Verzonden via Yahoo Mail op Android 
 
  Op vr, okt. 7, 2016 om 1:43 schreef Marco 45665 [email protected] 
[temu_eropa]<[email protected]>:       

Contoh hidup

Apakah Para HAJI dan sekali gus Para Ulama itu begitu SUCI dan  tidak ada yang 
pernah melecehkan dan bahkan menjatuhkan MORAL ISLAM dan  QORAN dan ISLAM  itu 
sendiri  ? ( dan bukan sekedar hanya >  AYAT QORAN saja.... )  
Contoh 1: KORUPSI  IMPORT DAGING SAPI  untuk Supply IDUL FITRI  saat itu ( yang 
dilakukan oleh  Haji Luthfi  - Mantan Ketua Umum PKS  > perbuatannya yang HARAM 
dan memalukan sebgai Haji dan Ketua Umum Partai AGAMA ( Islam )...TIDAKKAH 
DEMIKIAN .. ? Dan banyak lagi contoh seperti itu ( Bhakan Distribusi Qoran-pun 
di Korupt oleh Kader GOLKAR > Haji Sutan Baginda...)
Contoh 2.: Paling Top > KORUPSI DANA HAJI oleh  Haji Soeryadharma Ali  ( MANTAN 
                     MENTERI AGAMA (Islam )
Contoh 3: Yang Paling TO SEDUNIA  KORUPSI HAJI.JENDRAL BINTANG 5 - SOEHARTO     
                 (  " Mantan Presiden REPUBLIK INDONESIA  " )
Contoh 4 > Banyak Perbuatan  Korupsi dan Kejahatan Kriminal (Perkosaan, 
Pembunuhan                      Penipuan dan entah apa lagi yang dilakukan oleh 
" PARA  UMAT" yang bukan                      saja Melecehkan " AYAT QORAN " 
tetapi sudah MENGOTORI ISLAM itu sendiri?
KESIMPULAN :  Sang PEMBUAT PETISI  yang NAMANYA  Irfan Noviandana -TIDAK        
                 LEBIH  manusia (K) UMAT yang DUNGU lebih dungu dari yang       
                  paling Dungu  ( Kasian ...perlu dirawat .... )
2016-10-07 1:05 GMT+02:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

     


https://m.tempo.co/read/news/ 2016/10/06/231810292/muncul- 
petisi-tolak-ahok-yang- disebut-lecehkan-ayat-al-quran

Muncul Petisi Tolak Ahok yang Disebut Lecehkan Ayat Al-Quran  
KAMIS, 06 OKTOBER 2016 | 23:05 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mampir ke launching Teman Ahok 
#Tetap Ahok di Graha Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, 1 Oktober 2016. 
TEMPO/Yohanes Paskalis

TEMPO.CO, Jakarta - Petisi penolakan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki 
Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai melecehkan ayat Al-Quran, muncul di 
Change.org. Petisi tersebut pertama kali dimulai oleh Irfan Noviandana, pada 
Rabu, 5 Oktober 2016. Hingga malam ini, Kamis, 6 Oktober 2016, petisi online 
yang mengecam calon gubernur inkumben pada Pemilihan Gubernur DKI 2017 ini 
telah ditandatangani 40.237 orang.

"Kami warga negara Indonesia, khususnya masyarakat beragama Islam merasa sangat 
terganggu atas ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 
yang melecehkan ayat suci Al-Qur'an dengan kalimat 'dibohongi pake surat Al 
Maidah ayat 51', pada acara pertemuan Gubernur DKI Jakarta dengan warga Pulau 
Seribu yang di publikasikan pada tanggal 27 September 2016," tulis petisi itu.

Dalam petisi itu pula, mereka menuntut Ahok meminta maaf atas ucapan pelecehan 
itu. Mereka meminta Ahok tak lagi membawa ayat suci Al-Qur'an dengan 
tafsirannya sendiri, karena dinilai dapat menimbulkan keresahan di kalangan 
umat Islam. Selain membuat tebusan surat petisi ke Ahok, para pembuat petisi 
juga menembuskan ke Majelis Ulama Indonesia dan Menteri Agama Lukman Hakim 
Saifuddin.

"Meminta Menteri Agama Drs. Lukman Hakim Saifuddin memberikan teguran kepada 
Gubernur DKI Jakarta agar tidak lagi memicu keresahan umat beragama," tulis 
mereka. Mereka juga meminta Majelis Ulama Indonesia memperingatkan perbuatan 
Ahok tersebut.

Ahok sudah menyanggah dugaan pelecehan agama yang dituduhkan kepadanya. Dugaan 
yang muncul dari pernyataan saat beramah tamah dengan warga Kepulauan Seribu 
itu, dibantah Ahok lewat akun resmi Instagram-nya. "Saya tidak berniat 
melecehkan ayat suci Al-Quran, tapi saya tak suka mempolitisasi ayat suci, baik 
itu Al-Quran, Alkitab, maupun kitab lainnya,” kata dia lewat caption foto di 
akunnya @basukibtp.

EGI ADYATAMA


   

    

Kirim email ke