*Seandainya Jokowi hadir pada sidang umum tahunan PBB bisa beliau kemukakan
teori akal Abunawas kepada sidang yang dihadiri oleh kepala negara dan
petinggi anggota dari berbagai negara. Siapa tahu teori Abunawasnyai bisa
membuat sidang terpesona  dan nama Jokowi menjadi  populer ke berbagai
pelosok dunia untuk mengatasi masalah rumit yang dihapai dunia sekarang
ini.  Selain itu atas penemuan teori Abunawas ini diusulkan untuk diberikan
hadiah Nobel kepada Jokowi. Presiden NKRI. Dengan diberikan hadiah bukan
saja nama Jokowi menjadi harum, tetapi juga NKRI. *

https://suaraislam.id/sidang-majelis-umum-pbb-digelar-tatap-muka-lagi-lagi-presiden-jokowi-absen/



*Sidang Majelis Umum PBB Digelar Tatap Muka, Lagi-Lagi Presiden Jokowi
Absen*

 Presiden Jokowi untuk pertama kalinya berpidato di Sidang Majelis Umum
(SMU) ke-75 PBB secara virtual, September 2020.

*Jakarta (SI Online) *– Presiden Jokowi kembali tidak menghadiri sidang
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bakal digelar secara
tatap muka *(offline) *di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, pada 19-26
September mendatang.

“Konfirmasi yang kami terima, memang Bapak Presiden tidak berangkat untuk
menghadiri Sidang Majelis Umum PBB tahun ini,” ujar Direktur Jenderal Kerja
Sama Multilateral, Tri Tharyat, dalam pertemuan bersama media di Jakarta,
Senin (12/09) seperti dilansir *CNNIndonesia.com*.

Tharyat mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PBB mengenai kemungkinan
Jokowi memberikan pidato secara virtual. Namun, keputusan tetap ada di
tangan lembaga internasional itu.

“Kita sudah menanyakan lebih lanjut apakah bisa disampaikan video.
Keputusan PBB akan dilakukan in-person [hadir secara langsung] 100 persen,”
ucap Tri.

Sebagai pengganti, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, yang akan
memimpin delegasi dalam sidang MU PBB itu.

“Sesuai aturan tata pembicara, Menlu akan bicara atas nama Republik
Indonesia,” tutur Tri.

Sebagai wakil Indonesia, Retno akan tetap menyampaikan pesan dari Jokowi
dalam sidang Majelis Umum PBB tersebut.

Selain Rento, Menteri Perekonomian, Maritim, dan Iventasi RI, Luhut Binsar
Pandjaitan, dan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, dilaporkan akan
hadir dalam sidang di New York itu.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia akan membahas sejumlah hal, mulai dari
ketegangan di Laut China Selatan, perang Rusia-Ukraina, serta ketahanan
pangan dan ekonomi.

Selama menjadi Presiden, Jokowi memang tidak pernah menghadiri sidang
Majelis Umum PBB secara langsung. Sejak ia menjabat sebagai presiden
Indonesia pada 2014.

Jokowi selalu mengirimkan wakilnya untuk berbicara di hadapan para pemimpin
negara di pertemuan tingkat tinggi PBB tersebut.

Diketahui, Jokowi baru dua kali menghadiri sidang Majelis Umum PBB, yaitu
pada 2020 dan 2021. Saat itu sidang Majelis Umum PBB digelar secara virtual
karena dalam suasana pandemi Covid-19.

red: a.syakira

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAGjSX2BA9FyrcrZ8jXnG3OyM4XdrR9-J8Er5vnSpvLhoD51ZfA%40mail.gmail.com.

Reply via email to