Tong kosong nyaring suaranya! On Tue, Aug 23, 2022 at 3:39 AM Chan CT <[email protected]> wrote:
> AJAK RAKYAT BERGERAK DONG…! > Jokowi Ultimatum Para Mafia Tanah: > Kalau Masih Ada yang Main-main, Detik Ini Juga Gebuk! > <https://bergelora.com/author/redaksi/> > By*Tim Redaksi* <https://bergelora.com/author/redaksi/> > 0 > <https://bergelora.com/ajak-rakyat-bergerak-dong-jokowi-ultimatum-para-mafia-tanah-kalau-masih-ada-yang-main-main-detik-ini-juga-gebuk/#respond> > > https://bergelora.com/ajak-rakyat-bergerak-dong-jokowi-ultimatum-para-mafia-tanah-kalau-masih-ada-yang-main-main-detik-ini-juga-gebuk/ > > SIDOARJO – Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menyerukan kepada > seluruh jajarannya, terutama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan > Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk serius dalam memberantas mafia tanah. > Menurutnya, mafia tanah hanya akan menyulitkan masyarakat dalam mengurus > sertifikat. > > Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan pada acara penyerahan > sertifikat tanah untuk rakyat di Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo, Jawa > Timur, Senin (22/8/2022). > > “Kalau masih ada mafia yang main-main silakan, detik itu juga gebuk. Ini > meruwetkan ngurus sertifikat. Tidak bisa kita biarkan, rakyat tidak > dilayani urus sertifikat, setuju enggak?” kata Jokowi. > > Jokowi menuturkan bahwa saat ini khususnya di Jawa Timur masih ada sekitar > 7 juta bidang yang belum memiliki sertifikat. Untuk itu, Kepala Negara > mendorong jajaran Kementerian ATR/BPN untuk mempercepat proses penyelesaian > sertifikat tanah tersebut. > > “Saya sudah perintahkan ke Menteri BPN agar ini terus dipercepat supaya > seluruh masyarakat pegang bukti hak kepemilikan tanah yaitu sertifikat,” > tambahnya. > > Selanjutnya, Jokowi mengingatkan agar masyarakat menyimpan dengan baik > sertifikat tanah yang merupakan dokumen penting berisi informasi hak > kepemilikan tanah. Konflik maupun sengketa tanah di daerah di Indonesia, > menurut Presiden, masih banyak terjadi dikarenakan masyarakat tidak > memegang hak hukum atas tanah tersebut. > > “Ini penting, ini adalah bukti hak kepemilikan tanah. Kalau ada yang > mengklaim ‘ini tanah saya,’ (tunjukkan) ‘oh bukan, tanah saya, > sertifikatnya ada’, (mereka) enggak bisa apa-apa. Ini adalah bukti hak > hukum atas tanah,” lanjutnya. > > Kepada Bergelora.com di Sidoarjo dilaporkan, pada kesempatan yang sama, > Jokowi juga menjelaskan reformasi yang telah dilakukan pemerintah dalam > mengurus sertifikat tanah. Pada tahun 2016, Presiden mulai menargetkan > Kementerian ATR/BPN untuk mengeluarkan lebih banyak dari jumlah sertifikat > yang dikeluarkan saat itu. > > “Saat itu 2016, saya minta buat 5 juta setahun, saya tunggu coba bisa > enggak 5 juta, ternyata bisa. Saya naikkan lagi 7 juta, ternyata juga > selesai, naikkan lagi 9 juta ternyata juga bisa. Artinya, kalau kita mau > itu sebetulnya bisa,” tuturnya. (Z. Abidin) > > -- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "GELORA45" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi > https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BCA94FE3CA974645ADF4419C2A178145%40A10Live > <https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BCA94FE3CA974645ADF4419C2A178145%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer> > . > -- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2CMrurb_vb6FCu0x7NoMkD7h0%3D-%3Do-avLvm62S-zNZNDw%40mail.gmail.com.
