Alternatif masalah daging, bisa dilakukan dengan ternak sapi jenis Limosi  
kalau tidak salah namanya karena beratnya sampai 1,3 ton per ekor.
Di bidang sembako, bisa mengembangkan sayur dan buah-buahan jenis jumbo, 
misalnya kentang berat sampai 100 kg per biji, nangka segede drum, labu satu 
biji besar 1 mobil pickup, mentimun panjangnya 1 meter, pohon anggur bisa 
berbuah perbatangnya sampai 3/4 ton- 1 ton, pohon-pohon  ini saya  lihat di FB

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: Wednesday, October 19, 2016 5:47 PM
To: ;
Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Dua tahun kerja, Jokowi gagal tekan harga 
pangan



http://nasional.kontan.co.id/news/dua-tahun-kerja-jokowi-gagal-tekan-harga-pangan

Dua tahun kerja, Jokowi gagal tekan harga pangan
Rabu, 19 Oktober 2016 / 15:35 WIB

*         Dua tahun Jokowi, Kemendagri pecat 105 PNS


Jakarta. Usia pemerintahan Presiden Joko Widodo menginjak dua tahun pada pekan 
ini. Namun, banyak masalah yang belum berhasil diselesaikan di dua tahun usia 
pemerintahan tersebut.

Salah satunya, soal harga pangan. Enggartiasto Lukito, Menteri Perdagangan 
mengatakan, dalam waktu dua tahun ini, harga pangan masih belum sesuai harapan. 
Indikatornya, harga daging yang masih tinggi.
BACA JUGA :

  *   Dua tahun, kabinet Jokowi belum satu nafas
  *   Dua tahun Jokowi-JK, bagaimana realisasinya?

"Presiden berikan teguran, Beliau minta, ini diperhatikan karena penurunan 
harganya kecil," katanya di Jakarta Rabu (19/10).

Enggar mengatakan, sebenarnya untuk meredam gejolak harga barang kebutuhan 
pokok, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan 
No. 63 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga 
Acuan Penjualan di Konsumen.

Dalam peraturan tersebut harga daging sapi segar dipatok antara Rp 50.000 
sampai Rp 105.000 per kilogram tergantung jenis bagian dagingnya. Tapi dari 
data Kementerian Perdagangan harga daging sampai saat ini masih bertengger di 
batas atas harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Enggar mengatakan, pihaknya masih memerlukan waktu untuk menekan harga daging 
supaya sesuai harapan. "Prosesnya panjang, untuk impor dari Australia ke sini 
butuh waktu, perlu penggemukan, selama empat bulan, baru dipotong, nah ini kan 
baru kemarin impornya," katanya.

Kirim email ke