*...SANGAT TIDAK MENGHERANKAN.........* SEJARAH : ADALAH kumpulan atau lebih tepatnya NASKAH LEMBARAN FAKTA DAN DATA AUTHENTIK dari suatu Peristiwa dan atau tentang seseorang Tokoh dan atau suatu Perkembangan Proces sejarah Kemanusian ,dll... yang dalam bahasa Inggrisnya ( terminus technicus ) disebut : " HISTORY " ...Tetapi yang jelas Tidak seperti Di Indonesia dimana SEJARAH sering disusun sebagai Naskah yg disusun dan* ditulis berdasarkan* *" CERITA" seseorang * tentang seseorang atau seorang Tokohatau suatu Peristiwa yang " *DICERITAKAN " pula * oleh orang yang lain yang *harus BERCERITA* dan ditulis serta disebarluaskan *sebagai suatu CERITA* , YANG DITAMBAH2 DAN ATAU DIKURANGI dan atau DIPERINDAH sebagai SUATU DONGENG yang BERISI KEBOHONGAN ...atau' ditambah dngan Bumbu2 Kesucian dan Jimat yan ampuh ...dll.dll. sehingga yang namanya SEJARAH BANGSA ( NATONAL HISTORY ) TELAH BERUBAH SEDEMIKIAN RUPA yang pada akhirnya dalam bahasa Inggris yang MIRING dan Palsu Kita sebut dan Kita kenal .... dengan > terminus technicus SEBAGAI * " HIS - STORY " atau " HIS - OWN STORY "** ......*
*** Di INDONESIA SANGAT SEDIKIT PENULIS SEJARAH yang SERIOUS dan BENAR2 BERMUTU dan dengan demikian pula dengan NASKAH SEJARAH AUTHENTIK yang bisa dipertanggung jawabkan MUTUNYA dan KEBENARANNYA .....(jikapun ada > Banyak yang Hilang dan dihilangkan ...bahkan Museum atau Rumah Asli yang pernah dihuni Bung Karnopun diperjual/belikan ...atau banyak Patung2 atau peninggalan bersejarhpun dihancurkan dan atau tidak dirawat .....dan dibiarkan punah.....) oleh karenanya kita Tak usah merasa heran...jika BANGSA INI lebih banyak BANYAK mengenal Suatu hal tentang *"**HIS - STORY"* Seseorang TOKOH > ketimbang *HISTORY ( SEJARAH ) AUTHENTIK * *BANGSA DAN **NEGARANYA... * 2016-10-01 15:48 GMT+02:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > > > Pada Sabtu, 1 Oktober 2016 11:37, Mohammad Kasim <[email protected]> > menulis: > > > > - BeritaSatu <http://www.beritasatu.com/> > - BeritaSatu TV <http://tv.beritasatu.com/> > - Suara Pembaruan <http://sp.beritasatu.com/> > - Investor Daily <http://id.beritasatu.com/> > - Jakarta Globe <http://jakartaglobe.beritasatu.com/> > - <http://saksimata.beritasatu.com/> > > > - > - <http://facebook.com/SuaraPembaruan> > - <http://twitter.com/suarapembaruan> > > [image: SP Logo] <http://sp.beritasatu.com/> > Selamat datang *Tamu* | > <http://sp.beritasatu.com/pages/2010/login.php?height=250&width=370&modal=true&ref=/home/asvi-warman-banyak-buku-sejarah-menyesatkan/117034> > Sabtu, 1 Oktober 2016 > [image: BS logo] > Pencarian Arsip <http://sp.beritasatu.com/pages/archive/> > > - HOME <http://sp.beritasatu.com/home> > - POLITIK & HUKUM <http://sp.beritasatu.com/politikdanhukum> > - METROPOLITAN <http://sp.beritasatu.com/metropolitan> > - NASIONAL <http://sp.beritasatu.com/nasional> > - EKONOMI & BISNIS <http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis> > - INTERNASIONAL <http://sp.beritasatu.com/internasional> > - OLAHRAGA <http://sp.beritasatu.com/olahraga> > - HIBURAN <http://sp.beritasatu.com/hiburan> > - KIPRAH <http://sp.beritasatu.com/kiprah> > - GAYA HIDUP <http://sp.beritasatu.com/gayahidup> > - INOVASI <http://sp.beritasatu.com/inovasi> > > Harian Umum Sore. Redaksi: (021) 29957500. Sirkulasi:(021) 29957555 ext > 6052. Iklan: (021) 71688268. Rp 4.000. Langganan Rp 75.000 > > - KLASIFIKASI <http://sp.beritasatu.com/pages/classify/> > - GALERI FOTO | <http://sp.beritasatu.com/pages/galerifoto/> > - E-PAPER | <http://sp.beritasatu.com/pages/e-paper/index.php> > > Asvi Warman : Banyak Buku Sejarah Menyesatkan > Sabtu, 1 Oktober 2016 | 8:56 > [image: Ilustrasi buku sejarah [google]]Ilustrasi buku sejarah [google] > > Berita Terkait > > - 51 Tahun Tragedi 1965, Kaum Eksil Hanya Butuh Permintaan Maaf > > <http://sp.beritasatu.com/home/51-tahun-tragedi-1965-kaum-eksil-hanya-butuh-permintaan-maaf/117033> > - Presiden Undang Prajurit Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi Ke > Istana > > <http://sp.beritasatu.com/home/presiden-undang-prajurit-pengangkat-jenazah-pahlawan-revolusi-ke-istana/97670> > - Seskab: Presiden Tak Pernah Bahas Permintaan Maaf PKI > > <http://sp.beritasatu.com/home/seskab-presiden-tak-pernah-bahas-permintaan-maaf-pki/96976> > - Muhammadiyah Klarifikasi Soal Minta Maaf Presiden Terhadap PKI > > <http://sp.beritasatu.com/home/muhammadiyah-klarifikasi-soal-minta-maaf-presiden-terhadap-pki/96975> > - Kebencian pada Keturunan PKI Belum Hilang, Negara Harus Minta Maaf > > <http://sp.beritasatu.com/home/kebencian-pada-keturunan-pki-belum-hilang-negara-harus-minta-maaf/93433> > > [JAKARTA] Peneliti LIPI sekaligus ahli sejarah Asvi Warman Adam menilai > banyak buku yang diterbitkan belakangan bukan untuk meluruskan justru > menyesatkan sejarah. Khususnya yang berkaitan dengan peristiwa 1965. Hal > ini membuat upaya pengungkapan serta penyelesaian tragedi berdarah yang > memakan banyak korban tidak pernah selesai. > Asvi mengungkapkan hal itu dalam diskusi publik bertema "Gerakan 30 > September Hari Ini : Rekonsiliasi dan Sejarah Masa Depan Indonesia" yang > diadakan di Kantor Para Syndicate di Jakarta, Jumat (30/9). > Turut hadir sebagai pembicara dalam acara itu putri Bung Karno sekaligus > Ketum PNI Marhaenisme Sukmawati Soekarnoputri dan pengamat pertahanan > Kusnanto Anggoro. > Menurut Asvi, buku-buku yang bertema kekerasan banyak diterbitkan untuk > mengambinghitamkan golongan komunis sebagai pelaku utamanya. Dia menyebut > buku karya Taufiq Ismail berjudul "Ayat-ayat yang Disembelih" sebagai > contohnya. > Buku tersebut mengungkap tragedi berdarah yang terjadi di tiga daerah > yakni Brebes, Tegal, dan Pemalang dalam revolusi sosial setelah 1945 dengan > tokoh utamanya Kutil yang nama aslinya Sakhyani lantas digolongkan sebagai > PKI. Padahal disertasi Anton Lucas menyebut Kutil merupakan preman yang > memiliki padepokan namun sulit menggolongkannya sebagai preman ataupun kyai. > "Dalam buku "Ayat-ayat yang Disembelih" Kutil ini digolongkan sebagai PKI. > Padahal tidak ada hubungannya. Dalam revolusi sosial golongan kanan maupun > PKI melakukan apa saja. Mereka tertekan secara ekonomi sewaktu zaman > Belanda dan Jepang sehingga timbul anarkisme lantas muncul orang-orang > seperti Robin Hood seperti Kutil," kata Asvi. > Asvi mengatakan, hanya dua solusi yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan > tragedi 1965 agar tidak menjadi beban sejarah terus-menerus. Solusi itu > adalah melalui langkah yudisial dengan mendirikan pengadilan HAM ad hoc > atau dengan langkah rekonsiliasi dengan cara mengungkapkan kebenaran > melalui Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. > Fakta yang disajikan harus apa adanya, tidak direkayasa dan > dilebih-lebihkan. Kalaupun memulainya dengan mencari referensi buku > haruslah buku-buku yang memiliki sumber terpercaya. > "Banyak buku yang tidak meluruskan sejarah tetapi membuat semrawut," ujar > Asvi. > Asvi juga membantah dalil yang menyebut jika komunisme yang berkuasa pada > 1965 korban yang jatuh bakal lebih besar. Sebab dalil tersebut adalah > pengandaian yang bisa benar bisa juga salah. Terlebih kenyataannya pada > 1965 banyak korban jatuh dari kalangan komunis dan Soekarnois. > Tak lama peristiwa 1965 terjadi, lanjut Asvi, Bung Karno membentuk Fact > Finding Comission yang mengungkap terdapat 78000 korban. Versi Kopkamtib > terdapat 1 juta