Dulu, yang jadi rabbi (pendetanya Jahudi) banyak dokter2nya. Dulu Rabbi tidak dibayar.
2016-10-30 2:23 GMT+02:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > *Universitas Katolik WM Surabaya lahirkan doktor "jihad"* > > > > Sabtu, 29 Oktober 2016 21:33 WIB | 3.401 Views > > http://www.antaranews.com/berita/593082/universitas- > katolik-wm-surabaya-lahirkan-doktor-jihad > > Pewarta: Edy M Yakub > > > > Surabaya (ANTARA News) - Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya > (UKWMS) melahirkan doktor bidang Ilmu Manajemen, yakni Kiai Haji Muhammad > Zakki yang menulis disertasi bertopik "Jihad Santri-Preneur di Pesantren > Entrepreneur Jatim". > > "Kepemimpinan strategik itu tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap > jihad santri-preneur karena kepemimpinan strategik itu menggunakan simbol > birokrasi, sedangkan santri menggunakan simbol agama sehingga tidak ada > titik temu," kata Dr. Drs. K.H. Muhammad Zakki, M.Si. dalam ujian terbuka > di UKWMS, Sabtu. > > Dalam ujian yang diikuti Sekjen Kemenag RI Prof. Nur Syam, M.Si. dan staf > ahli Kemendag RI itu, pengasuh Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo yang > meraih predikat "cumlaude" itu mengaku saat ini ada pergeseran orientasi > pesantren dari salaf (kitab kuning) ke kholaf (modern/iptek). > > "Akan tetapi, sekarang juga berkembang ke pesantren entrepreneurship yang > mendorong ketrampilan dan karakter mandiri. Bedanya, pesantren salaf dan > kholaf itu masih 75 persen pendidikan, sedangkan pesantren entrepreneurship > justru 75 persen keterampilan," katanya. > > Menurut dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya itu, > pesantren entrepreneur tercatat 40-an unit dari ribuan pesantren di Jatim > dengan empat di antaranya dijadikan objek penelitian dalam disertasinya itu > tetap mengajarkan masalah agama. > > "Pengajaran agama yang diajarkan tidak berhenti pada masalah fiqih (hukum > agama), tetapi mengarah ke tijaroh (perdagangan). Agama itu yang diajarkan > itu kaffah (sempurna) dari iman, syariah, etika sosial, hidup sederhana, > dan jihad-preneur untuk menjadi mujahid ekonomi," katanya. > > Doktor ke-17 di Program Studi Ilmu Manajemen Pascasarjana UKWMS itu > mengatakan bahwa jihad adalah berusaha/berjuang dengan sungguh-sungguh > karena itu makna jihad itu bukan kekerasan atau teror, melainkan > kesungguhan dalam seluruh aspek kehidupan. > > "Konsep keberagamaan yang jarang diungkap adalah bekerja itu juga ibadah > karena ibadah bukan cuma salat. Tidak banyak yang tahu Imam Syafii itu > pedagang botol dan Syeikh Abdul Qadir Jaelani itu peternak kuda. Jadi, > salat itu ibadah, tetapi bekerja juga ibadah," katanya. > > Ditanya faktor penentu pesantren entrepreneur, dia menyebutkan ada dua, > yakni kiai-preneur dan santri-preneur. Namun, faktor paling menentukan > adalah kiai-preneur karena kiai memiliki posisi sentral dalam pesantren. > > "Oleh karena itu, kiai juga harus berubah, bukan hanya dimintai nama anak > oleh seorang ibu, diminta mengobati sakit, ditanya solusi masalah keluarga, > tetapi kiai sudah waktunya memiliki wibawa spiritual sekaligus wibawa > ekonomi," katanya. > > Tentang kemungkinan pesantren entrepreneur akan menjadi gerakan > kapitalisasi pesantren, dia mengatakan bahwa hal itu akan dapat dicegah > bila konsep ekonomi diberi nilai-nilai spiritual, di antaranya ekonomi itu > bukan soal materi semata, melainkan ibadah, apalagi Allah juga lebih suka > mukmin yang "kuat" (ekonomi). > > "Sebagai pendiri pesantren agrobisnis yang sekarang memproduksi kopi > berkualitas ekspor itu, kami serius dengan konsep pesantren entrepreneur, > bahkan kami sudah menggagas konsep one pesantren one product untuk Kemenag, > Kemenkop, dan Kemendag. Kalau itu terwujud, ekonomi kerakyatan akan > berkembang," katanya. > > Editor: Ruslan Burhani > > > > >
