http://bangka.tribunnews.com/2016/09/29/lisensinya-dibeli-indonesia-blackberry-mulai-hentikan-produksi-smartphone
Lisensinya Dibeli Indonesia, BlackBerry Mulai Hentikan Produksi Smartphone
Kamis, 29 September 2016 09:46kompas.com/trenmax.idProduk Blackbarry 
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Blackberry membuat kabar mengejutkan. Perusahaan 
ponsel pintar yang telah menguasai pasar selama 14 tahun ini tidak akan 
memproduksi ponsel kembali.BACA : Pengakuan Dimas Kanjeng, Ada Pengusaha 
Jakarta Titipkan Uang Hingga Rp 1 TriliunPerusahaan itu selanjutnya mengalihkan 
pusat produksi/perakitan perangkat smartphone ke Indonesia. Yang mengejutkan, 
produksi Blackberry ke depan adalah berbasis android.Dilansir dari situs 
Kompas.com, Kamis (29/9/2016), hal itu menyusul perjanjian kerja sama antara 
BlackBerry Limited dan PT BB Merah Putih.BACA : Ashanty Marah, Anang Hermansah 
Dituduh Sebarkan Berita 'Mengerikan' di InstagramBlackBerry Limited memberikan 
lisensi software dan layanan BlackBerry kepada PT BB Merah Putih untuk 
memproduksi/merakit handset Android bagi pasar Indonesia."BB Merah Putih akan 
membuat, mendistribusikan dan mempromosikan perangkat bermerek BlackBerry yang 
menggunakan software dan aplikasi Android BlackBerry yang aman," demikian 
pernyataan resmi tertulis BlackBerry yang diterima KompasTekno, Rabu 
(28/9/2016).BACA : Kasiat Daun Mangga yang Belum Banyak Diketahui, Ternyata 
Bisa Tangkat PenyakitUpaya BlackBerry dalam memproduksi ponsel Android di 
Indonesia ini ditempuh sebagai bentuk pemenuhan persyaratan tingkat kandungan 
dalam negeri (TKDN) yang ditentukan oleh pemerintah untuk perangkat ponsel 
4G."Joint venture ini tercipta sebagai bentuk dukungan kepada usaha pemerintah 
Indonesia untuk mempromosikan pengembangan, memproduksi dan pembuatan barang 
menggunakan sumber lokal," tulis BlackBerry."Dengan bekerja sama dengan pihak 
ketiga seperti BB Merah Putih, BlackBerry dapat memajukan pengenalan merek 
perusahaan dan janji akan keamanan yang mencapai tingkat regional dan pengguna 
di seluruh dunia,” demikian kata CEO BlackBerry, John Chen.Kerja sama ini juga 
diharapkan mempercepat fokus BlackBerry secara keseluruhan dalam mendorong 
perkembangan perangkat lunak, terutama dalam mengembangkan dan memberikan 
lisensi software perangkat, melalui divisi bisnis Mobility 
Solutions.Sebelumnya, unit bisnis BBM juga telah diakuisisi oleh grup media 
Emtek (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk) asal Indonesia.Bentuk kerja sama 
tersebut adalah dalam hal brand, perjanjian lisensi software, dan hak kekayaan 
intelektual atas aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM).Indonesia 
kini menjadi penting di mata BlackBerry. Sebab, pengguna BlackBerry dan 
layanannya, seperti pesan instan BBM, adalah yang terbesar dibanding di 
negara-negara lain di dunia.
Jumlah pengguna aktif bulanan BBM pada Januari 2016 lalu ditaksir mencapai 55 
juta orang.




Kirim email ke