http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160928150108-213-161828/menkominfo-bbm-secara-de-facto-milik-indonesia/
 
http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160928150108-213-161828/menkominfo-bbm-secara-de-facto-milik-indonesia/

  
 Menkominfo: BBM secara de Facto Milik Indonesia Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia
 Rabu, 28/09/2016 16:34 WIB
 
 

 
 Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
 
 Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara 
menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo terkait BlackBerry Messenger (BBM) 
yang sudah menjadi 100 persen milik Indonesia.

Dijelaskan Rudiantara, sudah ada perjanjian antara perusahaan Indonesia dengan 
pihak BlackBerry terkait hal tersebut.

"Kalau berbicara de facto di lapangan, semua (urusan terkait BBM) menjadi milik 
dan dikontrol perusahaan Indonesia," ucap Rudiantara secara singkat saat 
ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (28/9).

 Lihat juga:Jokowi: BBM 100% Milik Indonesia, Manfaatkan untuk e-Commerce 
http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160928131058-213-161772/jokowi-bbm-100-milik-indonesia-manfaatkan-untuk-e-commerce/

Tanpa menjabarkan lebih panjang, Rudiantara mengaku telah berinteraksi dengan 
"pihak yang menguasai BlackBerry" sejak dua bulan lalu.

"Intinya, secara praktis sudah di Indonesia, artinya fakta di lapangan bagi 
masyarakat Indonesia ya (milik) Indonesia. Saya juga sudah tahu pengembangan 
dan lain-lainnya seperti apa. Sementara strukturnya bagaimana itu masalah 
bisnis.," sambungnya.

Selebihnya Rudiantara mengatakan lebih baik turut menanyakan hal terkait ini 
secara langsung dengan pihak BlackBerry.

Sekadar diketahui, BlackBerry Messenger digaet oleh perusahaan media PT Elang 
Mahkota Teknologi (Emtek Group) dalam bentuk kerjasama antara BlackBerry dan 
Emtek ini sendiri dalam bentuk perjanjian lisensi software dan hak kekayaan 
intelektual BBM.

Sebelumnya, Jokowi dalam rapat terbatas  yang diadakan di Kantor Kepresidenan 
Jakarta, Selasa (27/9) mengutarakan pentingnya dukungan pemerintah dalam upaya 
memperkuat pelaku ekonomi digital dengan melakukan deregulasi serta memberikan 
pelatihan pengembangan kapasitas untuk berkompetisi.

 Lihat juga:Benarkah BlackBerry Messenger 100% Milik Indonesia? 
http://www.cnnindonesia.com/teknologi/20160928143839-213-161818/benarkah-blackberry-messenger-100-milik-indonesia/

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi tak lupa mengungkapkan bahwa layanan pesan 
instan dari Blackberry, BlackBerry Messenger (BBM) sudah dimiliki 100 persen 
oleh Indonesia sehingga bisa dijadikan platform asli Indonesia.

"Kita harapkan nanti seluruh hal yang berkaitan dengan e-commerce kita baik 
retail platform-nya, baik logistik platform-nya bisa nempel ke blackberry 
messenger khususnya yang nanti betul-betul kita siapkan menjadi platform asli 
Indonesia," ujar Jokowi. (tyo)
 

 

Kirim email ke