Panas Dingin PDIP dan NasDem Jelang Puan Temui Paloh
Tim detikcom - detikNews
Minggu, 21 Agu 2022 14:46 WIB

Megawati dan Surya Paloh (Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono/detikcom)

Jakarta - NasDem dan PDIP akhirnya bakal melakukan pertemuan usai mengalami 
hubungan panas dan dingin. Jika diulas ke belakang, keduanya pernah diduga 
saling sindir terkait partai sombong hingga debat 'tak usah pemilu'. Seperti 
apa?
Berdasarkan catatan detikcom, Minggu (21/8/2022), isu 'partai sombong' ini 
mulanya disinggung Ketum Partai NasDem lalu dijawab Ketum PDIP Megawati 
Soekarnoputri. Berikut ini catatan friksi PDIP dan NasDem:

Partai Sombong

Perihal partai sombong pernah disampaikan Surya Paloh saat penutupan Rakernas 
NasDem 2022 di JCC, Jakarta. Surya Paloh menegaskan NasDem tak pernah merasa 
paling baik.

"Jadi buang itu praktik kesombongan, merasa hebat sendiri, merasa paling mantap 
sendiri, itu bukan NasDem. Ada urusan apa? NasDem masih banyak stok senyumnya. 
NasDem harus terbiasa dengan humor, dengan canda, dan tertawa berpolitik dengan 
sukaria, itu jauh lebih baik," kata Surya Paloh saat berpidato di acara 
penutupan Rakernas NasDem di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 
pada Jumat (17/6).

Baca juga:
Puan Akan Temui Surya Paloh, Nasib Ganjar Bacapres NasDem Bakal Dibahas?

"Apa yang mau kita tiru dari semangat berpikir seperti itu, dengan modal 
kesombongan seakan-akan yang paling benar paling kuat paling berkuasa, tidak 
ada itu artinya bagi NasDem," imbuhnya.


Megawati Soekarnoputri, dalam acara partainya, kemudian menyinggung soal partai 
politik sombong. Megawati berbicara dalam forum Rakernas PDIP. Dia menyatakan 
tak pernah menjelek-jelekkan partai politik mana pun.

"Jadi otak saya sama beliau (Bung Karno), ya kurangan sedikit saya, nggak 
berani saya samakan. Tapi kan doktor honoris causa saya, beliau kalau nggak 
salah 26 ya, saya udah 9. Ini udah tunggu karena pandemi ini 5 lagi lo. Jadi, 
ya, udah 13 ditambah profesor saya dua. Saya sampe mikir 'bisa tiga apa nggak 
ya'," kata Megawati dalam sambutannya di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng 
Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6).

Megawati sempat membicarakan gelar yang disandangnya. Ini, kata Megawati, bukan 
sebuah kesombongan. Dia mengaku hanya ingin membuktikan bahwa perempuan bisa 
juga meraih gelar. Barulah kemudian dia menyinggung soal parpol sombong.

Baca juga:
Panas PDIP Vs NasDem, dari Partai Sombong ke Debat 'Tak Usah Pemilu'

"Kenapa? Karena saya buktikan, bukan untuk sombong. Ada orang mengatakan nanti, 
'Ibu Mega sombong banget ya', karena ada juga yang mengatakan, 'Ada sebuah 
partai sombong sekali'. Lah piye, kok dibilang sombong, emangnya kenapa," kata 
Megawati.

"Itu media jangan diurik-urik lo, tolong omong bener, yang bener. Saya tidak 
pernah lo, tidak pernah menjelekkan partai mana pun. Tidak pernah menjelekkan 
ketua apa pun. Saya berjalan sendiri membentuk partai saya yang saya hormati 
dan sayangi yang bernama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jangan, jangan, 
negeri ini harus dibangun dengan bersatu," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut


Saksikan Video 'Puan Maharani Akan Bertemu Surya Paloh Besok':







Paloh Tak Sasar PDIP

NasDem merespons Megawati. Ketua DPW NasDem Saan Mustofa menyebut pernyataan 
Surya Paloh soal partai sombong bukan untuk PDIP.

"Nggak ada, nggak ada, semua statement Pak Surya tidak ada yang ditujukan ke 
partai lain, karena kita juga sangat menghargai internal partai lain. Nggak ada 
misalnya kita menunjukkan ke salah satu partai, nggak ada," kata Saan kepada 
wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (21/6).

Surya Paloh Siap Komunikasi ke Megawati

Surya Paloh kemudian meluruskan isu tentang merenggangnya hubungan antara 
dirinya dan Megawati Soekarnoputri seusai heboh 'partai sombong'. Surya Paloh 
menegaskan siap berkomunikasi dengan Megawati. Surya Paloh menceritakan hal ini 
dalam program 'The Politician' di CNN Indonesia TV seperti dikutip pada Selasa 
(5/7). Surya Paloh ditanyai pembawa acara soal komunikasi dengan Megawati yang 
terlihat belum terjalin.

