*Apakah gelar HABIB menunjukan garis keturunan nabi Muhammad?  Kalau itu
garis keturunan maka mayoritas akan memilihnya. sebab mereka percaya akan
membawa berkat kepada NKRI sekalipun NKRI adalah singkatan dari Negara
Kleptokrasi Republik Indonesia.*

On Mon, Jul 18, 2022 at 3:00 AM Chan CT <[email protected]> wrote:

> Written by*R53* <https://www.pinterpolitik.com/author/r53/>
> Saturday, July 16, 2022 22:53
>
> https://www.pinterpolitik.com/habib-luthfi-jadi-cawapres-prabowo/
> Habib Luthfi Jadi Cawapres Prabowo?
> [image: Habib Luthfi Jadi Cawapres Prabowo?]
>
> *Kuat dugaan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan
> kembali maju di Pilpres 2024. Apakah Prabowo harus menggandeng Habib Luthfi
> bin Yahya sebagai wakil agar bisa menang?*
> ------------------------------
>
> *PinterPolitik.com* <https://pinterpolitik.com/>
>
> Siapa yang tidak mengenal Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid?
> Menariknya, sosok karismatik yang akrab dipanggil Gus Dur ini dikenal dalam
> dua dimensi. Pertama adalah dimensi ilmiah. Gus Dur dinilai sebagai
> pemimpin sekaligus pemikir politik yang melampaui zamannya. Kedua adalah
> dimensi spiritual. Gus Dur dikenal memiliki prediksi politik yang telah
> teruji.
>
> Pada Oktober 2015, misalnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan Gus
> Dur pernah memimpikannya menjadi gubernur. Dan terbukti, pada 2014 sampai
> 2017, Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo (Jokowi)
> yang terpilih sebagai Presiden ke-7 RI.
>
> Ramalan Gus Dur lainnya yang menjadi kenyataan adalah menyebut Soeharto
> jatuh 11 bulan sebelumnya, menyebut dirinya akan menjadi presiden, KH Said
> Aqil menjadi Ketua Umum PBNU, pengangkatan Jenderal Sutarman menjadi
> Kapolri, hingga menyebut Jokowi menjadi presiden pada tahun 2006.
>
> Bukti-bukti itu kemudian membuat berbagai pihak menaruh perhatian besar
> terhadap pernyataan Gus Dur soal apa yang akan terjadi di masa depan. Atas
> konteks itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mungkin menjadi
> salah satu di antaranya.
>
> Pasalnya, ketika Prabowo mengunjungi Pondok Pesantren Tebuireng dan
> berziarah ke makam Gus Dur, cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim
> Asyari, yakni KH Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan) menyebut Gus Dur pernah
> mengatakan Prabowo akan menjadi presiden di usia tua.
>
> “Saya mengutip ucapannya Gus Dur, beliau pernah mengatakan Pak Prabowo
> jadi presiden di usia tua. InsyaAllah 2024,” ungkap Gus Irfan pada 4 Mei
> 2022.
> - Advertisement -
>
> Jika berbicara usia, pada 2024 nanti Prabowo akan berusia 72 tahun. Jika
> benar-benar terpilih nantinya, Prabowo akan menjadi presiden tertua
> Indonesia.
>
> Lantas, apakah 2024 akan menjadi momen Prabowo menjadi Presiden ke-8 RI?
> [image: prabowo hendropriyono temu baret merah ed.]
> <https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/prabowo-hendropriyono-temu-baret-merah-ed.-863x1024.jpg>
>  *Modal
> Politik Prabowo*
>
> Jika melihat tebaran kandidat yang ada, dapat dikatakan Prabowo Subianto
> merupakan sosok yang memiliki modal politik atau *political capital* paling
> lengkap.
>
> Mengutip tulisan Kimberly L. Casey yang berjudul *Defining Political
> Capital*, modal politik setidaknya terdiri dari tujuh jenis, yakni modal
> institusional, modal sumber daya manusia (SDM/*human capital*), modal
> sosial, modal ekonomi, modal kultural, modal simbolik, dan modal moral.
>
> Meskipun dapat dipetakan menjadi tujuh jenis, Casey menegaskan bahwa pada
> dasarnya tidak ada modal politik yang murni. Artinya, besar tidaknya daya
> tawar suatu modal tergantung atas pasar politik atau modal apa yang tengah
> dibutuhkan.
