27 Pejabat China Kena Sanksi Gegara Ilustrasi yang Dinilai Tak Patut, Rasis, 
hingga Vulgar
Rosi Maria
- Senin, 22 Agustus 2022 | 22:04 WIB
https://www.sinarharapan.co/internasional/pr-3854238454/27-pejabat-china-kena-sanksi-gegara-ilustrasi-yang-dinilai-tak-patut-rasis-hingga-vulgar


27 Pejabat China Kena Sanksi Gegara Ilustrasi yang Dinilai Tak Patut, Rasis, 
hingga Vulgar (envato)
SINAR HARAPAN - SEDIKITNYA 27 pejabat dan staf di lingkungan pendidikan China 
dikenai sanksi atas tuduhan memberikan ilustrasi yang tidak patut, rasis, dan 
vulgar pada buku pelajaran sekolah dasar.

Di antara 27 orang yang dikenai sanksi oleh Kementerian Pendidikan China (MoE) 
pada Senin adalah Direktur People's Education Press Huang Qiang dan Kepala 
Editor Guo Ge, masing-masing mendapatkan hukuman berupa demosi dan pencopotan.

People's Education Press merupakan perusahaan percetakan di bawah pengawasan 
MoE. Para desainer buku pelajaran tersebut juga dikenai sanksi.

Wu Yong Working Studio juga dilarang mengerjakan desain buku pelajaran, gambar 
ilustrasi, dan pekerjaan terkait dunia pendidikan, demikian pernyataan MoE 
kepada pers.

Baca Juga: Masih Bertempur Lawan Twitter, Elon Musk 'Mendekat' ke China dan 
Tokoh Industri Lokalnya, Apa Sebab?

MoE melakukan penyelidikan selama tiga bulan atas beberapa kontroversi tentang 
ilustrasi buku pelajaran yang dinilai oleh warganet di China mengandung hal-hal 
yang tidak patut, vulgar, dan rasis.

Setelah kasus itu viral pada Mei lalu, People's Education Press diperintahkan 
untuk menarik buku ajar tersebut dan menggantinya dengan edisi revisi sebelum 
semester baru dimulai pada September mendatang.

Hasil invevstigasi MoE menyimpulkan bahwa People's Education Press gagal 
memahami fungsi pendidikan, tidak menjalankan sistem seleksi ilustrasi buku, 
mengabaikan saran para pembaca, dan gagal memperbaiki ilustrasi sesuai jadwal 
yang ditetapkan.

Pihak penerbit juga tidak memiliki sistem panduan dan pengawasan ulasan buku 
ajar, kata MoE.

Baca Juga: Gegara Kasus Penyuapan, Eks Pentolan Partai Komunis China Divonis 
Hukuman Mati, Semua Hartanya Disita Negara

Beberapa gambar ilustrasi yang terdapat dalam buku pelajaran sekolah dasar 
tersebut mengandung unsur ketidakpatutan, rasisme, horor, dan dorongan seksual.

Karakter dalam ilustrasi buku itu digambarkan dengan sosok bermuka perot, lidah 
menjulur, gadis berpakaian bunny girl, dan lelaki mengenakan pakaian bermotif 
bendera Amerika Serikat.

Data MoE menyebutkan 2.487 jenis buku pelajaran sekolah dasar dan menengah 
telah ditinjau ulang oleh 350 ahli di bidang pendidikan.***


Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/FA0139500DD44BA9B4EFF26976D7104A%40A10Live.

Reply via email to