**
*Kutipan dari Rubrik terlampir dibawah ini,*
*2016-10-05 10:33 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected]
<[email protected]> [temu_eropa] <[email protected]
<[email protected]>>:*
*Warga Rawabebek Butuh Pekerjaan Tetap*
*"Kami sekeluarga terpaksa pisah rumah. Suami saya masih kerja di sekitar
Pasar Ikan sedangkan saya tinggal di Rawabebek. Seminggu sekali, suami saya
pulang ke Rawabebek," ujar Siti Sunengsih, Selasa (4/10).Siti membuka lapak
dagang sayuran di Rusunawa Rawabebek dan baru seminggu sekali bisa bertemu
d e n g a n s u a m i n y a ......... dll,dll*
*-------------------------------------------------------------------------------------------------*
*KOMENTAR KITA :*
*Hal seperti tsb diatas yang diuraikan Penulis Warga RAWABEBEK , sama
sekali bukan SUATU DRAMA KEHIDUPAN YANG HARUS DIBESAR2KAN atau dijadikan
MASALAH YNG BESAR SEKALI.....*
*** Dimasyarakat negara maju (* di Negara2 Eropah .USA , Asia (Jepang Korea
Sel.
dan China atau Australia ,dll) misalnya* Hal2 semacm itu *( Orang
Pergi bekerja dari satu Kota kekota lain atau Tempat Pekerjaan yang sangat
berjauhan (diluar Kota dimana Ia Tinggal dan harus terpaksa berpisah dng
Suami atau keluarga selama Seminggu atau sebulan ) *adalah SUATU HAL YANG
BIASA* * dan TIDAK JARANG TERJADI *.. APALGI dikota2 Besar Dunia, dimana
kebanyakan Orang Pendatang harus pergi Bekerja keDistrik atau kebagian
kota lain yang sangat berjauhan dng Tempat Tinggalnya masing2. )
Jelas memang Situasi yang demikian TIDAK NYAMAN atau TIDAK COMFOTABLE bagi
setipa Orang. TETAPI ITU semua adalah REFLEKSI KEHIDUPAN REAL > Refleksi
dari Gaya Hidup dan CIVILISASI Perkemangan Ekonomi yang semakin mendorong
Maju .
Kemajuan Ekonomi melahirkan dan menciptakan Kemungkinan yang sangat luas
digala jenis Kegiatan Produksi,Usah, Jasa dan pembangunan serta menciptakan
Peluang Hidup , Peluang Pekerjaan , Usaha dan Servise yang snagta
terutama dikota2 Besar dan Ibu Kota . Hal mana merangsang Penduduk
disekitar Kota2 Besar dan bahkan daerah terpencil untuk berduyun2 datang
membanjiri Kota2 Besar dan sekitarnya untuk Mencari Pekerjaan (Social
Pilgrim atau Migrasi ekonomi secar besar2an ( legal dan Illegal...). Karena
Konkurese Hidup dan Kongkurensi dilapagan Pekerjaaan , orang sudah Tidak
memilih atau tidak teralalu memikirkan lagi MASALAH JARAK ANTARA TEMPAT
TINGGAL dan TEMPAT BEKERJA (lOKASI PEKERJAAN).
BANYAK DIANTARA PENDUDUK terpaksa menerima SIKON YANG ADA - dan merkapun
menyadari Hal yang Paling Pokok dan merupakan PILHAN > MENDAPAT PEKERJAAN
(kendatipun harus serig berpisah dengan Suami/ Istri danKeluarga - atau
TINGGAL BERSAMA KELUARGA .... tanpa PEKERJAAN .... ini ADALAH SUATU
PILIHAN HIDUP ...dan PILIHAN tsb
TIDAK MENYANGKUT HANYA DIRINYA SENDIRI ...melainkan PULUHAN dan MUNGKIN
RATUSAN RIBU PEKERJA yang senasib ..................
>> *HIDUP ITU SELALU TENTANG SUATU PILIHAN *
*Oleh karenanya : 1. PINDAH RUMAH atau PINDAH TEMPAT TINGGAL adalah SATU
HAL *
*2. Sedangkan MENCARI PEKERRJAANan atau KEHILANGAN PEKERJAAN adalah HAL *
* YANG** LAIN *
*DENGAN SENDIRINYA SEMUA **ITU **adalah PROBLEM HIDUP dan atau MASALAH
EXISTENSI HIDUP SETIAP dari kita masing2.*
> TETAPI dari segi HAK SESORANG >* KEDUA HAL tsb* Tidak bisa begitu saja
DISATUKAN dalam *SATU KARUNG* , dan* lebih2 TIDAK HARUS **secara
AUTOMATIS *DIDAPATKAN SESEORANG *sebagai HAK MUTLAK SESEORANG yang harus
DIPENUHI oleh DKI PEMPROV DKI JAKARTA .................*
> Soal Pekerjaan pun adalah SOAL PILIHAN SETIAP INDIVIDU ( Pilihan
Individuil ) *disatu Pihak ,*
dan Masalah ADANYA LOWONGANPEKERJAAN dan KEBUTUHAN Instansi atau Pemilik
atau
Pimpinan Perusahaan yang bersangkutan untuk memilih dan Menentukan
PENERIMAAN
PEGAWAI berdasarkan SIKON DAN PILHANNYA masing2 ......*dipihak lain dan
juga tergantung*
* Keangupan , Keterampilan dan Pendidikan ,Pengalaman Kerja dari setiap
orang yang *
* mendaftarkan diri untuk mencari Pekerjaaan terkait . (Dalam hal in
PemProv DKI Jakarta *
*hanya bisa mengusahakan untuk menghubungi Para Pengusaha atau
Perusahaan yang*
* ada tentang ADANYA RESERVA / POTENSIAL > Daftar JUMBLAH PEGAWAI YANG *
* NGANGGUR **dan atau KEHILANGAN PEKERJAANNYA disemtara WILYAH DKI
JAKARTA)*
*> TETAPI YANG JELAS penduduk tidak bisa selalu tergantung dan kebiasan
jeleknya dan Tidak jarang selalu (dalam arti yg negative) menggantungkan
segalanya dan Nasibnya pada Allah - pada Para Pejabat dan bahkan pada
Keluarga dan Orang lain .....................*
*NOTE :*
BAYANGKAN JIKA ANDA (KITA ) HARUS BERJUANG UNTUK HIDUP DI NEGARA ASING (
dan Bukan dinegara sendiri..... ). Maka akan sulit bagi Anda (bagi setiap
dari Kita) untuk memperjuangkan dan mempertahankan Hiudp kita masing2
hanya dengan MENGHARAPAKAN Instansi Resmi dan atau orang Lain yang akan
mati2an berusaha mencarikan PEKERJAAN untuk Kita ...sementara itu ANDA
hanya diam dirumah sambil menikmati rokok dan menunggu Datangnya
Kesempatan Pekerjaan ... atau Mislanya *MENDAFTARAKAN DIRI (*untuk bisa
mendapatkan Pekerjaan*)* * saja Tidak..... lalu **bagaimana ....? *
*( PEKERJAAN TIDAK AKAN DATANG MENJEMPUT KITA ....,kecuali jika KITA *
*adalah *
*SEORANG YANG MEMPUNYAI KAPASITAS dan KESANGGUPAN yang hebat, sehingga Kita
menjadi Rebutan sekian Perusahaan2 dan atau Insititusi2 ....)...*
*** PENGALAMAN adalah GURU TERBAIK untuk setiap Kehidupan dan semakian
banyak **Kita mendapat **Pengalaman dalam segala Bentuknya - semakin banyak
Kita Belajar..*
( dari Kehidupan itu sendiri...... )
*Puluhan** Tahun merantau dinegri orang..... *
**
Selamat sore, Malam dan Pagi,
Mrc
*_____________________________________________________________________________*
2016-10-05 10:33 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [temu_eropa] <
[email protected]>:
Warga Rawabebek Butuh Pekerjaan Tetap
>
>
> [JAKARTA] Para penghuni rumah susun sewa sederhana (Rusunawa) Rawabebek,
> Pulogebang, Jakarta Timur, membutuhkan pekerjaan tetap. Sebagian, para
> penghuni rusunawa kehilangan mata pencarian dan menjadi pengangguran saat
> dipindahkan ke rusunawa.
>
> Mereka berharap Pemprov DKI Jakarta mencarikan lapangan pekerjaan.
> Beberapa warga yang direlokasi dari Pasar Ikan, Jakarta Utara, mengeluhkan
> hal tersebut. Seperti yang dialami, Siti Sunengsih (42), penghuni blok F
> lantai IV Rusunawa Rawabebek.
>
> "Kami sekeluarga terpaksa pisah rumah. Suami saya masih kerja di sekitar
> Pasar Ikan sedangkan saya tinggal di Rawabebek. Seminggu sekali, suami saya
> pulang ke Rawabebek," ujar Siti Sunengsih, Selasa (4/10).
>
> Siti membuka lapak dagang sayuran di Rusunawa Rawabebek dan baru seminggu
> sekali bisa bertemu d e n g a n s u a m i n y a .
>
> Suaminya masih bekerja sebagai penjaga rumah di sekitar Pasar Ikan. "Suami
> dan anak saya kontrak di Pasar Ikan, daripada bolak-balik Rawabebek-Pasar
> Ikan mendingan kontrak di sana," ungkapnya.
>
> Selengkapnya klik: http://www.gelora45.com/
>
> http://www.gelora45.com/news/SP20161004_28.pdf
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>