*DAN UTUK MENIKMATI  atmosphere BRASIIL  silahkan KLICK *

*https://youtu.be/nya_zrO2WzE <https://youtu.be/nya_zrO2WzE>
list=PL1nPMPnsj0tACzfOoqX62AzE0v50Sf8nM*


2016-10-22 19:03 GMT+02:00 kh djie [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Biasanya kalau kita tinggal disebuah negara, mau atau tidak mau kita
> terpengaruh oleh kebiasaan negara dan rakyatnya (sedikit atau banyak).
> Orang Brasil pada umumnya ramah dan mau membantu tanpa menantikan imbalan.
> The Indonesian in Brasil biasanya juga ramah.
> Kalau kita dengar ada orang2 berbahasa Indonesia di Brasil, biasanya lalu
> kita sapadari mana mereka. Saya tau kalau di Eropah dan USA tidaklah
> demikian.
> Di Manaus (capital of state Amazon) saya kenal satu keluarga. Saya telah 2
> x kesana.Biasanya perjalanan melalui udara dan dari São Paulo makan lk.k. 5
> jam terbang.
> Saya tinggal di Santo André yang adalah kota dalam metropolitan São Paulo
> (nempel).
> Kota Manaus mempunyai sebuah gedung theater , salah satu yang terbaik/
> indah didunia.
> Gedung ini didirikan pada jaman kejayaannya karet (Hevea Brasilianses)
> yang hanya terdapat di Brasil pada waktu itu. Karena itu pemerintah Brasil
> melarang membawa keluar pohon, bibit atau cangkokan pohon karet keluar dari
> Brasil. Tapi Bealnda dan Inggris menyelundupkannya keluar Brasil dan
> menanamnya di Malaysaia dan Indonesia.
> Waktu itu semua bahan2 untuk membangun theater itu didatangkan dari Eropah
> dari berbagai negri dan pelukisnya dari Italia. Pakaian pesta istri
> bangsawan karet untuk dicuci saja dikirim ke Inggris. Tapi setelah tanaman
> karet tumbuh di Asia Tenggara, Brasil kalah saingan.
> Kenapa Brasil kalah saingan dalam hal karet tapi tidak dengan Kedelai ,
> gula dan kopi, terutama achir2 ini?  Soalnya ongkos buruh di Asia lebih
> murah dan latex tidak bisa dipanen dengan mesin2 modern. Sebaliknya tebu,
> kedelai dan kopi dipanen dengan mesin2 modern (buatan brasil), sehingga
> meskipun buruh Brasil lebih mahal (dan kurang produktiv) tapi dengan
> bantuan mesin modern bisa menekan costprice.
> Lain tujuan tourist adalah naik kapál di super River of Amazon dimana
> lebarnya mencapai 16 km (= 16.000 m), karenanya ada ombak seperti dilaut,
> melihat dua anak sungai amazon yg satu hitam tansparent dan lain coklat
> lumpur, waktu bertem,u tiodak bercampúr, dan mengunjungi aldeia (desa)
> orang pribumi (Brasilian indian).
>
> 
>

Kirim email ke