Jokowi boleh saya ingin kesejukan, tetapi kenyataan temperatur udara makin 
memanas, dan tak mungkin lagi didinginkan. maka oleh karena itu pulau Jawa 
harus menjadi negara merdeka dan berdaulat penuh. 

http://sp.beritasatu.com/home/presiden-jokowi-ingin-ulama-ciptakan-kesejukan/117356

Presiden Jokowi Ingin Ulama Ciptakan Kesejukan
Selasa, 1 November 2016 | 12:26

 Ilustrasi Bhinneka Tunggal Ika [Istimewa] 


Berita Terkait

  a.. MUI Ingatkan Aksi Demo 4 November Tak Anarkis 
  b.. Demo 4 November, Plt Gubernur DKI Tak Akan Liburkan PNS 
  c.. Presiden Jokowi: Kerukunan Beragama di Indonesia Diapresiasi 
Negara-negara OKI 
  d.. Qodari: Jokowi dan Prabowo, Sahabat Politik Untuk NKRI 
  e.. Ini Keterangan Prabowo Terkait Aksi Demo 4 November
[JAKARTA] Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar para ulama dapat 
menciptakan kesejukan kepada umat. Hal tersebut disampaikan Presiden saat 
pertemuan dengan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar 
Nahdlatul Ulama (PBNU), dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Istana Merdeka, 
Jakarta, Selasa (1/11).

“Hari ini saya mengundang para ulama ke Istana. Silaturahim antara ulama terus 
kita jalin, kita pelihara dan kita rawat, kita tingkatkan,” kata Presiden.

Menurut Presiden, nasihat dari ulama untuk umat sangatlah penting. “Nasihat 
yang penuh kesejukan dan penuh kedamaian saya kira sekarang ini sangat 
dinanti-nanti dari para ulama oleh umat,” ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, Presiden didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum 
dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan 
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Adapun, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang hadir di antaranya 
Ketua Dewan Pimpinan MUI Maruf Amin, Sekjen MUI Anwar Abbas, Ketua Umum (ketum) 
PBNU Said Aqil Siroj, Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini, Ketum PP Muhammadiyah 
Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti.

“Kita kan memang menjaga bangsa negara RI ini menjadi komitmen bersama, upaya 
menjaga negara, kesatuan bangsa harus direspons dengan baik,” katanya ketika 
tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Terkait demo 4 November, dia menyatakan, pihaknya tidak dapat melarang orang 
mengikuti demo. “Kalau Presiden saja tidak melarang, masak MUI melarang. MUI 
tidak punya anggota, tidak punya massa MUI itu, yang punya massa ormas,” 
ujarnya.

Dia berharap peserta demo mengikuti ketentuan serta tidak terprovokasi. “Kita 
menghendaki masyarakat tenang tidak terprovokasi. Supaya ikut peraturan, 
santun, tidan anarkis, tidak terprovokasi, tidak merusak,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Said sebelum pertemuan. “Demo itu hak seluruh warga 
negara, asal demokrasi beretika beradab, tidak anarkis,” katanya.

Dia meminta kalangan NU yang ikut demo, tidak menggunakan atribut NU. “Yang 
saya larang memakai atribut NU. Karena NU didirikan kiai-kiai bukan untuk demo, 
tapi untuk pendidikan kerakyatan,” tegasnya.

Sedangkan Haedar mengatakan, pihaknya menginginkan kehidupan politik nasional 
tetap elegan dan bermartabat. [C-6]

Kirim email ke