Disumatera saja jumlah pengangguran segitu banyak, bagaimana dengan di jawa dan bali. Sulosinya buat Koperasi dan UMKM, karena pengalaman teman kuliah saya dikampung sudah bisa mengembangkan koperasi beromset i 2 M, dengan jumlah anggota cuma 100 orang dan simpanan 1 juta, selama 15 tahun. Gak ribetkan harus ngeluarin uang ratusan juta untuk menjadi pegawai, adat istiadatnya jalan di kampung, dapur ngepul, anak bisa kuliah
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Friday, October 21, 2016 2:08 AM To: [email protected]; [email protected]; [email protected] Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Sarjana Pengangguran di Bengkulu Capai 7.290 Orang [1 Attachment] http://sp.beritasatu.com/home/sarjana-pengangguran-di-bengkulu-capai-7290-orang/117234 Sarjana Pengangguran di Bengkulu Capai 7.290 Orang Kamis, 20 Oktober 2016 | 10:56 [Ilustrasi pengangguran [google]] [BENGKULU] Hingga September 2016 lalu, jumlah pengangguran di Provinsi Bengkulu, tercatat sebanyak 46.700 orang. Pengangguran sebanyak ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di daerah ini. Keterangan yang dihimpun SP di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu, Kamis (20/10) mengungkapkan, dari jumlah 46.700 pengangguran itu, sebanyak 7.290 orang di antaranya berpendidikan sarjana. Sedangkan sisanya sebanyak 33.735 orang beragam berpendidikan mulai dari SD, SMP, SMA/SMK dan diploma II dan III. Pencari kerja sebanyak ini, tersebar di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bengkulu melalui Kabid Bidang Penempatan dan Perluasan Kerja. Asirman mengatakan, angka pengangguran dan pencari kerja di daerah ini setiap tahun terus meningkat. Hal ini terlihat jumlah pengangguran pada 2015 sebanyak 19.197 orang dan sampai September 2016 meningkat menjadi sebanyak 46.700 orang. Namun, dari jumlah pengangguran tersebut, yang mengurus kartu kuning di kantor Disnakertrans Bengkulu hanya sebanyak 19.266 orang. "Mereka yang mengurus kartu kuning ini merupakan pencari kerja yang terdaftar secara resmi di Disnakertrans Bengkulu," ujarnya. Untuk mengatasi angka pengangguran tersebut, Disnakertrans Bengkulu, telah melakukan berbagai upaya, antar lain menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga pemerintah, dan perusahaan swasta dalam hal lowongan atau kesempatan kerja. Dengan cara ini, para pencari kerja dapat dihubungkan langsung dengan lembaga pemerintah dan perusahaan tersebut yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga angka pencari kerja di daerah ini dapat berkurang, katanya. Upaya lainnya, Disnakertrans Bengkulu melakukan berbagai pelatihan dan ketrampilan kepada para pencari kerja, khususnya lulusan SMA sederajat melalui lembaga balai latihan kerja (BLK) yang ada di kabupaten dan kota di daerah ini. Sedangkan jenis keterampilan yang diberikan kepada para pencari kerja lulusan SMA sederajat ini, antara lain mekanik mesin, istalatir listrik, menjahit, las dan berbagai keterampilan lainya. Dengan memiliki keterampilan tersebut, diharapkan mereka tidak mencari kerja lagi, tapi bisa membuka usaha sendiri. Bahkan, mereka ini diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi orang lain. [143]
