detikHealth Berita Detikhealth Detail Artikel

Kamis, 08 Sep 2022 19:01 WIB

Pandemi Belum Kelar, WHO: Tiap 44 Detik Satu Orang Meninggal Akibat COVID

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Share 0
Tweet 0
Share 0
Whatsapp 0
Telegram 0
0 komentar
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Director General of the World Health Organization 
(WHO), talks to the media regarding the coronavirus and global health 
priorities in 2022, during a press conference, at WHO headquarters in Geneva, 
Switzerland, Monday, Dec. 20, 2021. (Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP) Dirjen 
WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Salvatore Di Nolfi/Keystone via AP)
Jakarta -

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus 
menegaskan pandemi COVID-19 belum selesai. Meski angka kasus dan kematian 
global menurun, bukan menjadi jaminan ini akan berakhir.

Kasus kematian yang dilaporkan setiap minggu mungkin telah turun lebih dari 80 
persen sejak Februari lalu. Tetapi, ia menyebut minggu lalu setiap 44 detik, 
satu orang meninggal karena COVID-19.

"Jumlah kematian yang dilaporkan setiap minggu mungkin telah turun lebih dari 
80% sejak Februari," kata Tedros dalam pembukaan konferensi pers WHO, Rabu 
(7/9/2022).

"Tetapi meskipun demikian, minggu lalu satu orang meninggal karena COVID-19 
setiap 44 detik," bebernya.
Baca juga: Terbaru Setelah FWB, Tren Berisiko 'Sleepover Date' Viral di Medsos!

Meski begitu, Tedros mengatakan sebagian besar kematian itu dapat dihindari. 
Salah satunya dengan melakukan pencegahan dan mengurangi penularannya, karena 
virus Corona tidak akan hilang begitu saja.

Maka dari itu, minggu depan WHO akan menerbitkan beberapa ringkasan kebijakan 
untuk menurunkan risiko akibat COVID-19. Itu mencakup elemen penting seperti 
pengujian, vaksinasi, hingga pencegahan dan pengendalian infeksi.

"Kami berharap negara-negara akan menggunakan laporan singkat ini untuk menilai 
kembali dan menyesuaikan kembali kebijakan mereka," ujar Tedros.

"Untuk melindungi mereka yang paling berisiko, memperlakukan mereka yang 
membutuhkannya, dan menyelamatkan nyawa," pungkasnya.
Baca juga: WHO Bicara Prospek Vaksin Covid-19 Hirup untuk Akhiri Pandemi


Simak Video "Dirjen WHO: Hidup Bersama Covid-19 Bukan Berarti Menganggap 
Pandemi Berakhir"

(sao/naf)
who covid-19 virus corona pandemi corona pandemi covid-19
Share 0
Tweet 0
Share 0
Whatsapp 0
Telegram 0
0 komentar
Berita Terkait

Baca artikel detikHealth, "Pandemi Belum Kelar, WHO: Tiap 44 Detik Satu Orang 
Meninggal Akibat COVID" selengkapnya 
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6280817/pandemi-belum-kelar-who-tiap-44-detik-satu-orang-meninggal-akibat-covid.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/





-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220908145818.a2586e959ccd05136f31b461%40upcmail.nl.

Reply via email to