http://sp.beritasatu.com/home/ganjar-indonesia-miliki-penderita-katarak-terbesar-di-asia/116925

Ganjar: Indonesia Miliki Penderita Katarak Terbesar di Asia
Rabu, 21 September 2016 | 13:34

 Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat berbincang dengan warga penderita 
katarak yang mengantre untuk dioperasi dalam bakti sosial operasi katarak 
gratis dalam rangka HUT ke-61 Polantas, Rabu (21/9) di RS Ken Saras. [Stefy 
Thenu] 


Berita Terkait

  a.. Irwan Hidayat: Kami Ingin Jamu Disukai Semua Kalangan 
  b.. Sido Muncul Bantu 1.000 Dhuafa di Yogya 
  c.. Sido Muncul Beri Santunan ke 1.000 Kaum Dhuafa 
  d.. Sido Muncul Bangun Pusat Herbal di Sejumlah Kota Besar 
  e.. Pelopori Operasi Katarak Gratis, Sido Muncul Raih Penghargaan
[UNGARAN] Indonesia memiliki penduduk penderita katarak terbesar di Asia. 
Bahkan di tingkat dunia, negara ini berada di peringkat kedua setelah Etiopia.

“Untuk itu, ditengah kondisi demikian, kami sangat menghargai peran serta pihak 
swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu 
negara mengatasi berbagai persoalan termasuk mengatasi penderitaan para 
penderita katarak ini,” ujar Ganjar saat membuka bakti sosial operasi katarak 
gratis di lobi RS Ken Saras Jl Soekarno Hatta, Kabupaten Semarang, Rabu (21/9).

Bakti sosial digelar Sido Muncul bekerjasama dengan Polres Semarang, RS Ken 
Saras dan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jateng, dalam rangka HUT 
ke-61 Polantas.

Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan, operasi katarak gratis 
digelar Sido Muncul bekerjasama dengan Perdami dilakukan sejak 2011. Baksos 
telah digelar di 27 provinsim 210 kabupaten/kota, 235 rumah sakit/klinik 
mata/puskesmas di Indonesia.

"Hingga Agustus 2016, operasi ini telah mengoperasi 47.878 penderita," ujar 
Irwan.

Irwan juga meminta warga untuk tidak takut dioperasi, karena selain tak 
dipungut biaya, operasi yang dilakukan juga tidak sakit. "Banyak penderita yang 
takut dioperasi, sehingga tak tertolong dan mengalami kebutaan," ujarnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dalam sambutannya mengatakan kegiatan 
operasi katarak gratis ini sejalan dengan program organisasi Kesehatan Dunia 
(WHO) yakni Vision 2020.

“Di Jawa Tengah masih banyak penderita gangguan penglihatan termasuk katarak. 
Karena katarak merupakan penyebab kebutaan yang besar, Saya sudah perintahkan 
para Kapolsek dan babinkamtibmas untuk mendata warga penderita katarak dan 
melaporkannya untuk ditindaklanjuti,” ujar Condro Kirono.

Kapolres Semarang AKBP Vincentius Thirdy Hadmiarso mengatakan, ada 60 warga 
penderita katarak yang terdaftar. Namun setelah dilakukan pemeriksaaan 
kesehatan, hanya 40 orang yang memenuhi syarat untuk dioperasi. [142]

Kirim email ke