Saya kasih anda kesempatan berdiskusi dengan baik tetapi kelihatannya anda tidak niat. Yo wis karepmu! Btw, kelihatannya anda suka sekali memanipulasi kata2 orang.
---In [email protected], <nesare1@...> wrote : Ane suruh ente nulis dalam Bahasa inggris! Ane bukan tanya ente guru Bahasa inggris atau bukan! Ente kan sombong menyalahkan ane berbahasa inggris! Ente kan orang dari negara yang berbahasa inggris tetapi tidak pernah menulis yang baik dalam Bahasa inggris! Paling2 satu kata dua kata dan campur2 dengan Bahasa Indonesia. Ini kan contoh tulisan ente yang mempermasalahkan (tidak percaya) kalau BUMN itu bisa swasta: “BUMN PT tertutup artinya apa? Kan BUMN yg private?!!! Contohnya apa?” Ini kan tulisan ente: “BUMN private”…..gaya2 pake 2 bahasa. Terus mempersoalkan istilah BUMN swasta? Pertama ngomong Bahasa nih: ente sudah salah. Kedua istilah BUMN swasta, BUMN private itu yang meng koin kan nya adalah ente. Ketiga substansi artinya yang salah itu ‘kan ane sengajain. Biar ente baca lalu pake’ buat bashing ane. Bener kan terpancing. Ini 1 jab langsung semaput! Moso’ ane gak ngerti itu salah?!!!! Sudah panjang lebih 10 ribu kata yang ane tulis utk menyalahkan ente yang gak ngerti arti private company. SEKALI BACA SAJA ANE SUDAH TAHU DIAWAL DISKUSI ENTE ITU SALAH GEDE DENGAN MENGKONTRASKAN GOVERNMENT DAN NON GOVERNMENT DALAM MENDEFINISIKAN ARTI PRIVATE ITU!!!!!!!! JUGA DARI AWAL DISKUSI, ANE SUDAH BILANG PELAN2 ANE BUKANYA. ANE TULIS PENJELASANNYA PANJANG SEPERTI KULIAH. EH JEBULNYA DIHINDARI DAN MASIH BERSIKAP MAHA SOMBONG. SAMPAI AKHIRNYA KARENA PERMINTAAN ENTE SENDIRI MAU PAKE’ JAB YA ENTE KASIH TAHU JAWABANNYA JAB NYA: MENURUT UU NO.19 TAHUN 2003: BUMN PT terbagi dua, yakni BUMN PT terbuka dan BUMN PT tertutup. Lucunya UU itu ente sendiri yg kirim seperti juga referensi2 lainnya tentang defisini private company yang semuanya benar. Ente itu gak ngerti bisnis! Ente itu gak ngerti bisnis! Sudah ane ulang2 terus dari dulu! Gimana bisa qualified buat ngomong pertamina gak boleh akuisisi PGN dan Petragas akuisisi PGN!!!! Gimana ceriteranya? Ini kan awalnya? Ente buktikan arti dari private company saja ente gak ngerti, koq mau ambil kesimpulan bahwa pertamina gak boleh akuisisi PGN dan Petragas akuisisi PGN!!! Ini selingan: Tulisan ente yg dulu ane kupas lagi ya: Jonathan: Upaya anda yg sedemikian gigih panjang lebar dgn meng-goblok2an orang itu cuman mau ngomong "PT. Pertamina adalah BUMN swasta!" kasihan banget! menunjukkan sifat narsis bukan alang kepalang. Tidak mengherankan anda me-muja2 Donald Trump. Nesare: dari mana tulisan ane yang menunjukkan ane pendukung Trump? Ane gak pernah sama sekali nulis ttg Trump baik kejelekan maupun kelebihannya. Yang nulis dan petugas kaya’ loper koran itu adalah ente yang selalu ngirim artikel yang mendukung Clinton dan mendiskreditkan Trump. Ini ‘kan sifat seorang narsis seperti sudah ane tulis dan labelkan ke ente. Persis bashing nya ente ke Jokowi dan Indonesia. Ini problem nya ente. Ane gak tahu apakah ini yang ente sebut2 sebagai personal disorder loh?!!!!! Hehehehehe Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 30, 2016 6:24 PM To: Yahoogroups <[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] BUMN Swasta Saya bukan guru bahasa Inggris, anda salah sasaran. ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Ane ini kan orang Indonesia dan berbahasa Indonesia. Maklumlah kami bukan orang pintar seperti ente dari amerika dan berbahasa inggris. Ane kan lagi belajar Bahasa inggris. Dari dulu tulisan ane kan dalam Bahasa Indonesia. Tolong sekali sekali nulis dalam Bahasa inggris biar kami kami orang Indonesia berbahasa Indonesia ini bisa belajar. Jangan hanya nulis dalam Bahasa Indonesia saja yang mungkin ente sudah lupa makanya salah melulu! Jangan hanya nulis dalam Bahasa inggris yang sepotong2 yang mungkin ente juga sudah lupa artinya alias bingung makanya salah melulu! Walaupun kami orang bodoh tetapi kami mau belajar. Kami tidak sama dengan orang2 seperti ente yang pintar tapi tidak mau belajar dan sombong. Nesare From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 30, 2016 2:57 PM To: Yahoogroups <[email protected] mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] BUMN Swasta lagi on...? ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : hehehehehe From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 30, 2016 2:17 PM To: Yahoogroups <[email protected] mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] BUMN Swasta maksud anda kedua argument anda itu benar? anda boleh ralat kok kalau salah ketik. Argument1 Nesare: Kalau ane orang bisnis akan nulis begini dalam akademis: a private company is a company whose shares are traded in stock exchange. In contrast, a public company does not have shares to trade in stock exchange (their shares are kept inside the company). Argument2 Nesare: Swasta = private = saham 100% dimiliki oleh suatu institusi bisa oleh pemerintah maupun perseorangan dan sekelompok investors. ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Kan goblok kalau memang nanya?!! Moso tulisan ane yg muter2 dan panjangnya segitu gak menjelaskan arti private dan public? Hehehehe Nesare From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 30, 2016 11:29 AM To: Yahoogroups <[email protected] mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] BUMN Swasta jawab saja yg mana yg anda maksudkan? saya cuman tanya biar jelas maksud anda. ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Hehehehe baca juga nih ya?!!!! Jadi lucu akh!!!!! Jadi isunya private vs public nih yeah….. Harus diginiin baru ketahuan kalibernya!!!! Masalah BUMN swasta dilarikan ke private vs public nih yeahhhhh???!!!!! Hehehehehe Nesare From: [email protected] mailto:[email protected] [mailto:[email protected] mailto:[email protected]] Sent: Friday, September 30, 2016 10:26 AM To: Yahoogroups <[email protected] mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] BUMN Swasta Antara argument1 dan argument2 kelihatannya bertolak belakang. Yg mana yg benar? Argument1 Nesare: Kalau ane orang bisnis akan nulis begini dalam akademis: a private company is a company whose shares are traded in stock exchange. In contrast, a public company does not have shares to trade in stock exchange (their shares are kept inside the company). Argument2 Nesare: Swasta = private = saham 100% dimiliki oleh suatu institusi bisa oleh pemerintah maupun perseorangan dan sekelompok investors. Contoh Nesare: Nesare: “Tidak dan bukan”, contohnya: PGN adalah BUMN/pemerintah yang sudah go public. Ini artinya PGN = BUMN = pemerintah = public. Jadi PGN bukan swasta/private. “Bisa”, contohnya: pertamina yang 100% sahamnya dimiliki pemerintah Indonesia. Ini artinya pertamina = pemerintah = swasta/private tapi bukan public company. ---In [email protected] mailto:[email protected], <nesare1@... mailto:nesare1@...> wrote : Loh ente kan mempermasalahkan istilah. Yang mulai ente. Katanya ane nulis panjang2, ane singkat eh diteriakin kunyuk! Bener2 orang satu ini!!! Kalau ane orang bisnis akan nulis begini dalam akademis: a private company is a company whose shares are traded in stock exchange. In contrast, a public company does not have shares to trade in stock exchange (their shares are kept inside the company). The ownership doesn’t determine a company is public or private but the shares do. In a country such as Indonesia who has a significant big size government sponsored entreprises owned solely or partially by the government frequently uses the term private mistakenly to non-government. This is wrong. A public or private company is determined by its shares traded in stock exchange but not by the ownership of government of non-government. More cases of private companies go public instead of public becomes private. In 2011 PT Aqua Golden Mississippi Tbk, a public company officially became a private company. Also Bank ekonomi rahardja was a public company became private after taking over by HSBC last year. However more government companies are going public due to the fact of mismanagement and corruption. The government is trying hard to pamper these issues to go public PT. Pertamina, PT. sarina, PT. pelni, PT. KAI, PT. sucofindo, PT. surveyor Indonesia, PT. pegadaian are examples of private companies in Indonesia which are 100% owned by Indonesia government. There are public companies whose shares are majority owned by Indonesian’s government and traded in Indonesia stock exchange such as: PGN, adhi karya, indo farma, timah etc. Most of the companies in Indonesia are private companies which are small and medium size companies run by non-government entreprises. There are some big private companies in Indonesia. To name some: Bank metro express which has been taken over by a south Korean shinhan bank not too long ago, PT Bintang Toedjoe, PT Indoland Inti Perkasa, PT Elite Prima Hutama, PT Pendawa Properti Indonesia, PT Harapan Global Niaga, PT Artisan Wahyu etc. Some of big companies in Indonesia usually called conglomerates are public companies such as: PT. astra international, PT Adira Dinamika Multi Finance, PT BII, astra agro lestari etc. Sudah cukup ya dalam bahasanya ente. Versi Bahasa Indonesia lebih panjang lagi seperti yang sudah ane tulis dalam diskusi ini…..yang ente bilang muter2 itu loh. Hehehehehe. Pertanyaan ente itu sudah pernah ente tanyakan dan sudah ane jelaskan on Mon 9/26/2016 9:46 PM: Jonathan: Perusahaan negara = perusahaan swasta? Nesare: kan sudah pernah ente tanyakan: Jonathan: jadi menurut anda pemerintah = swasta? tidak tapi bisa. Swasta = private = saham 100% dimiliki oleh suatu institusi bisa oleh pemerintah maupun perseorangan dan sekelompok investors. Nesare: “Tidak dan bukan”, contohnya: PGN adalah BUMN/pemerintah yang sudah go public. Ini artinya PGN = BUMN = pemerintah = public. Jadi PGN bukan swasta/private. “Bisa”, contohnya: pertamina yang 100% sahamnya dimiliki pemerintah Indonesia. Ini artinya pertamina = pemerintah = swasta/private tapi bukan public company. Ane tambahin: PGN itu adalah BUMN. Artinya BUMN itu adalah kepemilikan harus at least 51%. Jadi gak ada perusahaan pemerintah Indonesia kepemilikannya dibawah 51%. Dst….dst…
