Pengamat nilai Jokowi berhasil bangun infrastruktur

Senin, 19 September 2022 22:43 WIB

Arsif foto - Presiden Joko Widodo (kanan) menyimak pemaparan Menteri PUPR 
Basuki Hadimuljono (kiri) dalam diskusi Forum A1 di Jakarta, Kamis 
(14/11/2019). Diskusi tersebut mengangkat tema Makmur dan Terhubung Berkat 
Insfrastruktur. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.
Jakarta (ANTARA) - Analis Utama Ekonomi Politik Laboratorium Indonesia 2045 
Reyhan Noor menilai Presiden Joko Widodo berhasil membangun infrastruktur di 
Tanah Air.
 
"Secara umum, banyak progres pembangunan infrastruktur yang berhasil dibangun 
selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini tidak hanya terlihat 
dari proses perencanaan, melainkan mulai dari proses pembiayaan dari fiskal dan 
kerja sama badan usaha hingga implementasi di lapangan," kata Reyhan di 
Jakarta, Senin.
 
Jokowi bukan hanya meneruskan rencana pembangunan pemerintahan sebelumnya, tapi 
juga merumuskan dari awal hingga implementasi di lapangan.
 
Reyhan Noor mengatakan pembangunan infrastruktur sejati-nya tidak hanya 
bermodalkan perencanaan, tetapi perlu dukungan political will (keinginan 
politik) yang kuat. Hal itu dapat dilihat dari besaran suatu mata anggaran 
fiskal yang menandakan keseriusan terhadap suatu kebijakan.

Baca juga: Pengamat: Pembangunan infrastruktur era Jokowi jauh lebih baik

Baca juga: Pemerintah gencarkan informasi kinerja tiga tahun Jokowi-Ma'ruf
 
Menurut dia keberhasilan pemerintahan Jokowi membangun infrastruktur berdampak 
besar terhadap perekonomian nasional. Dalam jangka pendek, pembangunan 
infrastruktur menyedot banyak tenaga kerja.
 
Sedangkan dalam jangka panjang, dia mengatakan pembangunan infrastruktur dapat 
memberikan kepastian terhadap perencanaan lainnya. Sebagai contoh, pembangunan 
infrastruktur perhubungan, seperti tol dan pelabuhan, dapat memberikan 
kepastian bagi dunia usaha untuk mendapatkan biaya logistik yang lebih 
terjangkau.
 
Contoh lainnya, lanjut Reyhan pembangunan irigasi yang dapat memberikan 
kepastian bagi petani untuk mendapat pasokan air bersih dalam mengolah lahan.
 
"Menurut saya apa yang dilakukan pemerintah dengan membuat prioritas proyek 
infrastruktur sudah sangat baik. Hal ini berguna untuk mengalokasikan sumber 
daya yang terbatas," ujar Reyhan.
 
Reyhan menyarankan perencanaan pembangunan sektor infrastruktur yang sedang 
berjalan harus terus dipantau agar dapat selesai meskipun melewati masa 
jabatan, salah satu caranya adalah memastikan pendanaan tersedia. Alternatif 
pendanaan yang perlu diperhatikan adalah kontrak kerja sama investasi dengan 
badan usaha.
 
"Badan usaha perlu mendapatkan kepastian bahwa pendanaan cukup dan proyek tetap 
akan berjalan meskipun terjadi pergantian pemerintahan," tutur dia.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2022

    Tag:
    Jokowi
    infrastruktur




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20220919211909.dce97c7ed9337b86e57d3f54%40upcmail.nl.

Reply via email to