*MENGANCAM SESEORANG melalui KEKERASAN yang bisa mengakibatkan dan atau berakibat Ceder Fysik dan bahkan Kematian (kendatipun dalam benrtuk Verbal ) dari segi HUKUM sudah bisa dikatagorikan sebagai Suatu RENCANA TINDAK PELANGGARAN HUKUM KRIMINAL dan sudah bisa di Gugat Hukum dan dijerat Hukum KUHP Pidana Kriminal..*
2016-10-14 21:31 GMT+02:00 'Sunny' [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > res : *Mari ramai-ramai membebaskan pulau Jawa menjadi negara merdeka > dan berdaulat tanpa ada ikatan dengan pulau-pulau lain! hehehehehhe* > > http://www.antaranews.com/berita/590219/habib-rizieq- > ancam-kerahkan-massa-lebih-banyak-jika-ahok-tak- > diperiksa?utm_source=fly&utm_medium=related&utm_campaign=news > > > *Habib Rizieq ancam kerahkan massa lebih banyak jika Ahok tak diperiksa* > Jumat, 14 Oktober 2016 16:27 WIB | 16.491 Views > Pewarta: Alviansyah Pasaribu > [image: Habib Rizieq ancam kerahkan massa lebih banyak jika Ahok tak > diperiksa] > Habib Rizieq. ((habibrizieq.com)) > > ....kami akan datangkan 10 kali lipat dari ini" > > Jakarta (ANTARA News) - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad > Rizieq Shihab atau Habib Rizieq menegaskan pihaknya akan mendatangkan massa > 10 kali lipat lebih banyak jika dalam waktu satu pekan penegak hukum tidak > memproses hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait dugaan > penistaan agama. > > "Kalau Ahok tidak diperiksa minggu depan, kami akan balik lagi ke Balai > Kota. Kalau perlu kami ke Istana," kata Habib Rizieq dalam orasinya di > depan Balai Kota DKI Jakarta, Jumat. > > > > "Jika tidak diproses, atau sekali lagi kami dikhianati, kami akan > datangkan 10 kali lipat dari ini," lanjut Habib Rizieq. > > > > "Mudah-mudahan Ahok diproses hukum. Hidup Islam, hidup Indonesia, hidup > umat," ucap dia dari atas mobil bak terbuka. > > > > Kendati menyampaikan orasinya dengan emosional, namun Habib Rizieq tidak > lupa mengingatkan ribuan orang dari berbagai ormas agar berdemonstrasi > dengan tertib dan damai. > > > > "Kami tadi sudah komitmen, siap tempur. Kami damai dengan aparat, dengan > tentara, tidak boleh ada anarkistis," katanya. > > > > Saat ini kerumunan massa dari berbagai ormas bersiap untuk meninggalkan > Balai Kota DKI Jakarta usai menunaikan Shalat Ashar berjamaah. > > Editor: Suryanto > > COPYRIGHT © ANTARA 2016 > > >
