Ma'ruf Amin sebutkan langkah-langkah RI jadi raksasa ekonomi baru
 Rabu, 24 Agustus 2022 12:39 WIB
 
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa.

Kita ingin bersama bangkit, bergerak dan bersinergi mewujudkan raksasa ekonomi 
baru menuju Indonesia Emas
Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebutkan sejumlah 
langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk mewujudkan Indonesia sebagai raksasa 
ekonomi baru.

Hal itu disampaikan Wapres dalam peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional I 
Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) 2022 di Jakarta, Rabu, yang disaksikan 
secara daring.

"Sebagaimana tema munas Japnas kali ini, kita ingin bersama bangkit, bergerak 
dan bersinergi mewujudkan raksasa ekonomi baru menuju Indonesia Emas. Untuk 
itu, beberapa hal ingin saya tekankan kepada Japnas di seluruh Indonesia," kata 
Wapres.

Pertama, Wapres meminta Japnas mengembangkan potensi ekonomi digital di seluruh 
sektor usaha dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Selain sektor 
e-commerce, potensi ekonomi digital di bidang pertanian, kesehatan, pendidikan, 
pariwisata, industri kreatif dan lainnya juga harus terus dikembangkan.

Kedua, ia meminta Japnas menumbuhkan inovasi-inovasi guna menciptakan bisnis 
yang berdaya saing di tingkat regional dan global. Akselerasi, inovasi, dan 
digitalisasi juga perlu diikuti dengan literasi data yang baik.

"Keputusan bisnis berbasis data akan meningkatkan kualitas proses bisnis dari 
hulu hingga hilir akhir ke konsumen. Dengan tetap memperhatikan koridor 
perlindungan data privatnya," ujar dia.

Ketiga, perlunya penguatan kolaborasi dunia usaha, perguruan tinggi, pemerintah 
dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat terbangunnya ekosistem 
digital yang kokoh sekaligus adaptif dengan perubahan zaman.

Wapres Ma'ruf berharap pengusaha jadi penggerak aktivitas ekonomi untuk 
menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Ia mengajak para 
pengusaha dapat merangkul dan melibatkan para usaha mikro dan kecil (UMK) dalam 
aktivitas usahanya, agar daya saing UMK meningkat.

Keempat, kata dia, partisipasi Japnas dalam perhelatan G20 harus dimanfaatkan 
seoptimal mungkin untuk memberi nilai tambah bagi kepentingan bangsa.

"Kita optimistis Presidensi Indonesia akan membawa manfaat ekonomi bagi dunia 
usaha dan juga UMKM, serta memantapkan peran strategis Indonesia dalam 
menentukan arah kebijakan pemulihan ekonomi global," jelasnya.

Di sisi lain, Ma'ruf meminta secara khusus kepada Japnas, sebagai salah satu 
organisasi pengusaha Indonesia, untuk dapat turut membantu penguatan usaha 
berbasis syariah di berbagai daerah, di antaranya dengan mengisi kawasan 
industri halal dan mendukung penguatan kapasitas UMKM guna mendukung visi 
Indonesia menjadi pusat produsen halal dunia.

Dia mengingatkan dalam pendekatan keagamaan, Allah SWT telah menentukan 
berbagai sumber daya alam di masing-masing negara. Allah memberikan pada suatu 
negara sesuatu yang tidak diberikan kepada negara lain, untuk menjadi 
penghidupan melalui perdagangan.

"Jadi, ada negara yang diberi, yang lain tidak, sehingga terjadi proses 
perdagangan dari satu negara ke negara lain. Nah, kita ini negara yang dikasih 
Allah banyak sekali, produk-produk pertanian, perkebunan, kelautan, 
pertambangan, yang tidak ada di negara lain, sehingga kita bisa menjual," 
jelasnya.

Dia menekankan, dulu negara lain datang ke Indonesia untuk mencari 
rempah-rempah, hingga terjadi penjajahan. Saat ini, menurut dia, jalur rempah 
itu harus dihidupkan lagi, namun dalam bentuk yang lain.

"Bagaimana kita menjual rempah dengan melakukan hilirisasi. Nah, oleh karena 
itu, yang penting bagaimana sumber daya alam yang kita miliki itu bisa kita 
olah dengan baik untuk kita hilirisasi, (kemudian) kita jual ke negara lain," 
kata dia.

"Saya percaya Japnas bisa melakukan itu semua. Dan, oleh karena itu, krisis 
apapun, krisis global bagaimanapun, saya kira tidak akan berpengaruh pada 
negara dan bangsa kita," imbuhnya.

Wapres berharap kegiatan Munas I Japnas 2022 dapat menginspirasi seluruh 
anggota Japnas untuk bangkit bergerak dan bersinergi serta menghasilkan 
rekomendasi-rekomendasi strategis untuk mewujudkan Indonesia sebagai kekuatan 
ekonomi baru yang diperhitungkan dunia.

Baca juga: Wapres sebut keputusan kenaikan harga BBM dalam pembahasan
Baca juga: Wapres sebut tantangan dan peluang industri asuransi syariah nasional
Baca juga: Wapres ajak masyarakat berjihad ekonomi untuk hadapi krisis 
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Kelik Dewanto

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/BADAE7EE0576455DAD8EE25A473F6184%40A10Live.

Reply via email to