"Karena ini pertanyaan saya pikir selalu ditanyakan kepada saya. Saya sih siap 
aja berkomunikasi apa aja. Tapi yang harus Anda tanyakan pada Mbak Mega, Mbak 
Mega mau berkomunikasi apa nggak, Mbak Mega suka berkomunikasi apa nggak, Mbak 
Mega merasa ada miskomunikasi atau nggak?" kata Surya Paloh yang merasa 
pertanyaan ini tidak adil karena selalu ditanyakan kepadanya.

Baca juga:
Megawati Sudah Temui Jokowi Serahkan Nama Pengganti Tjahjo Kumolo

PDIP Bicara Kedekatan Mega-Paloh

Ketua Bapilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengungkapkan kedekatan 
Megawati dan Surya Paloh sudah terjalin sejak dulu. Bambang Pacul meminta tak 
ada spekulasi terkait kerenggangan hubungan Megawati-Surya Paloh.

"Pak Surya Paloh dan ibu Ketum ini dulu adalah orang yang sangat dekat. Anda 
jangan gampang men-justify PDIP, susah. Manusia susah diduga toh. Kau lihat 
Bambang Pacul berkelahi sama Ganjar habis-habisan, ternyata salam komando," 
kata Bambang Pacul kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, 
Kamis (7/7).

Debat soal Pemilu

Terbaru, Surya Paloh menyebut lebih baik tak usah pemilu jika berujung 
perpecahan. PDIP mengingatkan Surya Paloh tentang kedewasaan masyarakat 
Indonesia yang tak perlu diragukan.

"Ketika para pendiri bangsa memilih sistem politik berdasarkan demokrasi 
Pancasila dan negara Indonesia sebagai negara kesatuan yang berbentuk republik, 
maka dalam konsepsi itu, demokrasi dipilih karena kemampuannya di dalam 
menyelesaikan konflik," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kepada wartawan, 
Selasa (26/7/2022).

"Demokrasi menyediakan mekanisme kelembagaan untuk pengambilan keputusan 
sebagai bagian dari resolusi konflik yang mengedepankan musyawarah. Dengan 
demikian, partai politik justru berperan penting dan memiliki tanggung jawab 
lebih di dalam memastikan agar pemilu berjalan aman, tertib, damai, jujur, dan 
adil," imbuhnya.

Selengkapnya di halaman berikut

NasDem Tegaskan Hubungan Mega-Paloh Baik-baik Saja

Partai NasDem mengaku tak ada masalah dengan PDIP meski belakangan ini kerap 
didera debat politik cukup panas. NasDem mengatakan Ketum NasDem Surya Paloh 
dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bersahabat.

"Jadi PDIP-NasDem ini nggak ada masalah, kami partai sahabat, teman, antara Bu 
Mega dan Pak Surya juga adalah sahabat. Sesungguhnya tidak pernah ada masalah, 
kemudian dibuat seakan-akan ada masalah. Nggak ada (masalah)," kata Waketum 
NasDem Ahmad Ali di kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2022).

Ali juga menjelaskan bahwa tidak ada yang perlu dipersiapkan untuk bertemu 
dengan PDIP. Sebab, NasDem mengaku dengan PDIP tak punya masalah.

Baca juga:
NasDem Tegaskan Tak Bermasalah dengan PDIP: Mega dan Paloh Sahabat

Puan Temui Paloh Besok

Puan Maharani dijadwalkan akan bertemu dengan Surya Paloh besok. Surya Paloh 
menjadi yang pertama dikunjungi Puan usai diberi tugas khusus oleh Megawati 
terkait kerja sama pemilu 2024.

"Insyaallah besok mau ketemu dengan Surya Paloh, ikuti saya, cielah dan 
bagaimana nanti pertemuannya, Insyaallah semua bisa berjalan baik dan lancar 
dan silaturahminya. Tentu saja silaturahmi kekeluargaan untuk membangun 
Indonesia lebih baik," kata Puan di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu 
(21/8).

Puan mengaku sudah menganggap Surya Paloh sebagai senior dan teman orang 
tuanya. Untuk itu, kata Puan, dirinya lah yang akan menyambangi langsung kantor 
NasDem Tower untuk bertemu dengan Surya Paloh.

(eva/gbr)

Baca artikel detiknews, "Panas Dingin PDIP dan NasDem Jelang Puan Temui Paloh" 
selengkapnya 
https://news.detik.com/pemilu/d-6246052/panas-dingin-pdip-dan-nasdem-jelang-puan-temui-paloh.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/31B7090A9F4540A896AD7FB64B064240%40A10Live.

Reply via email to