https://www.gatra.com/news-551807-politik-presiden-ideal-2024-pengamat-sebut-rizal-ramly-dan-jimly-asshiddiqie.html


Presiden Ideal 2024, Pengamat Sebut Rizal Ramly dan Jimly Asshiddiqie

 07 September 2022

Manajer riset Seknas FITRA Badiul Hadi dalam diskusi publik

*Jakarta, Gatra.com–* Manajer riset Seknas FITRA Badiul Hadi menyebut sulit
untuk berharap pada nama-nama dalam bursa calon presiden dalam Pemilu 2024,
untuk dapat mengatasi polarisasi politik yang terjadi di Indonesia.

Dia menilai bahwa tokoh-tokoh yang namanya kini bertengger dalam bursa,
justru merupakan bagian dari polarisasi itu sendiri. Mengingat, nama-nama
besar yang saat ini acap kali disebutkan pada sejumlah lembaga survei
nasional, merupakan bagian dalam Pemilu 2019 silam, yang mana memiliki
andil besar dalam memperkuat terjadinya polarisasi politik di Indonesia.

“Nah ini saya kira menjadi problem yang sangat serius untuk kita
pertimbangkan betul terkait dengan posisi mereka,” kata Badiul dalam acara
diskusi publik “Titik Temu” terkait nama terkait kemungkinan calon
alternatif dalam bursa Capres 2024, Selasa (6/9). Posisi tersebut, kata
Badiul, terkait dengan apakah mereka merupakan pilihan terbaik untuk dapat
maju dalam Pemilu 2024 mendatang.

Sementara itu, selain polarisasi politik, Badiul juga menyebut bahwa
ekonomi nasional juga menjadi suatu isu fundamental bagi Indonesia, yang
menjadi tantangan bagi calon presiden ke depan. Sebab, ia menilai, ekonomi
nasional adalah salah satu isu yang akan menjadi perhatian publik secara
serius.

Badiul pun mencontohkan bagaimana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
yang diumumkan beberapa waktu lalu, nantinya dapat berdampak pada hasil
temuan terkait kepercayaan publik pada Presiden RI Joko Widodo pasca
kenaikan tersebut.

Sebagaimana disebutkan Badiul sebagai contoh sederhana, pada 16 Agustus
2022 silam, Presiden sempat mengumumkan surplus Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) hingga Rp 106 triliun. Namun, satu bulan setelahnya,
Jokowi justru mengatakan bahwa negara perlu mengurangi subsidi BBM.
Perbedaan itu pun dipandang Badiul dapat memunculkan suatu pertanyaan
penting.

“Mengelola anggaran ini akan menjadi isu strategis bagi calon pemimpin pada
2024,” ujar Badiul. Isu terkait perkembangan ekonomi atau bahkan inflasi
pun dipandangnya akan menjadi sangat krusial untuk diperhatikan.

Dengan kata lain, Badiul menganggap sosok Presiden 2024 nanti harus mampu
menjawab sejumlah persoalan pokok yang tengah dihadapi Indonesia. Beberapa
di antaranya adalah polarisasi politik, perekonomian, peran Indonesia di
kancah internasional, serta korupsi. Sosok tersebut, menurutnya juga harus
mampu menyejahterakan masyarakat, sebagaimana kesejahteraan sendiri selalu
menjadi konsentrasi masyarakat.

Ia pun berharap, masyarakat tak lagi menafikan substansi dari sosok calon
presiden mendatang dan hanya terpaku pada ketokohan suatu figur. Sebab,
apabila hal tersebut terus terjadi, maka persoalan yang terjadi hari ini
berpotensi untuk terjadi pula di masa mendatang.

Sementara itu, di luar nama-nama yang sudah sejak awal bertengger di bursa
capres 2024, Badiul menyebut Mantan Pimpinan Mahkamah Konstitusi RI Jimly
Asshiddiqie sebagai orang yang menurutnya memiliki kapasitas dan
kapabilitas yang baik dalam konteks kenegaraan Indonesia. Ia juga menyebut
tokoh nasional Rizal Ramli yang banyak berkecimpung di bidang perekonomian
Indonesia. Kedua nama itu pun Badiul anggap dapat menjadi alternatif nama
baru dalam bursa capres 2024.

* Reporter:  Jihan Astriningtrias*
<https://www.gatra.com/news-551807-politik-presiden-ideal-2024-pengamat-sebut-rizal-ramly-dan-jimly-asshiddiqie.html>
* Editor:   Rohmat Haryadi*
<https://www.gatra.com/news-551807-politik-presiden-ideal-2024-pengamat-sebut-rizal-ramly-dan-jimly-asshiddiqie.html>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2A75C4pjZVFh23iouRnp7jBRiB27EhvYZuUvahLmqFteg%40mail.gmail.com.

Reply via email to