>
> Terkait pilpres, setidaknya terdapat lima modal utama yang menentukan,
> yakni modal ekonomi, modal partai politik, modal koneksi internasional,
> modal elektabilitas, dan modal popularitas. Dari kelima modal tersebut
> Prabowo jelas memiliki semuanya.
> *Baca juga :  Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?*
> <https://www.pinterpolitik.com/prabowo-tidak-yakin-dengan-megawati/>
>
> *Pertama*, Prabowo memiliki kekayaan mencapai dua triliun lebih. Ini
> belum termasuk dukungan finansial dari sang adik, Hashim Djojohadikusumo.
>
> *Kedua*, Prabowo memiliki partai politik yang memperoleh suara besar. Di
> Pemilu 2019, perolehan suara Gerindra menduduki peringkat dua dengan
> 17.594.839 suara (12,57 persen). Posisi Prabowo sebagai ketua umum partai
> juga membuatnya menjadi pilihan nomor satu capres Gerindra.
> - Advertisement -
>
> *Ketiga*, koneksi internasional Prabowo tidak perlu diragukan lagi.
> Secara spesifik, Prabowo banyak disebut sebagai *American Boy*. Ini
> pernah diungkapkan oleh jurnalis asal Amerika Serikat (AS), Allan Nairn.
> “Prabowo pernah bilang sama saya, kami hari-hari itu bicara bahasa Inggris,
> dia katakan ‘*I was the American fair-haired boy*‘, anak kesayangan
> Amerika, yang terfavorit dan itu memang benar,” tulisnya pada 1 Juli 2014.
>
> *Keempat*, secara elektabilitas, Prabowo selalu berada di tiga besar.
> *Kelima*, secara popularitas, dengan sudah maju tiga kali di gelaran
> pilpres, siapa yang tidak mengenal Prabowo?
>
> Selain kelima modal itu, ada pula sokongan dukungan dari elite politik.
> Dalam artikel PinterPolitik sebelumnya, *Prabowo, “Senjata” Luhut Bendung
> Megawati?*
> <https://www.pinterpolitik.com/prabowo-senjata-luhut-bendung-megawati/>,
> ada kemungkinan Luhut Binsar Pandjaitan akan mendukung Prabowo di Pilpres
> 2024. Itu dilakukan sebagai jaminan agar posisinya tetap aman di
> pemerintahan.
>
> Kemudian, ada pula dugaan bahwa Presiden Jokowi akan memberikan dukungan
> politiknya kepada Prabowo. Jika Menteri Pertahanan (Menhan) itu bersedia
> melanjutkan program-program Presiden Jokowi, dukungan semacam itu sangat
> terbuka untuk diberikan.
>
> Mengutip tulisan *Why Presidents Wait to Endorse Their Successors* yang
> dimuat Time, presiden akan mencari suksesor untuk meneruskan citra, visi,
> dan program kerjanya.
> [image: infografis prediksi koalisi capres 2024]
> <https://www.pinterpolitik.com/wp-content/uploads/2022/07/infografis-Prediksi-Koalisi-Capres-2024-851x1024.jpg>
>  *Gandeng
> Habib Lutfi?*
>
> Di titik ini, ada satu pertanyaan menarik. Dengan modal politik sebesar
> dan selengkap itu, apakah dapat dipastikan Prabowo akan menjadi pemenang?
>
> Sayangnya tidak.
>
> Ada satu lagi rangkaian *puzzle* kekuatan yang harus dikumpulkan Prabowo,
> yakni siapa wakil yang akan dipilihnya. Untuk konteks ini kita dapat
> berkaca pada kekalahan Prabowo di Pilpres 2019. Saat itu, meskipun Prabowo
> mendapat dukungan luas dari massa Islam, wakil Prabowo tidak
> merepresentasikan massa Islam.
>
> Di kubu seberang, secara piawai Jokowi menunjuk Ma’ruf Amin di akhir waktu
> untuk membendung narasi anti-Islam dan mengunci dukungan Nahdlatul Ulama
> (NU). Belajar dari itu, jika nantinya maju di Pilpres 2024, cawapres
> Prabowo mungkin harus merupakan sosok ulama karismatik.
