*TOPIC BERITA* (*Sebarkan *) > 04 Oktober 2016 00:58:02 > Diperbarui: 04 Oktober 2016 01:18:39
> Anies Baswedan Bilang Sungai Bersih Karena Foke, Google pun Heran _____________________________________________________________________________ Komentar kita : > Itu namanya : "JURUS POLITIK KOTOR & BAU " atau yang kita biasa kenal sebagai sebut " KAMPANYE HITAM " > Symbol dari CHARAKTER KOALISI MERAH - PUTIH yang Tak Punya CHARAKTER > Mencari Keberhasilan diatas Tumpukan Kotoran (Shit) Manusia..... *1. memuji "THE FAKE " FOKE ( *Sang Palsu Foke* )* *2. mendeskreditkan AHOK* 2016-10-04 9:52 GMT+02:00 Hsin Hui Lin [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Anies ketangkap basah??? > On Oct 4, 2016 9:33 AM, "Chalik Hamid [email protected] > [GELORA45]" <[email protected]> wrote: > > > > > > > > Pepatah mengatakan: Dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung". > Sekarang Anies Baswedan berpijak di bumi Gerindra, maka ia pun menjunjung > langit Gerindra. Dulu ia menyumpahserapahi Gerindra. Bunglon selalu berubah > warna, sesuai dengan warna tempat hinggap. > > > > > > Pada Selasa, 4 Oktober 2016 3:11, "'Chan CT' [email protected] > [GELORA45]" <[email protected]> menulis: > > > > > > > > Sungai-sungai di Jakarta Sekarang, ... http://www.gelora45.com/news/ > JakartaYangAmburadulJadiRapih.pdf > > > > > *> From:* B.DORPI P. > *> Sent:* Tuesday, October 4, 2016 6:39 AM > > > > > > > > > > http://www.kompasiana.com/danielht/anies-baswedan- > bilang-sungai-bersih-karena-foke-google-pun-heran_57f29c2a947e613613aa1cc7 > <http://www.kompasiana.com/danielht/anies-baswedan-bilang-sungai-bersih-karena-foke-google-pun-heran_57f29c2a947e613613aa1cc7> > > > > > > 04 Oktober 2016 00:58:02 > > Diperbarui: 04 Oktober 2016 01:18:39 > > > > Anies Baswedan Bilang Sungai Bersih Karena Foke, Google pun Heran > > > > > > Anies Baswedan Bilang Sungai Bersih Karena Foke, Google pun Heran ( > hello-pet.com) Pernyataan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dari > kubu Gerindra-PKS bahwa sungai-sungai di Jakarta yang dulunya menjadi > lautan sampah dan berbau busuk, kini bersih, bening, asri, tak berbau lagi, > itu semua berkat jasa dari Fauzi Bowo alias Foke, karena dialah sang > perancangnya, sedangkan Gubernur Ahok hanya melaksanakannya, membuat publik > terheran-heran. > > > > Kok bisa Anies bicara begitu, ya? Karena selama ini Anies Baswedan dalam > berbagai pernyataannya selalu terdengar bijaksana, menghargai prestasi > orang lain, dan sebagainya, tetapi begitu bersekutu dengan kubu > Gerindra-PKS – yang pernah dituduh sebagai proxy dari beberapa mafia, > terutama mafia migas (Muhammad Reza) –, saat terjun di dunia nyata politik, > Anies langsung berubah 180 derajat. > > > > Salah satu buktinya adalah tentang pernyataannya yang begitu saja > menafikan prestasi Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta yang sekarang dalam > membuat dan menjalankan program pembersihan sungai-sungai di Jakarta itu. > > > > Meme dan status Denny Siregar jadi viral. Sebuah sindiran untuk Anies > Baswedan yang tajam dan bikin ngakak, Sabtu (1/10/2016). Foto di atas meme > dan cuplikan-cuplikan tulisan sindirannya. > > > > Semua orang tahu, kecuali mereka yang kurang pengetahuannya, atau mereka > yang membutakan mata hatinya karena terlalu membenci atau dengki kepada > Ahok, bahwa berkat program kerja Ahok yang diberi nama Pelayanan Terpadu > Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dengan petugas pelaksana dari Unit > Pelaksana Kerja (UPK) Badan Air Dinas Kebersihan-lah yang membuat > sungai-sungai di Jakarta yang dahulu tak diharapkan bisa bersih lagi karena > begitu terlalu banyaknya sampah (sampai menutup permukaan sungai), bisa > menjadi bersih, bening, asri, seperti sekarang ini, dan yang masih terus > terprogres. Untuk menjaga kesinambungan kebersihan sungai, Ahok juga > mengadakan sistem yang terintegrasi dengan seluruh sungai di Jakarta dengan > program yang dinamakan Jakarta Smart City . > > Dengan program ini kebersihan sungai dapat terus diawasi. > > > > Demikian juga dengan jalanan-jalanan di Jakarta yang kini bersih dan > bebas debu, itu karena Pemprov DKI Jakarta (di bawah kepimpinan Ahok) > memperbanyak pengadaan street sweeper (mesin penyapu jalan) untuk > membersihkan jalan dan menyedot debu secara masksimal, bukan merupakan > gagasan Foke. > > > > Ahok juga tidak menepuk dada mengakui semua itu berkat jasanya semata, > tetapi mengapresiasi kerja keras anak buahnya di UPK Badan Air Dinas > kebersihan atau yang biasa disebut juga dengan “Pasukan Oranye” itu. > > > > Ahok berkata: “"Pak Anies, mungkin karena dia bukan petahana dia enggak > ngerti, bahwa yang membersihkan dan menjaga sungai itu karena kami buat > program PPSU