Kerja Sama Tiongkok-ASEAN Capai Hasil Bernas
2022-09-19 
14:12:25https://indonesian.cri.cn/2022/09/19/ARTIENIf2nOTkrV5BRgc614C220919.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.23


Ekspo Tiongkok-ASEAN (CAEXPO) dan Pertemuan Puncak Investasi-Perdagangan 
ASEAN-Tiongkok  (CABIS) ke-19 baru-baru ini diselenggarakan di kota Nanning, 
Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi Tiongkok. Para analis internasional 
berpendapat, melalui CAEXPO, masyarakat internasional telah menyaksikan kerja 
sama Tiongkok-ASEAN yang terus menunjukkan vitalitas dan mencapai hasil bernas. 
Selama tahun pertama pemberlakuan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif 
Regional (RCEP), kerja sama perdagangan dan investasi Tiongkok dan ASEAN telah 
menyambut peluang yang baru, pengintegrasian ekonomi regional telah memberikan 
daya penggerak yang baru.




Sejak terselenggaranya CAEXPO pertama di tahun 2004, CAEXPO semakin menjadi 
platform dialog dan kerja sama yang penting antara Tiongkok dan ASEAN. Luas 
area CAEXPO tahun ini sebesar 102 ribu meter persegi, untuk pertama kalinya 
didirikan area pameran khusus ASEAN dan RCEP, pameran ini telah menarik 1.600 
lebih perusahaan berpartisipasi secara luring, dan sekitar 2.000 perusahaan 
berpartisipasi secara daring. Pameran ini sepenuhnya memainkan peranan sebagi 
platform pertukaran dan jendela dialog.



Malaysia adalah negara kehormatan CAEXPO tahun ini, perusahaan-perusahaan 
partisipan mencakup bidang makanan dan minuman, kesehatan, minyak bumi dan gas 
alam. Direktur Eksekutif Badan Pengembangan Perdagangan Eksternal Malaysia 
Mustafa baru-baru ini menyatakan, meskipun dalam situasi pandemi, 
perusahaan-perusahaan Malaysia tetap sangat antusias untuk mengikuti CAEXPO 
tahun ini, dan menantikan penjalinan hubungan bisnis yang erat dan berjangka 
panjang dengan perusahaan Tiongkok.







Selama 18 tahun ini, pesona CAEXPO di bidang interkonektivitas regional dan 
pendorongan kerja sama semakin menonjol, dan sejauh ini, sudah menarik 
partisipasi dari 1 juta lebih pedagang dari dalam dan luar negeri, dan sempat 
memberikan bantuan untuk zona perdagangan bebas (FTA) Tiongkok-ASEAN dan 
pembangunan proyek ‘Sabuk dan Jalan’.

“CAEXPO telah memainkan peranan yang krusial bagi peningkatan jaringan bisnis 
dan interkonektivitas regional antar perusahaan, pedagang dan investor di 
kawasan ini,” tutur Sekretaris Jenderal ASEAN Lim Jock Hoi.



Selama 18 tahun ini, CAEXPO selalu mendorong tujuan kerja sama bersahabat 
antara Tiongkok-ASEAN, berupaya membangun platform, melancarkan komunikasi, 
meningkatkan pertukaran dan memperluas kerja sama, serta terus menstimulasi 
vitalitas kerja sama dalam kerangka RCEP.

Tahun ini merupakan tahun pertama Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok dan 
ASEAN, dan juga tahun pertama pemberlakuan RCEP. CAEXPO tahun ini bertajuk 
‘Nikmati Bersama Peluang Baru RCEP, Dorong FTA Tiongkok-ASEAN Versi 3.0’, 
jumlah kontrak kerja sama yang ditandatangani jauh lebih banyak daripada tahun 
2021.



Sejak RCEP diberlakukan, interkonektivitas terus didorong maju, manfaat dan 
keuntungan perdagangan terus diperluas, ekonomi, perdagangan dan investasi pun 
mengalami eskalasi yang berkualitas. Berdasarkan data Administrasi Umum 
Kepabeanan Tiongkok, selama 8 bulan pertama tahun ini, volume ekspor impor 
Tiongkok terhadap ASEAN meningkat 14% dibandingkan masa yang sama tahun lalu. 
Sementara itu, volume ekspor impor Tiongkok dengan 14 negara anggota RCEP 
meningkat 7,5% pada periode yang sama tahun lalu.



Hanya dari bulan Januari hingga April lalu saja, eksportir Thailand sudah 
mengajukan permohonan sertifikat daerah penghasil dalam kerangka RCEP senilai 
204 juta dolar US, dan setelah menggunakan kebijakan insentif pajak RCEP, nilai 
total komoditi yang diimpor Thailand melampaui 70 juta dolar US.



Sebagai platform kerja sama Tiongkok dan ASEAN, CAEXPO dan CABIS secara 
akumulatif telah menyelenggarakan sejumlah forum tingkat tinggi yang mencakup 
lebih dari 40 bidang seputar interkonektivitas, kapasitas produksi, bea cukai 
dan keuangan, telah berhasil mendorong terwujudnya sejumlah proyek besar 
seperti jalur baru perdagangan darat-laut internasional, portal informasi 
Tiongkok-ASEAN, serta Aliansi Transportasi Multimoda ASEAN Tiongkok (CAMTA), 
dan telah menyaksikan sejumlah prestasi ikonik seperti pembentukan FTA 
Tiongkok-ASEAN, pemberlakuan RCEP, serta hubungan Tiongkok dan ASEAN yang telah 
menjadi mitra dagang terbesar satu sama lain.



Para analis berpendapat bahwa kerja sama Tiongkok dan ASEAN tidak hanya 
menstimulasi potensi pembangunan yang lebih besar, tapi juga telah memberikan 
daya penggerak yang baru bagi pengintegrasian ekonomi regional.



-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8649D8209900497AB86C461F139EA991%40A10Live.

Reply via email to