfudmd yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, kredibilitas <https://www.sinarharapan.co/tag/kredibilitas>
Polri <https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> dan pemerintah menjadi
taruhan dalam kasus ini.

"Dalam lebih dari setahun terakhir, Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> selalu mendapat penilaian atau
persepsi positif yang tinggi dari publik, sesuai dengan hasil berbagai
lembaga survei," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Menurut dia, kinerja positif pemerintah dikontribusi secara signifikan oleh
bidang politik dan keamanan serta penegakan hukum.

"Sebagai Ketua Kompolnas, saya sudah berpesan kepada Sekretaris Kompolnas
Benny J. Mamoto untuk aktif menelisik kasus ini guna membantu Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> membuat perkara menjadi terang,"
kata Mahfud <https://www.sinarharapan.co/tag/Mahfud>.

Mahfud <https://www.sinarharapan.co/tag/Mahfud> mendukung langkah Kapolri
Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dengan membentuk tim investigasi kasus
penembakan Brigadir J dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> tersebut.

"Kemenko Polhukam akan mengawalnya. Perkembangannya bagus juga karena
selain membentuk tim, Kapolri juga sudah mengumumkan untuk menggandeng
Kompolnas dan Komnas HAM guna mengungkap secara terang kasus ini," kata
Mahfud <https://www.sinarharapan.co/tag/Mahfud> yang saat ini berada di
Madinah usai melaksanakan ibadah haji.

Peristiwa penembakan antaranggota Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> terjadi di rumah Kepala Divisi
Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> Irjen Pol. Ferdy Sambo di kompleks
Polri <https://www.sinarharapan.co/tag/Polri> Duren Tiga No. 46 kawasan
Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) pukul 17.00 WIB.

Penembakan terjadi antara Nopryansah Yosua Hutabarat (Brigadie J), ajudan
drive caraka (ADV) istri Kadiv Propam Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri>, dan Bharada E, ADV Kadiv Propam
Polri <https://www.sinarharapan.co/tag/Polri>. Kejadian tersebut
mengakibatkan Brigjen Nopryansah tewas tertembak dengan tujuh lubang peluru
di tubuhnya.

Adapun peristiwa itu dilatarbelakangi oleh pelecehan dan penodongan pistol
yang dialami oleh istri Kadiv Propam Polri
<https://www.sinarharapan.co/tag/Polri>, Putri Ferdy Sambo.

Editor: Banjar Chaeruddin

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2C2RJ5p8gN5jVr2wa-%3D%2B4Xji0yUppwKPyQxmCHujBWtMA%40mail.gmail.com.

Reply via email to