>
> Lantas, siapa sekiranya sosok itu?
>
> Jika boleh memberi usulan, sosok itu mungkin adalah Habib Luthfi bin
> Yahya. Setidaknya ada empat alasan di balik usulan itu. *Pertama*, duet
> Prabowo-Habib Luthfi adalah representasi dua kekuatan besar politik, yakni
> militer dan Islam.
> *Baca juga :  Ekonomi, Alasan Prabowo Gabung Jokowi?*
> <https://www.pinterpolitik.com/ekonomi-alasan-prabowo-gabung-jokowi/>
>
> Menurut Research Director IndoNarator Haris Samsuddin (Harsam), jika
> melihat sejarah, ada dua kekuatan utama yang mempengaruhi dinamika dan
> pergantian kursi kekuasaan di Indonesia, yakni militer dan Islam. Menurut
> Harsam, dua kekuatan ini akan memainkan peranan kunci di Pilpres 2024
> mendatang.
>
> Tidak hanya secara historis, pernyataan Harsam juga dapat dijustifikasi
> secara teoretis. Pada konteks militer, postulat itu telah lama diletakkan
> oleh pendiri Republik Rakyat Tiongkok, Mao Zedong ketika mengatakan, 
> “*Political
> power grows out of the barrel of a gun*”. Kekuatan politik tumbuh dari
> laras senapan (tentara).
>
> Menurut Mao, tentara adalah komponen utama dari kekuasaan negara. Siapa
> pun yang ingin merebut dan mempertahankan kekuasaan negara harus memiliki
> tentara yang kuat. Secara tautologis, dapat dikatakan tentara adalah
> kekuatan politik itu sendiri.
>
> Sementara pada konteks Islam, mengacu pada sistem pemilu yang menjalankan *one
> person, one vote*, titik tolakan demokrasi telah berpindah menjadi soal
> ukuran dan jumlah. Pada praktiknya, politik tidak lagi membahas kualitas
> narasi, melainkan kemampuan dalam menghimpun suara sebanyak-banyaknya.
>
> Atas dasar ini, kekuatan utama politik terletak pada mayoritas. Di
> Indonesia, dengan jumlah penduduk Muslim sebesar 237,53 juta jiwa atau
> setara 86,9 persen dari populasi yang mencapai 273,32 juta jiwa, ini
> praktis membuat Islam menjadi kekuatan utama.
>
> Kemudian, ini yang terpenting, Habib Luthfi merupakan ulama karismatik NU
> yang berpengaruh. Seperti yang diketahui, NU merupakan organisasi Islam
> terbesar di Indonesia.
>
> *Kedua*, Habib Luthfi merupakan ulama yang dikenal berposisi Islam
> tengah. Bertolak pada Pilpres 2019, suka atau tidak, tampaknya terdapat
> trauma politik terhadap ulama yang berposisi ekstrem kanan.
>
> *Ketiga*, Habib Luthfi merupakan seorang intelektual. Selain karismatik,
> Habib Luthfi dikenal sebagai ulama cerdas. Pada 2020, Habib Luthfi
> mendapatkan gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dalam bidang
> Komunikasi Dakwah dan Sejarah Kebangsaan dari Universitas Negeri Semarang
> (UNNES).
>
> *Keempat*, sebagai sosok yang ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan
> Presiden, Habib Lutfi memiliki pengetahuan dan pengalaman soal menjalankan
> pemerintahan.
>
> *Well*, sebagai penutup, jika nantinya Prabowo Subianto maju di Pilpres
> 2024, menggandeng Habib Luthfi bin Yahya sebagai cawapres dapat menjadi
> opsi yang menjanjikan. Pada 5 Mei 2022, Prabowo juga terlihat menemui Habib
> Luthfi di kediaman pribadinya di Pekalongan, Jawa Tengah.
>
> “Mas Bowo jaga kesehatan, kita harus terus berjuang untuk NKRI yang kita
> cintai,” pesan Habib Luthfi pada pertemuan itu. (R53)
>
> --
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A0F7A5ED0C51496DB2114D9D679013C3%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/A0F7A5ED0C51496DB2114D9D679013C3%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2AAz1490nSo%3D3Ht6i_ZYv8ttvRkGvSzLWi88-zym9vfVw%40mail.gmail.com.

Reply via email to