Tulisan Made Supriatma, yg dimuat di Indoprogress tentang Pater Beek terlampir, saya kira penting untuk dicermati dalam rangka mengungkap latar belakang sejarah kelam berdarah masa lalu, terutama tentang para pelaku Genosida politik 1965-66. " ... Fenomena Beek dan kelompoknya yang kita hadapi di sini tidak jauh berbeda dengan ulama atau agamawan dari kelompok agama lain yang memakai agama untuk mencapai kepentingan politiknya. Gereja Katolik Indonesia turut menanggung beban moral itu. Mungkin sudah waktunya gereja berpikir untuk meminta maaf secara tulus kepada korban-korban pembantaian 1965, rakyat Papua (yang punya cukup banyak pemeluk Kristen) dan rakyat Timor Leste (yang hampir 90 persen Katolik). .. ". Selengkapnya, klik: http://indoprogress.com/2016/09/kamerad-dalam-keyakinan-pater-joop-beek-sj-dan-jaringan-ba-santamaria-di-asia-tenggara/ <http://indoprogress.com/2016/09/kamerad-dalam-keyakinan-pater-joop-beek-sj-dan-jaringan-ba-santamaria-di-asia-tenggara/> Salam, Arif H.
[GELORA45] Indoprogress: Kamerad Dalam Keyakinan: Pater Joop Beek, SJ dan Jaringan BA Santamaria di Asia Tenggara
'[email protected]' [email protected] [GELORA45] Thu, 29 Sep 2016 02:08:55 -0700
- [GELORA45] ... '[email protected]' [email protected] [GELORA45]
- Re: [G... 'Sunny' [email protected] [GELORA45]
