https://news.detik.com/internasional-utama/d-6232258/fbi-sita-dokumen-sangat-rahasia-saat-gerebek-rumah-trump



 FBI Sita Dokumen Sangat Rahasia saat Gerebek Rumah Trump

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 03:32 WIB
0 komentar
BAGIKAN
URL telah disalin
This is an aerial view of President Donald Trumps Mar-a-Lago estate, Tuesday, 
Aug. 10, 2022, in Palm Beach, Fla. The FBI searched Trumps Mar-a-Lago estate as 
part of an investigation into whether he took classified records from the White 
House to his Florida residence, people familiar with the matter said Monday. 
(AP Photo/Steve Helber)
Foto: Ruma donald trump (AP/Steve Helber)
Jakarta -

Biro Investigasi Fedeeral (FBI) menyita dokumen dari rumah Donald Trump. 
Dokumen itu merupakan dokumen sangat rahasia.

Dilansir AFP, Sabtu (13/8/2022) serangan FBI di kediaman Donald Trump di 
Florida sebagian didasarkan pada kecurigaan pelanggaran Undang-Undang Spionase 
AS terkait dengan penyimpanan ilegal dokumen pertahanan sensitif. Surat 
perintah dan materi terkait, yang tidak disegel oleh hakim Florida, menunjukkan 
bahwa agen membawa sejumlah besar dokumen berlabel "sangat rahasia".
Baca juga:
Dokumen Senjata Nuklir Dicari-cari FBI di Rumah Trump

Sebelumnya, agen-agen federal Amerika Serikat (AS) yang tergabung dalam Biro 
Investigasi Federal (FBI) ternyata mencari dokumen-dokumen yang berkaitan 
dengan senjata nuklir ketika menggeledah kediaman mantan Presiden Donald Trump 
di Florida pekan ini. Seperti dilansir Reuters, Jumat (12/8/2022), hal tersebut 
diungkapkan oleh media terkemuka The Washington Post dalam laporannya yang 
dirilis Kamis (11/8) waktu setempat.

Namun laporan The Washington Post menyatakan tidak diketahui secara jelas 
apakah dokumen-dokumen nuklir itu ditemukan dalam penggeledahan resort mewah 
Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, yang menjadi kediaman Trump. Reuters tidak 
bisa memverifikasi secara independen laporan itu.

Otoritas AS belum memberikan pernyataan resmi terkait penggeledahan kediaman 
Trump itu. Tapi Departemen Kehakiman AS meminta seorang hakim pada Kamis (11/8) 
waktu setempat untuk mengungkapkan ke publik surat perintah yang mengizinkan 
penggeledahan FBI di Mar-a-Lago, setelah Trump menggambarkan penggeledahan itu 
sebagai balas dendam politik.
Baca juga:
Ternyata Dokumen Ini yang Dicari FBI Saat Geledah Kediaman Trump

Permintaan itu berarti publik bisa segera mengetahui lebih banyak soal apa yang 
dicari para penyidik dalam penggeledahan terhadap kediaman mantan Presiden AS, 
yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara itu.

Langkah itu diketahui menjadi bagian dari penyelidikan apakah Trump secara 
ilegal memindahkan dokumen-dokumen dari Gedung Putih saat dia mengakhiri 
jabatannya pada Januari 2021. Departemen Kehakiman AS meyakini beberapa dokumen 
yang dibawa ke Mar-a-Lago itu bersifat rahasia.

Jaksa Agung AS Merrick Garland, penegak hukum tertinggi di negara itu, 
menuturkan dalam konferensi pers bahwa dirinya secara pribadi memberikan izin 
untuk penggeledahan kediaman Trump itu. Departemen Kehakiman AS tengah berupaya 
mempublikasikan versi yang disensor dari daftar tanda terima barang-barang yang 
disita dalam penggeledahan itu.

"Departemen tidak mengambil keputusan seperti itu dengan enteng. Jika 
memungkinkan, merupakan praktik standar untuk mencari cara yang tidak terlalu 
mengganggu sebagai alternatif dari penggeledahan dan mempersempit cakupan 
penggeledahan yang dilakukan," jelas Garland.

(dek/dek)
fbi
fbi gerebek rumah donald trump
donald trump


Baca artikel detiknews, "FBI Sita Dokumen Sangat Rahasia saat Gerebek Rumah 
Trump" selengkapnya 
https://news.detik.com/internasional-utama/d-6232258/fbi-sita-dokumen-sangat-rahasia-saat-gerebek-rumah-trump.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/






-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220812225138.6f8c6eaa297418009c227b00%40upcmail.nl.

Reply via email to