korban. Sedangkan Versi Sarwo Edhie lebih besar lagi yakni > 3 juta korban. > "Pembantaian 1965 itu pembunuhan massal," kata Asvi. > Dikatakan, terdapat lima unsur dalam kasus 1965 yang perlu diperhatikan. > Pertama pembunuhan enam jenderal yang telah selesai secara hukum. Kedua > pembunuhan massal 1965 yang berkasnya dari Komnasham telah diserahkan ke > Kejaksaan. Ketiga, penghilangan kewarganegaraan ribuan orang, keempat > pembuangan paksa ke Pulau Buru, dan kelima stigma diskriminasi komunis > terhadap korban dan keluarga. Unsur kedua hingga kelima belum dapat > diselesaikan hingga kini. > "Maka semuanya harus dibuka agar stigma ini bisa dihilangkan," ungkapnya. > [E-11] > > <http://sp.beritasatu.com/#>Delen > > > Kirim Komentar Anda > > > Pasang iklan disini via B1 Ads <http://ad.beritasatumedia.com/onlineadv> > > - TERPOPULER <http://sp.beritasatu.com/#content-1> > - TERKOMENTARI <http://sp.beritasatu.com/#content-2> > > *NHK World Mulai Promosi di Jakarta* > <http://sp.beritasatu.com/home/nhk-world-mulai-promosi-di-jakarta/117010> > *Jabatan Sekretaris MA Sepi Peminat* > <http://sp.beritasatu.com/home/jabatan-sekretaris-ma-sepi-peminat/117011> > *Konsumsi Sabu, Dalang Kondang Ini Ditangkap* > <http://sp.beritasatu.com/home/konsumsi-sabu-dalang-kondang-ini-ditangkap/117012> > *Tabrakan Maut di Ngawi, 3 Tewas, 4 Terluka* > <http://sp.beritasatu.com/home/tabrakan-maut-di-ngawi-3-tewas-4-terluka/117013> > *Dibangun, Apartemen Berkonsep Bebas Narkoba Pertama di Jateng* > <http://sp.beritasatu.com/home/dibangun-apartemen-berkonsep-bebas-narkoba-pertama-di-jateng/117014> > *Ketua MA: Otomatis Terkucilkan, Untuk Apa Sanksi Sosial Koruptor?* > <http://sp.beritasatu.com/home/ketua-ma-otomatis-terkucilkan-untuk-apa-sanksi-sosial-koruptor/117015> > *Istri Irman Gusman Tak Penuhi Panggilan KPK* > <http://sp.beritasatu.com/home/istri-irman-gusman-tak-penuhi-panggilan-kpk/117016> > *Kasus Dimas Kanjeng, Polda Jatim Limpahkan BAP 4 Tersangka Pembunuh* > <http://sp.beritasatu.com/home/kasus-dimas-kanjeng-polda-jatim-limpahkan-bap-4-tersangka-pembunuh/117017> > *Juara Umum, Wapres Ucapkan Selamat pada Kontingen PON Jabar* > <http://sp.beritasatu.com/home/juara-umum-wapres-ucapkan-selamat-pada-kontingen-pon-jabar/117018> > *Persipura Lepas Greg Nwokolo* > <http://sp.beritasatu.com/home/persipura-lepas-greg-nwokolo/117019> > Copyright ©2016 *Suara Pembaruan*, All Rights Reserved > Tentang Kami <http://sp.beritasatu.com/pages/static/aboutus.php> | Privasi > <http://sp.beritasatu.com/pages/static/privacy.php> | Peta Situs > <http://sp.beritasatu.com/pages/sitemap/> > [image: Berita Satu Media Holdings] > Berita Satu Plaza 11th Floor, Suite 1102 | Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. > 35-36 | Jakarta 12950 | Indonesia > *Telepon:* +62 21 2995 7500 | *Fax:* +62 21 5277975 > [image: BeritaSatu] <http://www.beritasatu.com/>[image: The Jakarta Globe] > <http://thejakartaglobe.beritasatu.com/>[image: BeritaSatu English] > <http://thejakartaglobe.beritasatu.com/multimedia/tv/indonesia-highlights/>[image: > Globe Asia] <http://sp.beritasatu.com/>[image: Investor Daily] > <http://id.beritasatu.com/> > > - *BeritaSatu*BeritaSatu Media Holdings > FREE - on App Store & Google Play > DOWNLOAD > <http://www.beritasatu.com/pages/widget/downloadapps/redirect.php> > - > > -- > You received this message because you are subscribed to the Google Groups > "forumdiskusi" group. > To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an > email to [email protected]. > To post to this group, send email to [email protected]. > Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum. > For more options, visit https://groups.google.com/d/optout. > > > >
