Iyaaa, bisa sengja juga bisa SALAH TAFSIR ajaran Kristen! Lha, terhadap agama 
sendiri, Agama Islam saja juga bisa salah tafsir, ... BEDA TAFSIR!
Dan, ... karena itu masalah Agama biarlah setiap Agama menafsirkan sendiri dan 
mencerahkan masalah Agamanya sendiri, ... NEGARA/PEMERINTAH tidak melibatkan 
diri dan memasuki ranah Agama!


From: Sunny ambon 
Sent: Wednesday, July 27, 2022 6:02 AM
To: undisclosed-recipients:
Subject: [GELORA45] PGI: Tarik Buku PPKn SMP yang Memuat Kesalahan Fatal 
Mengenai Ajaran Kristen

Hahahahahahahaha  sengaja ataukah tidak disengajakan?




https://www.beritasatu.com/news/956431/pgi-tarik-buku-ppkn-smp-yang-memuat-kesalahan-fatal-mengenai-ajaran-kristen?utm_source=headline&utm_medium=article&utm_campaign=Headline-Section



PGI: Tarik Buku PPKn SMP yang Memuat Kesalahan Fatal Mengenai Ajaran Kristen
Selasa, 26 Juli 2022 | 23:14 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS



Ilustrasi Buku PPKN (Foto: Istimewa)

CLOSE

 

Jakarta, Beritasatu.com - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) meminta 
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) 
menarik dari peredaran Buku PPKn atau Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 
untuk SMP Kelas VII, tulisan Zaim Uchrowi dan Ruslinawati. Pasalnya, buku 
tersebut memuat kekeliruan sangat fatal mengenai ajaran Kristen.

Hal itu diungkapkan Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow melalui keterangan 
tertulis yang diunggah di laman PGI, Selasa (26/7/2022).

Terkait dengan beredarnya Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk 
SMP Kelas VII karya Zaim Uchrowi dan Ruslinawati, sejak Tahun 2021, PGI 
menyatakan penyesalannya.

Pada halaman 79 buku terbitan Kemendikbudristek pada 2021 ini terdapat 
kekeliruan yang sangat fatal mengenai ajaran Kristen. Kesalahan tersebut sangat 
mendasar dalam konsep ketuhanan dan Trinitas seturut agama Kristen Protestan.

PGI telah mengirimkan surat keberatan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, 
Riset dan Teknologi, Selasa (26/7/22). Surat ditandatangani oleh Ketua Umum 
PGI, Pdt Gomar Gultom, dan Sekretaris Umum PGI, Pdt Jacklevyn F Manuputty.

PGI menegaskan beberapa hal, sebagai berikut:
1. Memohon buku tersebut ditarik dari peredaran dengan penjelasan seperlunya 
kepada sekolah-sekolah yang sudah sempat menggunakannya.
2. Masih menyarankan kepada Mendikbudristek agar muatan kurikulum terkait 
Pancasila dan Kewarganegaraan, sebaiknya dibebaskan dari tafsir agama. Untuk 
itu, sebaiknya buku-buku pegangan maupun pelajarannya tidak memasuki aspek 
dogma/ajaran mengingat beragamnya denominasi di kalangan umat beragama. 
Kalaupun harus menjelaskan tentang agama, cukuplah menyebutkan sejarah ringkas 
dan aspek nilai-nilai etikanya saja.
3. Mengusulkan agar melibatkan kelembagaan dengan otoritas resmi seperti PGI 
untuk turut menelisik draf yang sementara dikerjakan terkait pokok agama 
Kristen, sebelum mencapai tahap finalisasi untuk diterbitkan.

Halaman muka Buku PPKn beserta halaman yang menyantumkan kesalahan fatal 
tersebut beredar luas di media sosial.

Pada halaman 79 Bab IV Kebinekaan Indonesia tertulis, Agama Kristen Protestan 
mulai berkembang setelah kedatangan bangsa-bangsa Eropa, terutama Belanda dan 
Inggris, sekitar abad ke-17. Tuhannya adalah Allah, Bunda Maria, dan Yesus 
Kristus sebagai tiga yang tunggal atau Trinitas. Injil menjadi kitab sucinya. 
Umat Kristen Protestan wajib beribadah setiap akhir pekan di gereja 
masing-masing.




     Virusfri.www.avast.com 

-- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BUzGMfZG-S7jNQftF__sBTezuL6p%3DkeGQEonLWLjzimg%40mail.gmail.com.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/014FBF8259804FD18DC1BA4C3E9F3705%40A10Live.

Reply via email to