dan petugas UPK Badan Air Dinas Kebersihan, mereka yang > tungguin (mengawasi sungai)." > > > > Anies berkata, kebersihan sungai-sungai di Jakarta bersih itu merupakan > jasa Foke, yang merupakan inisiator utamanya dengan program Jakarta > Emergency Dredging Initiative (JEDI), Ahok hanya melaksanakannya, yang > telah dibantah Ahok dengan penjelasan tersebut di atas. > > > > Justru yang sebetulnya merupakan bagian dari program JEDI adalah > penertiban-penertiban yang diikuti dengan relokasi warga ke > rusunawa-rusunawa, termasuk di dalamnya penertiban terhadap pemukiman liar > di Pasar Ikan dan Bukit Duri. > > > > Berdasarkan program dari JEDI tersebut, semua pemukiman liar di > bantaran-bantaran sungai itu harus ditertibkan, penghuninya direlokasi, > setelah itu dilanjutkan dengan pekerjaan pengerukan, memperdalam, dan > memeperlebar sungai-sungai tersebut. > > > > Kenyataannya justru progarm JEDI yang dipuji Anies Baswedan itu yang > karena minimnya pengetahuannya malah dikecam, dan dijadikan bahan untuk > memojokkan Ahok. > > > > Anies mencampuradukan program pembersihan sungai dari Pemprov DKI > Jakarta (Ahok) dengan program JEDI yang menyangkut pengurukan, memperdalam, > dan memperlebar sungai-sungai di Jakarta. > > Secara singkat, dapat dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Jakarta > Emergency Dredging Initiative, (JEDI) adalah proyek Bank Dunia yang > bertugas untuk membenahi sistem drainase di Jakarta, yang dibayai dari dana > Bank Dunia dengan perkiraan total biaya proyek sebesar 135.500.000 dollar > AS. > > > > Tujuan dari proyek JEDI adalah mengurangi dampak banjir tahunan di DKI > melalui rehabilitasi dan pengerukanfloodways, saluran air dan cekungan > retensi, sesuai dengan standar praktik internasional. > > > > Memberikan keahlian teknis melalui pelatihan untuk memperkuat kapasitas > pemerintah DKI untuk mengoperasikan dan memelihara sistem pengendalian > banjir, sesuai dengan standar internasional. > > > > Secara umum, JEDI mencakup perbaikan sungai, waduk dan situ di sekitar > kawasan Jakarta . Sedikitnya 13 sungai harus dikeruk, waduk maupun situ > yang telah dangkal juga akan dikuras, diperdalam (Wikipedia). > > > > Pengerukan sungai Ciliwung di Bukit Duri, bagian dari program JEDI, yang > justru dikecam Anies Baswedan kepada Ahok (suara.com) Ironisnya, justru > program kerja yang akan dilaksanakan Anies Baswedan jika ia terpilih > sebagai gubernur, bertentangan dengan program JEDI tersebut, dan berpotensi > besar mengembalikan Jakarta menjadi amburl-adul, kumuh, seperti sebelum > ditata Ahok. > > > > Baru-baru ini Anies telah menandatangani kontrak politik dengan warga > Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara, yang isinya antara lain: tidak akan ada > penggusuran terhadap pemukiman ilegal, termasuk yang di bantaran sungai, > mereka cuma akan ditata ulang pembungan rumah-rumahnya, bahkan yang sudah > tinggal minimal 20 tahun akan disertifikasi tanahnya dengan hak milik, dan > akan memperbolehkan becak kembali ada lagi di DKI Jakarta! > > > > Apa yang sudah ditata dengan sedemikian baik oleh Ahok akan dikembalikan > Anies menjadi seperti sebelum ditata. Program kerja dan kontrak politik > Anies ini justru berpotensi besar "menghancurkan Jakarta "! > > > > Ironisnya, justru program kerja yang akan dilaksanakan Anies Baswedan > jika ia terpilih sebagai gubernur, bertentangan dengan program JEDI > tersebut, dan berpotensi besar mengembalikan Jakarta menjadi amburl-adul, > kumuh, seperti sebelum ditata Ahok. > > > > > > Maka tak heranlah ketika banyak orang pun terheran-heran dengan > pernyataan Anies Baswedan yang seolah-olah hendak menisbikan peran Ahok > dalam pembersihan sungai-sungai di Jakarta dari lautan sampah tersebut. > > > > Bukan hanya manusia yang heran, mesin pencari raksasa yang bernama > Google pun sampai terheran-heran, bingung, ketika ditanyakan apakah benar > sungai-sungai di Jakarta itu bersih karena Foke. > > > > Tulislah kata kunci seperti yang dinyatakan Anies Baswedan: “sungai > bersih karena Foke”, maka Google pun dengan bingung bertanya balik kepada > kita: “Did you mean: sungai bersih karena Ahok?” > > > > Bukan hanya sungai, cobalah bertanya kepada Oom Google, dengan mengetik > kata kunci: “ Jakarta bersih karena Foke,” maka Oom Google akan mengajukan > pertanyaan balik yang sama kepada kita: “Did you mean: Jakarta bersih > karena Ahok?” > > > > Maaf, Oom Google, bukan saya yang bermaksud mau bilang begitu, tetapi > itu, loh, cagub Anies Baswedan. > > > > ***** > > > > Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/danielht/anies-baswedan- > bilang-sungai-bersih-karena-foke-google-pun-heran_57f29c2a947e613613aa1cc7 > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > >
