"Warga itu mengaku jika menyetor uang Rp2,5 juta akan berlipat ganda sekaligus bisa melihat Tuhan. Tetapi, setelah menunggu, uang yang disetor tidak kembali dan juga tidak ketemu Tuhan. Jadi, saya katakan praktik agama yang ujung-ujungnya meminta uang adalah penipuan," kata Zaini. *=========================================================================* Haha .........dan menurut *Kyai **Dimas Kanjeng Taat Pribad*i maka UANG = ALLAH ....maka sang Umat yang Maha Dungu itupun > Uangnya Hilang .... tapi > Allahnya tetap tak nampak kelihatan......
*** Sayangnya sang Umat tidak menggugat MUI ... agar MUI paling tidak bisa menolong Umat yang kehilangan Uangnya untuk bisa melihat ALLAHNYA.............* *AMMIIINNN............* http://www.antaranews.com/berita/588811/praktik- penggandaan-uang-di-samarinda-berlangsung-lama
