Masyarakat luas tidak politisasi agama, yang politisasi agama ialah kaum agama 
yang menganggap diri mereka sebagai agen tunggal surgawi di bumi.

From: mailto:[email protected] 
Sent: Sunday, October 9, 2016 11:12 PM
To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] 
Subject: [nasional-list] PBNU Ajak Masyarakat Hentikan Politisasi Agama pada 
Pilkada 2017 [1 Attachment]

  
[Attachment(s) from j.gedearka included below]
 



http://megapolitan.kompas.com/read/2016/10/09/20504891

/pbnu.ajak.masyarakat.hentikan.politisasi.agama.pada.pilkada.2017


PBNU Ajak Masyarakat Hentikan Politisasi Agama 

pada Pilkada 2017 
Minggu, 9 Oktober 2016 | 20:50 WIB
  a.. 

  b.. 

  c.. 

  d.. 

  e.. 

94
Shares
- Nahdlatul Ulama
Terkait
  a.. Dilaporkan ke Bawaslu karena Kutip Ayat dari Kitab Suci, Ini Tanggapan 
Ahok 
  b.. Kata Ahok, Lawan Politik yang Buat Videonya Kutip Ayat Suci Jadi "Viral" 
  c.. Ahok Dilaporkan Dua Organisasi ke Polda Metro Jaya 
  d.. Pengurus NU Jakarta: Ahok Tak Bilang Ayat yang Membohongi, tetapi 
Membohongi Pakai Ayat 
  e.. Djarot: Komentar Ahok soal Ayat Suci Jadikan Pembelajaran Politik 
  f.. Agus Yudhoyono Bantah Menyerang Ahok soal Komentar Ayat Suci 
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia 
(Lakpesdam) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rumadi Ahmad, mengajak 
masyarakat Jakarta untuk berkampanye dengan damai.

Dia meminta semua pihak berhenti mempolitisasi agama apa pun pada Pilkada DKI 
2017.

"Mari kita menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang menghentikan itu semua 
(politisasi agama)," ujar Rumadi melalui keterangan tertulis yang diterima 
Kompas.com, Minggu (9/10/2016).

Rumadi mengingatkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk berhati-hati 
mengucapkan hal-hal yang berpotensi menyerang lawan maupun diri mereka sendiri. 
Dia juga menuturkan, PBNU meminta masyarakat untuk berhati-hati menggunakan 
agama dalam politik.

"Kalau hal ini tidak terkendali, akan merusak sendi-sendi keberagaman bangsa 
kita," kata dia.

Ajakan untuk memilih salah satu pasangan cagub dan cawagub, lanjut Rumadi, 
harus dilakukan dengan cara yang positif. Selain itu, kampanye yang positif 
juga harus dilakukan di tempat-tempat yang semestinya.

Semua pihak sebaiknya tidak menggunakan tempat-tempat ibadah untuk berkampanye.

Kerukunan harus dijaga

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Heriandi Lim, menuturkan, 
kerukunan umat beragama harus selalu dijaga pada Pilkada DKI 2017.

Semua pihak harus menjaga perbedaan dan toleran terhadap pihak-pihak yang 
memiliki perbedaan keyakinan.

"Semua keyakinan masing-masing umat beragama harus dijaga, harus dipertegas 
toleransinya. Mari berpilkada dengan sehat dan demi warga DKI. Jangan sampai 
pecah belah," ucap Heriandi melalui keterangan tertulisnya.

Sebelumnya, banyak pihak menganggap ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja 
Purnama (Ahok) telah menistakan ajaran agama saat ia melakukan kunjungan kerja 
ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. 

Saat itu, Ahok menyatakan tidak memaksa warga Kepulauan Seribu untuk memilih 
dirinya pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Pernyataannya itu disertai ucapannya 
yang mengutip Surat Al Maidah ayat 51. Ucapannya ini yang dianggap menistakan 
ajaran agama.

Kompas TV Diduga Langgar SARA, Ahok Dilaporkan ke Bawaslu




Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  a.. Pilkada DKI 2017 
      Penulis : Nursita Sari 
      Editor : Fidel Ali  









Kirim email ke